Scolari gagal memenuhi ambisi Brasil untuk menjadi juara dunia di tanah sendiri. Sudah demikian, kegagalan mereka didapat dengan cara yang menyesakkan: Dilumat Jerman 1-7 di semifinal. Atas hasil buruk tersebut, Scolari diperkirakan bakal turun dari jabatannya sebagai pelatih kepala tim nasional Brasil. Tapi, ia mengaku masih berpikir dan baru akan memutuskan masa depannya setelah laga terakhir Brasil di Piala Dunia. "Kami tidak berharap untuk mendapatkan hasil seperti kemarin, apalagi dengan jumlah gol yang masuk ke gawang kami. Kami bisa menang begitu pun Jerman, kedua tim mempunyai keahlian dan kemampuan yang sangat baik. Tapi, tentu saja skor dengan jumlah banyak seperti itu akan tercatat dalam sejarah," ujar Scolari seperti dilansir Sky Sports. "Tapi, kita juga harus mengingat tahun 2002, di mana Brasil berhasil lolos ke semifinal pada tiga Piala Dunia berurutan untuk pertama kalinya. Padahal ketika itu bermain tidak terlalu baik," imbuh Scolari. "Malapetaka kami datang dalam enam menit dan ini bukanlah yang kami bayangkan. Namun semua terjadi begitu saja. Sekarang saatnya untuk bekerja dan mengatur tim kami untuk pertandingan selanjutnya, dan meraih mimpi lainnya dengan menempati posisi ketiga." "Kami (staf pelatih) punya perjanjian dengan CBF (federasi sepakbola Brasil) sampai pertandingan di hari Sabtu nanti. Setelahnya, mungkin kami akan berbicara untuk membahasnya," pungkas Scolari.
Scolari Putuskan Masa Depan Usai Perebutan Tempat Ketiga
BolaSkor - Kamis, 10 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 23 Juli 2026
FIFA Investigasi Insiden Final Piala Dunia 2026, Roberto Ayala Minta Maaf kepada Dani Olmo
Rabu, 22 Juli 2026
7 Pemain Termuda yang Juara Piala Dunia, Lamine Yamal dan Pau Cubarsi Masuk Daftar Elite
Selasa, 21 Juli 2026
Ranking FIFA Setelah Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Puncak, Bagaimana Timnas Indonesia?
Selasa, 21 Juli 2026
Kutukan Timnas Inggris di Piala Dunia Berlanjut, Argentina Jadi Korban Terbaru
Senin, 20 Juli 2026
Spanyol dalam Angka dan Statistik: La Roja Juara Piala Dunia 2026 dengan Catatan Memukau
Senin, 20 Juli 2026
Jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2026, Rodri Beri Pesan Inspiratif
Senin, 20 Juli 2026
Ditumbangkan Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Argentina Pulang Bawa Rekor Memalukan
Senin, 20 Juli 2026
Pau Cubarsi: Tiga Tahun Lalu Main di JIS, Kini Juara Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026
Luis de la Fuente, Arsitek di Balik Generasi Emas Baru Spanyol
Senin, 20 Juli 2026
Daftar Juara Piala Dunia, Spanyol Samai Uruguay dan Prancis
PILIHAN EDITOR
Rabu, 22 Juli 2026
Spanyol, Arti Kemenangan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
Selasa, 21 Juli 2026
Sederet Rekor Baru yang Terukir Pasca Berakhirnya Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026
Profil Kevin Keegan, Satu-satunya Pemain Inggris yang Meraih Dua Ballon d'Or
Senin, 20 Juli 2026
Tangis dan Akhir Era, Berikut Sederet Statistik Lionel Messi Sejak Piala Dunia 2006 hingga 2026
Senin, 20 Juli 2026
Pau Cubarsi: Tiga Tahun Lalu Main di JIS, Kini Juara Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026
Luis de la Fuente, Arsitek di Balik Generasi Emas Baru Spanyol
Minggu, 19 Juli 2026
3 Skenario yang Dapat Menjadi Kunci atau Pembeda Laga Final Piala Dunia 2026
Minggu, 19 Juli 2026
Ketika 2 Juara Euro Mempertegas Dominasi dengan Titel Piala Dunia
Minggu, 19 Juli 2026
Evolusi Permainan Timnas Spanyol dari 2010 hingga 2026: Penguasaan Bola, Tiki-Taka, Transisi, dan Pertahanan Kuat
Sabtu, 18 Juli 2026