BolaSkor.com - Berikut adalah lima alasan AS Roma berada di puncak klasemen sementara Serie A 2026/2027.
AS Roma memberikan sinyal kuat sebagai satu di antara tim kandidat pemenang Serie A musim ini. Dari empat laga yang dilalui, Roma selalu pulang dengan kemenangan.
Terbaru, Giallorossi membungkam Torino di Turin dengan skor dua gol tanpa balas.
Baca Juga:
Klasemen Serie A Terbaru: AS Roma di Puncak, Juventus Tergelincir
Apa yang ditorehkan Roma pada awal musim ini tentu bukanlah sulap. Ada beberapa faktor yang menjadi alasan Roma melaju kencang.
Berikut ini adalah lima alasan AS Roma menjadi pemimpin klasemen sementara Serie A 2026/2027:
Taktik Gian Piero Gasperini

Gian Piero Gasperini (uefa.com)
Satu hal yang menjadi alasan AS Roma selalu menang pada empat laga awal Serie A adalah keberadaan Gian Piero Gasperini di balik kemudi.
Gasperini dikenal sebagai pelatih yang sudah malang melintang di sepak bola Italia.
Dengan pendekatan taktik yang mengandalkan sistem tiga bek, Gasperini membuat Roma tampil solid dan sulit ditembus.
Selain itu, para pemain Roma juga mulai terbiasa dengan gaya main yang diinginkan Gasperini.
Belum Bertemu Lawan Sulit
Alasan kedua adalah AS Roma belum bersua lawan yang sulit. Dua kemenangan besar pada awal musim diraih dari tim yang memang tampil angin-anginan (Fiorentina dan Lecce).
Selain itu, kemenangan melawan Torino memang sudah diprediksi sebelumnya. Sebab, sejauh ini Torino juga belum meyakinkan.
Baca Juga:
Sementara itu, Roma nyaris hanya bermain imbang melawan Atalanta sebelum mencetak gol menjelang peluit panjang.
Ujian sesungguhnya bagi Roma akan datang pada akhir pekan ini. Roma akan menjamu Inter Milan di Stadio Olimpico.
Ketajaman Donyell Malen
Jika ada satu pemain yang menonjol di AS Roma, sosok itu adalah Donyell Malen.
Bagaimana tidak, striker asal Belanda itu telah mencetak enam gol dari empat pertandingan. Bahkan, Malen mengemas hat-trick pada laga pertama melawan Fiorentina.
Donyell Malen terlihat nyaman menjadi pusat serangan AS Roma. Dengan didukung kemampuan individu dalam melewati lawan, striker 27 tahun itu menjadi momok menakutkan bagi pertahanan lawan.
Paulo Dybala Terlahir Kembali

AS Roma (X/Roma)
Tidak lengkap rasanya jika tak membahas teman duet Malen, Paulo Dybala.
Dybala juga menjadi satu di antara faktor Roma sulit dihentikan. Eks pemain Juventus itu telah menorehkan empat assist.
Baca Juga:
Superkomputer Prediksi Laga Inter Milan vs Udinese: John Stones Berpotensi Jadi Starter
Satu di antara faktor utama di balik sinar gemilang Dybala adalah kebugaran yang telah kembali prima.
Pemain yang dikenal kerap cedera itu selalu menjadi starter pada empat laga awal.
Pertahanan Tangguh

AS Roma vs Atalanta (X/Roma)
Katanya, lini serang yang tajam adalah cara memenangi pertandingan, tetapi barisan pertahanan yang tangguh adalah cara meraih trofi.
Sejauh ini, Roma menunjukkan punya pertahanan yang sulit dibongkar. Di bawah komando Gianluca Mancini, Roma baru satu kali kebobolan dari empat pertandingan.