BolaSkor.com – Keputusan taktik pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mulai memicu pertanyaan usai gelandang mudanya, Andy Diouf, secara terbuka mengungkapkan ketidaknyamanannya saat dipasang sebagai bek sayap kanan.
Situasi ini memicu spekulasi mengenai potensi gesekan internal, mengingat Diouf sejatinya diboyong untuk mengisi lini tengah I Nerazzurri namun kini harus beradaptasi dengan peran bek sayap kanan dalam skema 3-5-2.
Baca Juga:
Superkomputer Prediksi Laga Inter Milan vs Udinese: John Stones Berpotensi Jadi Starter
Kehilangan Denzel Dumfries yang hengkang ke Real Madrid membuat Chivu menggeser Diouf ke posisi bek sayap kanan, menyusul persaingan ketat di lini tengah serta belum siapnya rekrutan anyar, Djed Spence.
Meski tampil cukup impresif dan dipercaya tampil sebagai starter di Serie A maupun Liga Champions, pemain asal Prancis itu tak canggung melontarkan curahan hatinya mengenai perubahan peran yang cukup ekstrem tersebut.
Harapan Bermain di Posisi Asli
"Saya tidak pernah berpikir akan bermain di posisi ini," aku Diouf kepada l'Equipe saat menceritakan pengalaman barunya di bawah arahan Chivu.
Diouf pun menjelaskan betapa menguras fisiknya peran baru tersebut.
"Saat menguasai bola, Anda harus menyerang dan ketika tidak memegangnya, Anda harus kembali bertahan."
"Ini membutuhkan banyak energi, Anda keluar dari pertandingan dengan merasa lelah," lanjutnya.
Baca Juga:
Prediksi dan Link Streaming Inter Milan vs Udinese: Nerazzurri Incar Korban Keempat
Lebih lanjut, sang gelandang menegaskan bahwa hasrat utamanya adalah kembali ke posisi alaminya.
Saya tidak merasa seperti seorang bek sayap atau pemain sayap. Target saya adalah kembali bermain di lini tengah karena itu adalah posisi yang saya latih sepanjang hidup saya dan di sanalah saya merasa paling alami,
imbuh Diouf.
"Saya masih yakin akan tampil lebih baik di peran itu, karena mereka belum benar-benar melihat saya bermain di sana di Italia," jelas Diouf.
Walau mengaku lebih nyaman di lini tengah, Diouf berjanji tetap profesional dan menjalankan instruksi Chivu.
"Namun bersama Inter, saya menemukan ruang sebagai bek sayap dan saya akan melakukan pekerjaan itu tanpa keraguan."
"Saya selalu mencoba memberikan yang terbaik dan belajar banyak dari pengalaman ini apa pun yang terjadi," pungkasnya.