Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions

Dari Serie D ke Liga Champions, Como menulis dongeng sepak bola Italia. Simak perjalanan klub, peran Cesc Fabregas, dan dukungan suporternya.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Cesc Fabregas dan skuad Como (Foto: Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Kisah bak dongeng Cinderella sedang terukir di tepi Danau Como.

Skuad berjuluk I Lariani tersebut sukses mencetak sejarah dengan mengamankan tiket ke Liga Champions, usai mengunci posisi empat besar di klasemen akhir Serie A musim lalu.

Pencapaian mengagumkan dari klub yang bermarkas di kota berpenduduk 83 ribu jiwa ini melampaui ekspektasi para pendukung setia, yang terbiasa menyaksikan tim kesayangan mereka berjuang di kasta terbawah sepak bola Italia.

Baca Juga:

Legenda Italia Yakin Inter Milan dan Como Melangkah Jauh di Liga Champions

Tidak sekedar tampil di Liga Champions, Como juga menyajikan permainan menghibur bak keindahan danau Como.

Perjalanan Como dari divisi bawah Italia hingga kini di panggung tertinggi Liga Champions menjadi contoh: jangan pernah berhenti bermimpi.

Dari Kasta Keempat Serie D Menembus Panggung Utama Eropa

Como (Foto: Football-Italia)

Perjalanan Como menuju panggung tertinggi Eropa berlangsung sangat cepat sejak diakuisisi oleh pengusaha asal Indonesia, Robert dan Michael Hartono, pada 2019 saat klub masih berkompetisi di Serie D.

Manajemen membangun fondasi secara perlahan namun pasti dengan melibatkan figur penting seperti Dennis Wise di jajaran manajemen, Thierry Henry sebagai pemegang saham minoritas, hingga Cesc Fabregas yang bergabung pada 2022.

Jurnalis dan pakar museum resmi klub, Enrico Levrini, mengakui kejutan besar ini.

Baca Juga:

Eksodus Pemain Chelsea: Mudryk dan Adarabioyo Gabung Tottenham, Sanchez Hengkang ke Como

"Mengenai kualifikasi kami ke Liga Champions, saya tidak pernah membayangkannya secepat ini, dan Cesc Fabregas juga mengakui hal yang sama," ungkap Levrini.

"Sejak awal, mereka menyatakan bahwa kota kami adalah tempat yang sempurna bagi mereka dan mulai melakukan pembangunan secara bertahap."

"Mereka mulai menunjuk orang-orang kunci untuk peran-peran penting, mulai dari bidang komunikasi hingga aspek olahraga. Dari Serie D, mereka melangkah maju secara perlahan namun pasti."

Peran Kunci Cesc Fabregas

Pelatih
Pelatih Como, Cesc Fabregas (Foto: Getty Images)

Fabregas memegang peran sentral dalam membentuk identitas Como, mulai dari mengarsiteki taktik tim, memoles pemain muda bakat seperti Nico Paz, hingga terlibat langsung dalam rekrutmen pemain.

Jurnalis Gazzetta dello Sport, Giulio Saetta, memuji kapasitas sang pelatih muda.

Dia (Fabregas) memiliki keunggulan ekstra; kami tidak memiliki seorang pun di sepak bola Italia dengan mentalitasnya.

Baca juga:

Efek Domino Penyerang di Serie A: Kean ke Como, Fiorentina Dapat Beto, Juventus Incar Striker Manchester United

"Dia sangat berambisi tetapi juga melakukan segala sesuatu dengan benar dan tenang," ujar Saetta.

"Meskipun tidak berpengalaman sebagai pelatih, dia melakukannya dengan sangat baik," lanjut Saetta.

Bermain dengan visi, kreativitas saat masih aktif bermain, kini Como memiliki identitas Fabregas dengan sepak bola yang menghibur.

Pertumbuhan Bersama antara Klub dan Kota

Como dengan fans di stadion (Foto: Laman Resmi Como)

Keberhasilan menembus Liga Champions membawa perhatian internasional, namun para suporter lama tetap berkomitmen menjaga identitas historis yang menyertai perjalanan klub dari kompetisi kasta bawah.

Suporter setia Como, Michela Trombetta, menyebut adanya ikatan emosional yang sangat erat antara tim dan masyarakat lokal.

"Ada rasa saling menghormati dan menghargai antara klub dan suporter; kami semua berjuang bersama untuk membantu Como berkembang," kata Trombetta.

Trombetta juga menambahkan bahwa para suporter lama selalu menyambut pendukung baru.

Baca Juga:

Tegas, Presiden Como Tidak Takut Dihukum UEFA karena Financial Fair Play

Banyak penggemar yang sempat mendukung tim lain kini kembali. Kami memiliki semangat yang besar,

tambah Trombetta. "Ada kelompok penggemar setia yang sudah lama mendukung klub dan kini membimbing para pendukung baru.

"Saya senang menyambut keluarga yang membawa anak-anak kecil ke stadion, karena merekalah masa depan."

"Selain itu, kami menempati peringkat keenam di Serie A dalam hal jumlah penggemar yang bepergian untuk menyaksikan pertandingan tandang."

"Itu pencapaian yang cukup bagus mengingat kami sempat lama berkompetisi di liga-liga kasta bawah."

Menatap Debut Bersejarah di Liga Champions

Kini, Como bersiap memasuki wilayah baru dan berhadapan dengan klub-klub raksasa Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub di Liga Champions.

Trombetta mengaku sangat emosional, menantikan momen ketika lagu kebangsaan kompetisi tertinggi Eropa tersebut berkumandang di Stadion Giuseppe Sinigaglia.

"Mendengar lagu kebangsaan Liga Champions di pertandingan Como adalah hal gila. Saya tidak sabar untuk menyanyikan bagian akhir dengan air mata di mata saya," pungkas Trombetta.

Trivia Sepak Bola Champions Liga Champions Como Como 1907 Fabregas Cesc Fabregas Serie a

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Torino vs Udinese: Momen Balas Dendam
Prediksi Torino vs Udinese di Serie A 2026/2027, Selasa (13/10) pukul 01.45 WIB. Simak prediksi skor, susunan pemain, H2H, dan link streaming!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Torino vs Udinese: Momen Balas Dendam
Inggris
Ulangi Catatan Kelam Sejak 1986, Man United Harus Move On saat Melawan Atletico
Manchester United mengulangi start terburuk sejak 1986 setelah ditahan Tottenham 1-1. Kini, Setan Merah dituntut bangkit melawan Atletico Madrid.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
Ulangi Catatan Kelam Sejak 1986, Man United Harus Move On saat Melawan Atletico
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Venezia: Pantang Ulangi Kesalahan
Prediksi Atalanta vs Venezia di Serie A 2026/2027. Simak head to head, prediksi skor, susunan pemain, jadwal, dan link streaming di Vidio!
Johan Kristiandi - Senin, 12 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Venezia: Pantang Ulangi Kesalahan
Italia
Mentalitas Kembali Jadi Penghalang, AC Milan Urung Menang
AC Milan ditahan Sassuolo 1-1 setelah unggul lebih dulu. Ruben Amorim menyoroti mentalitas tim dan hilangnya kendali setelah mencetak gol.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
Mentalitas Kembali Jadi Penghalang, AC Milan Urung Menang
Klasemen
Klasemen Terbaru Serie A: AC Milan dan Juventus di Luar Empat Besar, Lazio Tempel Ketat Inter Milan
AC Milan dan Juventus bermain imbang 1-1. Simak klasemen terbaru Serie A 2026-2027 setelah Inter Milan dan Lazio meraih kemenangan.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
Klasemen Terbaru Serie A: AC Milan dan Juventus di Luar Empat Besar, Lazio Tempel Ketat Inter Milan
Hasil akhir
Hasil Serie A: AC Milan dan Juventus Kompak Raih Hasil Imbang
AC Milan ditahan Sassuolo 1-1, sementara Juventus bermain imbang 1-1 kontra Cagliari. Simak hasil lengkap pekan keenam Serie A 2026-2027.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
Hasil Serie A: AC Milan dan Juventus Kompak Raih Hasil Imbang
Jadwal
Link Streaming Cagliari vs Juventus, Live di ANTV?
Cagliari vs Juventus disiarkan ANTV atau tidak? Bianconeri menghadapi ujian berat di markas Cagliari pada Serie A 2026/2027. Simak jadwal dan link streaming pertandingan di sini!
Johan Kristiandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Link Streaming Cagliari vs Juventus, Live di ANTV?
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Sassuolo vs AC Milan, Live di ANTV?
Sassuolo vs AC Milan disiarkan ANTV atau tidak? Rossoneri mengincar tiga poin di Serie A 2026/2027, tetapi Sassuolo berpotensi memberi kejutan. Cek jadwal dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Sassuolo vs AC Milan, Live di ANTV?
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Cagliari vs Juventus: Ujian Berat untuk Bianconeri
Prediksi Cagliari vs Juventus di Serie A 2026/2027. Cagliari tampil mengejutkan dan berada di atas Bianconeri! Simak prediksi skor, head to head, susunan pemain, dan link streaming di sini.
Johan Kristiandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Cagliari vs Juventus: Ujian Berat untuk Bianconeri
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Como vs AS Roma, Disiarkan ANTV?
Como vs AS Roma disiarkan ANTV atau tidak? Simak informasi siaran langsung Serie A 2026/2027, jadwal pertandingan, dan link streaming Como vs Roma di sini!
Johan Kristiandi - Minggu, 11 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Como vs AS Roma, Disiarkan ANTV?
Bagikan