Kritik Gianni Infantino, COO FIFA Mengundurkan Diri

COO FIFA Kevin Lamour mengundurkan diri setelah mengkritik Gianni Infantino. Simak konflik internal FIFA dan ancaman pencalonan Infantino.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 18 Agustus 2026
Kritik Gianni Infantino, COO FIFA Mengundurkan Diri
FIFA (bbc)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Prahara di internal FIFA kian memanas usai Chief Operating Officer (COO) FIFA, Kevin Lamour, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Keputusan ini diambil hanya beberapa pekan setelah ia menyampaikan kritik pedas secara terbuka terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Lamour, yang bergabung dengan jajaran pimpinan senior FIFA sejak November 2024 dan pernah menjadi bagian dari lingkaran dalam kampanye Infantino pada 2016, secara terbuka mempertanyakan kepemimpinan sang presiden.

Baca Juga:

Ketua BTN Bantah Rizky Ridho Dicoret dari Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Pengunduran dirinya dipicu oleh penolakan keras terhadap rencana penjualan hak komersial turnamen FIFA, dalam hal ini Piala Dunia.

Lamour melontarkan pernyataan menohok terkait tatanan kepemimpinan di induk organisasi sepak bola dunia tersebut, sebelum akhirnya memilih hengkang dari posisinya.

Misi kita... adalah melayani sepak bola, bukan melayani kepentingan pribadi seseorang yang, sayangnya, percaya bahwa dia menjelmakan FIFA padahal dia seharusnya bertugas melayaninya,

tegas Lamour baru ini.

Ancaman Pencalonan Infantino

Gianni
Gianni Infantino (Mirror)

Langkah Lamour menyusul pengunduran diri Carlos Cordeiro, penasihat senior Infantino, yang lebih dulu mundur sebagai bentuk protes atas rencana penjualan 20 persen saham anak perusahaan komersial senilai 20 miliar dolar AS.

Cordeiro saat itu menyebut proposal tersebut sebagai "kesepakatan yang buruk bagi sepak bola".

Meski Infantino telah menarik kembali proposal penggalangan dana sebesar 4,2 miliar dolar AS tersebut, gelombang penolakan dari berbagai konfederasi seperti UEFA, AFC, dan CONCACAF tidak kunjung surut.

Kondisi ini membuat rencana pencalonan kembali Infantino untuk periode keempat pada Maret mendatang berada dalam ketidakpastian.

Baca Juga:

India Resmi Mundur dari FIFA ASEAN Cup, Lebih Pilih Hadapi Brasil Ketimbang Indonesia

Lembaga hak asasi manusia FairSquare bahkan telah bersurat kepada Komite Tata Kelola, Audit, dan Kepatuhan FIFA (GACC) agar Infantino dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk mencalonkan diri kembali sebagai presiden.

Direktur FairSquare, Nicholas McGeehan, menilai Infantino telah melanggar batasan tiga masa jabatan.

Keluhan yang kami ajukan memberikan bukti jelas bahwa ini adalah pelanggaran nyata terhadap aturan dan menetapkan preseden yang sangat berbahaya.

Aturan menyatakan secara jelas bahwa tiga masa jabatan presiden adalah batas maksimal yang diizinkan,

ujar McGeehan.

Mantan kepala Komite Tata Kelola FIFA, Miguel Maduro, turut menegaskan bahwa aturan batas masa jabatan diciptakan untuk membatasi kekuasaan.

"Prinsip batas masa jabatan adalah aspek mendasar dari reformasi 2016."

"Mencoba membuat pengecualian terhadap aturan seperti itu untuk Tuan Infantino menunjukkan resistensi terhadap prinsip batas masa jabatan," tegas Maduro.

Penolakan terhadap Infantino juga terus meluas ke tingkat federasi nasional, seperti CEO Federasi Sepak Bola Skotlandia, Ian Maxwell, yang mengonfirmasi bahwa organisasinya tidak akan mendukung pencalonan kembali Infantino.

Situasi ini menandai salah satu krisis kepemimpinan terbesar di tubuh FIFA sejak era Sepp Blatter.

Fifa Gianni Infantino Piala Dunia

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Dunia
Kritik Gianni Infantino, COO FIFA Mengundurkan Diri
COO FIFA Kevin Lamour mengundurkan diri setelah mengkritik Gianni Infantino. Simak konflik internal FIFA dan ancaman pencalonan Infantino.
Arief Hadi - Selasa, 18 Agustus 2026
Kritik Gianni Infantino, COO FIFA Mengundurkan Diri
Timnas
Bangladesh Bersedia Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026
Bangladesh berpeluang menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026 Jakarta. BFF mengaku sudah mendapat undangan FIFA dan mulai mempersiapkan diri.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 15 Agustus 2026
Bangladesh Bersedia Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026
Liga Indonesia
Persoalan Administrasi dengan Robert Rene Alberts, Persib Kembali disanksi FIFA
Persib Bandung kembali disanksi FIFA akibat persoalan dengan Robert Rene Alberts. Maung Bandung terancam dilarang transfer selama tiga periode.
Arief Hadi - Selasa, 11 Agustus 2026
Persoalan Administrasi dengan Robert Rene Alberts, Persib Kembali disanksi FIFA
Piala Dunia
AFC, UEFA, dan Concacaf Bersatu Tekan FIFA
AFC, UEFA, dan Concacaf menilai kontroversi FFE bukan hanya soal komunikasi yang buruk, tetapi juga menunjukkan adanya kegagalan dalam proses pengambilan keputusan.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
AFC, UEFA, dan Concacaf Bersatu Tekan FIFA
Piala Dunia
FIFA Kecam Upaya Menggulingkan Gianni Infantino
FIFA mengecam keras apa yang disebut sebagai upaya terkoordinasi dan berkelanjutan untuk melemahkan organisasi sekaligus menggoyang posisi Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Minggu, 09 Agustus 2026
FIFA Kecam Upaya Menggulingkan Gianni Infantino
Piala Dunia
Infantino Kantongi Dukungan dari Amerika Selatan di Tengah Krisis FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino mendapat dukungan dari sejumlah tokoh sepak bola Amerika Selatan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Infantino Kantongi Dukungan dari Amerika Selatan di Tengah Krisis FIFA
Internasional
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Gianni Infantino mendapat dukungan penting di tengah derasnya kritik terhadap kepemimpinannya sebagai Presiden FIFA.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Piala Dunia
UEFA Belum Cabut Ancaman Boikot Kompetisi FIFA, Abaikan Permintaan Maaf Infantino
UEFA menegaskan ancaman memboikot kompetisi-kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, masih tetap terbuka.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
UEFA Belum Cabut Ancaman Boikot Kompetisi FIFA, Abaikan Permintaan Maaf Infantino
Internasional
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Kanada mengalokasikan investasi terbesar sepanjang sejarah senilai Rp12 triliun untuk olahraga usai Piala Dunia 2026. Dana difokuskan pada pembangunan fasilitas dan pembinaan atlet muda.
Rizqi Ariandi - Kamis, 06 Agustus 2026
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Piala Dunia
FIFA Minta Maaf, tapi Tetap Dukung Infantino Lanjut sebagai Presiden
FIFA resmi meminta maaf kepada seluruh asosiasi anggotanya setelah menuai kontroversi akibat proposal penjualan saham Piala Dunia melalui proyek FIFA Forward Enterprise (FFE).
Yusuf Abdillah - Kamis, 06 Agustus 2026
FIFA Minta Maaf, tapi Tetap Dukung Infantino Lanjut sebagai Presiden
Bagikan