11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina

Dari debut pahit hingga juara Piala Dunia, berikut 11 momen paling berkesan Lionel Messi bersama timnas Argentina.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 02 September 2026
11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina
Lionel Messi pensiun dari timnas Argentina (Foto: FIFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.comLionel Messi secara resmi mengumumkan pensiun dari timnas Argentina melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Keputusan tersebut diambil usai kekalahan 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026, yang kian ditegaskan setelah berpulangnya sang ayah, Jorge Messi, pada 8 Agustus lalu.

Pengumuman ini menutup perjalanan lebih dari dua dekade Messi bersama La Albiceleste.

Baca Juga:

Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina

Sepanjang karier internasionalnya sejak 2005, Messi telah mempersembahkan satu trofi Piala Dunia, dua gelar Copa America, medali emas Olimpiade, serta trofi Finalissima.

Mengenang perpisahan emosional sang megabintang, berikut adalah 11 momen paling berkesan Lionel Messi selama berseragam timnas Argentina:

1. 2022: Menjadi Juara Piala Dunia di Qatar

Lionel
Lionel Messi (Getty Images)

Momen Messi berlutut saat Gonzalo Montiel mencetak penalti penentu ke gawang Prancis di final Piala Dunia 2022 akan selalu dikenang.

Kemenangan tersebut mengakhiri dahaga gelar Piala Dunia Argentina selama 36 tahun.

Baca Juga:

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Jose Mourinho Turut Berkomentar

Kapten La Albiceleste tampil krusial dengan mencetak dua gol di waktu normal, dan mengesekusi penalti pertama dalam adu penalti, untuk mengunci gelar paling bergengsi dalam kariernya.

2. 2026: Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia Pria

Pada usia 39 tahun di Piala Dunia 2026, Messi membungkam keraguan publik lewat penampilan impresif.

Ia mengukir sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia saat membobol gawang Austria di fase grup, mencatatkan total 18 gol dan melampaui rekor Miroslav Klose.

Baca Juga:

Statistik Lionel Messi di Timnas Argentina: Prestasi Abadi dan Jumlah Gol Sulit Dilewati

Meski rekornya kemudian dilewati oleh Kylian Mbappe yang mengoleksi 22 gol di akhir turnamen, momen Messi mencetak dua gol ke gawang Austria tetap menjadi catatan sejarah yang tak terlupakan.

3. 2016: Pensiun Dini Usai Kalah di Final Copa America dari Cile

Lionel Messi (Foto: Getty Images)

Keputusan pensiun dari timnas bukan yang pertama kali bagi Messi.

Usai kalah dari Cile di final Copa America Centenario 2016, Messi sempat menyatakan gantung sepatu dari La Albiceleste di mixed zone.

"Pemikiran saya saat ini dan apa yang saya pikirkan di kamar ganti adalah saya selesai bermain dengan tim nasional," ujar Messi kala itu kepada para wartawan.

Baca Juga:

Pensiun dari Timnas Argentina, Lionel Messi Tulis Pesan Haru

"Saya sudah berusaha sekeras mungkin. Ini sudah empat final dan saya tidak mampu menang. Saya mencoba segalanya."

"Ini menyakitkan bagi saya melebihi siapa pun, tetapi jelas ini bukan untuk saya," tambahnya sebelum akhirnya membatalkan keputusan tersebut beberapa bulan kemudian.

4. 2006: Debut Mengesankan di Piala Dunia

Perjalanan Messi di panggung Piala Dunia dimulai pada 16 Juni 2006 saat Argentina menghadapi Serbia dan Montenegro di fase grup.

Masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-74 pada usia 18 tahun, Messi langsung unjuk gigi.

Hanya dalam hitungan menit di lapangan, ia mencetak satu gol dan memberikan satu assist untuk melengkapi kemenangan telak 6-0 Argentina.

5. 2022: Penyelamat Argentina di Fase Grup Melawan Meksiko

Nasib Argentina di Piala Dunia 2022 hampir kandas lebih awal saat berhadapan dengan Meksiko di laga krusial fase grup.

Laga sempat imbang tanpa gol hingga babak pertama berakhir di bawah tekanan besar.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-64 lewat tembakan roket kaki kiri Messi yang meluncur deras ke gawang Meksiko, memicu kemenangan 2-0 dan membakar semangat Argentina menuju tangga juara.

6. 2014: Kepedihan di Final Piala Dunia Melawan Jerman

Lionel Messi (Foto: Getty Images)

Messi membawa Argentina melangkah hingga partai puncak Piala Dunia 2014, sebelum akhirnya ditundukkan Jerman lewat gol tunggal Mario Gotze di babak perpanjangan waktu.

Meski gagal mengangkat trofi, Messi dianugerahi penghargaan Bola Emas sebagai pemain terbaik turnamen berkat torehan empat gol dan satu assist sepanjang kompetisi.

7. 2021: Mengakhiri Dahaga Gelar 28 Tahun di Copa America

Lionel Messi juara Copa America 2021 (Foto: Getty Images)

Setelah kegagalan di edisi 2007, 2015, dan 2016, Messi akhirnya berhasil mengangkat trofi Copa America 2021 sebagai kapten Argentina usai menumbangkan Brasil 1-0 di Stadion Maracana.

Kemenangan bersejarah tersebut mengakhiri puasa gelar major Argentina selama 28 tahun, sekaligus menjadi trofi internasional perdana Messi di tingkat senior.

8. 2005: Debut Pahit dengan Kartu Merah Langsung

Debut Messi di timnas senior Argentina pada 17 Agustus 2005 dalam laga persahabatan melawan Hungaria berjalan kurang mulus.

Baru masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, pemain berusia 18 tahun itu langsung diganjar kartu merah beberapa detik kemudian. Namun, ia membayar tuntas awal pahit tersebut dengan kejayaan selama dekade berikutnya.

9. 2010: Berkolaborasi dengan Diego Maradona di Piala Dunia

Diego Maradona dan Lionel Messi (Foto: Getty Images)

Piala Dunia 2010 menghadirkan momen unik saat legenda terbesar Argentina, Diego Maradona, bertindak sebagai pelatih kepala mengarsiteki Messi muda.

Walau langkah Argentina terhenti di babak perempat final usai dikalahkan Jerman, kolaborasi dua sosok paling ikonik dalam sejarah sepak bola Argentina menjadi pemandangan bersejarah bagi para pendukung.

10. 2026: Kemenangan Dramatis di Semifinal Piala Dunia Atas Inggris

Salah satu laga paling emosional Messi terjadi di babak semifinal Piala Dunia 2026 saat Argentina menumbangkan rival historis mereka, Inggris, dengan skor 2-1.

"Meskipun ini hanya satu pertandingan, kami mengalami beberapa momen spesial," kata Messi.

"Para penggemar menginginkan kemenangan ini melebihi yang lain, karena arti penting menghadapi Inggris di semifinal dan mencapai final Piala Dunia lainnya."

Messi mencatatkan dua assist dalam laga tersebut, sekaligus menyamai catatan Diego Maradona yang menundukkan Inggris 40 tahun silam di Piala Dunia 1986.

11. 2026: Laga Perpisahan di Final Piala Dunia Melawan Spanyol

Lionel
Lionel Messi (Foto: @brfootball)

Pertandingan final Piala Dunia 2026 menjadi panggung terakhir Messi bersama La Albiceleste. Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 0-1.

Messi berjuang habis-habisan selama 120 menit di tengah kelelahan fisik dan emosional pada usia 39 tahun.

Meski harus puas menutup karier internasional dengan kekalahan, perjuangan gigihnya hingga menit akhir melengkapi warisan abadi sang legenda.

Messi Lionel Messi Argentina Timnas Argentina Piala Dunia Copa America Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Luca Toni menilai Italia harus memulai dari nol setelah tiga kali gagal lolos ke Piala Dunia dan mendukung Roberto Mancini memimpin perubahan.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Liga Dunia
Timnas Argentina Menatap Era Baru Tanpa Sang GOAT, Lionel Messi
Argentina memasuki era baru tanpa Lionel Messi. Alexis Mac Allister meminta Tim Tango lebih kuat sebagai tim setelah kehilangan sang GOAT.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Timnas Argentina Menatap Era Baru Tanpa Sang GOAT, Lionel Messi
Liga Dunia
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Lionel Messi membangun portofolio bisnis di luar sepak bola, dari properti dan perhotelan hingga seni digital serta proyek kemanusiaan.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Portofolio Bisnis Lionel Messi: dari Properti, Lelang Karya Digital, hingga Rumah Sakit Anak
Ragam
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
5 fakta unik Derby Madrid antara Atlético Madrid dan Real Madrid yang jarang diketahui. Simak sejarah rivalitas, Cibeles, hingga awal berdirinya Atlético.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Liga Dunia
Koleksi Trofinya Bertambah, Lionel Messi Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Messi membawa Inter Miami juara Campeones Cup dan mencetak gol ke-100. David Beckham menilai sang megabintang layak meraih Ballon d'Or 2026.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Koleksi Trofinya Bertambah, Lionel Messi Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Internasional
Catat! Lionel Messi Akan Mainkan Laga Terakhir dengan Argentina, Ini Tanggalnya
Lionel Messi akan menjalani laga perpisahan bersama Timnas Argentina melawan Benin pada 6 Oktober 2026 di Stadion Monumental, Buenos Aires.
Rizqi Ariandi - Rabu, 16 September 2026
Catat! Lionel Messi Akan Mainkan Laga Terakhir dengan Argentina, Ini Tanggalnya
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Ragam
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
AS Roma memuncaki klasemen Serie A 2026/2027 dengan rekor sempurna. Simak 5 alasan Giallorossi melaju kencang bersama Gasperini dan Donyell Malen.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Bagikan