BolaSkor.com - Berikut adalah prediksi Premier League 2026/2027 di mana Arsenal masih menjadi kandidat juara, sedangkan Manchester United bisa membuat kejutan.
Premier League 2026/2027 akan dimulai pada dini hari nanti. Pada laga perdana, Arsenal akan menjamu Coventry City di Emirates Stadium.
Baca Juga:
Pertanyaan besarnya adalah apakah Arsenal akan mampu mempertahankan gelar? Apalagi, sejumlah klub besar melakukan perombakan dari berbagai sisi, termasuk pelatih.
Berikut adalah prediksi lengkap Premier League 2026/2027 mulai dari perebutan gelar, zona Liga Champions, hingga zona degradasi.
Juara Premier League: Arsenal Kandidat Kuat, Duo Manchester Membuntuti
Mikel Arteta dengan trofi Premier League (Foto: Laman Resmi Arsenal)
Arsenal masih menjadi kandidat kuat juara Premier League pada musim ini. Arsenal mempertahankan para pemain kunci dan Mikel Arteta semakin mengenal anak asuhnya.
Selain itu, kehadiran Bruno Guimaraes diprediksi akan membuat Arsenal semakin kuat. Gelandang asal Brasil itu akan menjadi mesin permainan The Gunners dengan mobilitas yang dimilikinya.
Sementara itu, Manchester City bisa menjadi pesaing terkuat untuk Arsenal. Kendati berganti pelatih dari Pep Guardiola ke Enzo Maresca, The Citizens tetap memiliki materi pemain bintang lima.
Sayangnya, kepergian Rodri dan Bernardo Silva diprediksi akan memberikan celah di lini kedua Man City.
Pada sisi lainnya, Manchester United juga berpotensi menyulitkan Arsenal. Satu di antara faktor utamanya adalah keberadaan Michael Carrick di balik kemudi.
Baca Juga:
Manchester United Dikaitkan dengan Carlos Baleba dan Alejandro Balde, Michael Carrick Blak-blakan
Pelatih asal Inggris itu telah membuktikan kemampuannya pada akhir musim kemarin. Man United menjadi satu di antara tim dengan perolehan poin terbanyak setelah Carrick mengambil alih.
Selain itu, Manchester United juga telah merekrut Andrey Santos dan Youri Tielemans untuk mengatasi kepergian Casemiro dan memperkuat barisan gelandang.
Namun, Man United juga harus bekerja keras untuk mengatasi masalah pada musim kemarin, yaitu konsistensi.
Zona Liga Champions: Chelsea dan Liverpool Masuk Barisan

Suporter Chelsea di Stadion Utama Gelora Bung Karno (x/ChelseaFC)
Dari persaingan zona Liga Champions, selain tiga tim di atas, Chelsea dan Liverpool juga masuk dalam barisan.
Chelsea yang kini dipimpin Xabi Alonso menunjukkan grafik positif pada laga uji coba.
Apalagi, Chelsea juga jor-joran pada jendela transfer musim panas ini. The Blues merekrut banyak pemain anyar, termasuk Morgan Rogers, Maxence Lacroix, dan Marco Palestra.
Kehadiran pemain-pemain itu diyakini akan membuat Chelsea bersaing di zona Liga Champions. Bahkan, Chelsea juga berpeluang menembus tiga besar.
Baca Juga:
5 Pelatih yang Berpotensi Dipecat di Premier League 2026-2027, Ada Legenda Chelsea
Selain Chelsea, Liverpool juga masuk dalam hitungan. Pergantian pelatih dari Arne Slot ke Andoni Iraola diprediksi akan membawa angin segar bagi The Reds.
Keputusan manajemen Liverpool memilih Iraola menjadi pelatih baru memang cermat. Alasannya, Iraola sudah mengenal iklim dan persaingan Premier League dengan baik.
Satu hal yang perlu ditingkatkan Liverpool untuk bisa bersaing di papan atas adalah perbaikan kondisi kebugaran. Sebab, pada musim kemarin banyak pemain pilar The Reds yang diterpa cedera panjang.
Zona Degradasi: Hull City, Coventry City, dan Ipswich Town Terancam

Coventry City, Ipswich Town, dan Hull City (AI)
Beralih ke zona degradasi, persaingan di papan bawah diprediksi juga menarik. Hull City, Coventry City, dan Ipswich Town menjadi kandidat terkuat untuk turun kasta ke Championship.
Ketiga klub tersebut merupakan tim yang baru promosi pada musim ini.
Biasanya, klub yang baru naik kasta akan sulit untuk langsung menembus papan atas, atau bahkan zona tengah.
Baca Juga:
Sepakat di Angka Rp725 Miliar, Inter Milan Amankan Servis Produk Akademi Liverpool
Satu di antara alasannya adalah kualitas pemain yang sebagian besar masih pada level kedua. Selain itu, faktor pengalaman juga masih minim.
Sebagai contoh, nilai skuad Hull City diperkirakan hampir 10 kali lebih rendah dibandingkan Arsenal.