BolaSkor.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akui adanya ekspektasi tinggi terhadap pasukannya untuk meraih gelar juara di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Timnas Indonesia mengawali kiprahnya di turnamen tersebut dengan hasil positif setelah menumbangkan Singapura 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9).
Baca Juga:
Jelang Derby Serumpun, Pelatih Timnas Indonesia Sebut Malaysia sebagai Ancaman
Berstatus tuan rumah dan diperkuat hampir semua pemain terbaik, minus Jay Idzes dan Mees Hilgers, Timnas Indonesia dituntut menyudahi puasa gelarnya di ajang kali ini.
Suporter Harus Tetap Tenang
Namun, John Herdman meminta kepada para suporter untuk tetap tenang dan mengatur ekspektasinya.
Pelatih asal Inggris itu menjelaskan bahwa membangun tim yang kuat dan hebat dengan tujuan meraih gelar tidak dapat dilakukan dalam semalam.
Baca Juga:
Singgung Rivalitas, Pemain Naturalisasi Baru Malaysia Bakal Habis-habisan Lawan Timnas Indonesia
Herdman memberikan contoh bagaimana membangunkan Kanada dari tidur panjangnya. Kanada harus menunggu 36 tahun, tepatnya dari 1986 ke 2022, untuk kembali tampil di Piala Dunia.
Saya terus mengatakan bahwa suporter kami harus tetap tenang. Di Indonesia, saya datang dari negara yang tidak lolos ke Piala Dunia selama 36 tahun dan tidak mengalahkan Amerika Serikat selama 36 tahun. Dibutuhkan waktu,
kata John Herdman kepada awak media, termasuk BolaSkor.com, di Stadion PTIK, Jakarta.
"Saya tidak pernah merasakan ekspektasi seperti itu dari suporter Kanada yang memahami bahwa kemenangan membutuhkan waktu. Ini adalah proses. Anda membangun sesuatu secara bertahap.
"Tim ini memiliki rata-rata 16 caps. Hanya itu pengalaman yang kami miliki. Tim-tim yang menang biasanya memiliki rata-rata lebih dari 30 caps."
Jadi kami sedang membangun. Kami membangun pengalaman, membangun chemistry, dan berkembang bersama. Suporter memang berhak memiliki ekspektasi, tetapi mereka juga harus tetap realistis,
tutur pelatih asal Inggris tersebut.
Ceritakan Pengorbanan Pemain untuk Timnas Indonesia
John Herdman lalu menjelaskan bagaimana pengorbanan dan besarnya komitmen dari para pemain terhadap Timnas Indonesia.
"Saya sudah mengatakan kepada suporter, para pemain ini bekerja di belakang layar. Ada kelompok kepemimpinan, mereka mempelajari taktik, menjalani pemulihan. Mereka tidak berada di sini sebagai turis," ujarnya.
Mereka tidak datang untuk berpesta di belakang layar, tidak bermain kartu sampai pukul 03.00 pagi, dan tidak menghabiskan waktu menikmati kuliner Indonesia di restoran.
Mereka berada di tempat tidur, melakukan pemulihan, dan fokus karena mereka menginginkan apa yang kami inginkan. Mereka bekerja untuk mendapatkannya. Suporter harus menghargai itu,
ucap pelatih 51 tahun tersebut.
Malaysia Jadi Ujian Berikutnya
Setelah menumbangkan Singapura sekaligus membalaskan hasil imbang di pertemuan sebelumnya yang membuat Timnas Indonesia tersingkir di babak grup Piala AFF 2026, Skuad Garuda bakal menjamu Malaysia.
Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (28/9).
Malaysia saat ini menempati peringkat pertama Grup A dengan 3 poin, diikuti Timnas Indonesia di posisi kedua dengan poin yang sama, tetapi kalah selisih gol.