Kode etik yang ditetapkan Prandelli membuat banyak insan sepak bola mengirimkan kritik bertubi-tubi kepadanya. Ya, mantan juru racik Fiorentina itu mengingikan para pemain Azzurri memiliki sikap yang baik, baik di dalam dan luar lapangan, serta menghormati seragam Timnas Italia. Gelandang AS Roma, Daniele De Rossi, pernah menjadi korban kode etik Prandelli itu. Pelatih berusia 56 tahun itu mencoret De Rossi dari skuat beberapa saat jelang pertandingan persahabatan melawan Spanyol. Alasannya, Prandelli menilai perilaku De Rossi dianggap melanggar kode etik setelah diketahui memukul wajah Mauro Icardi. “Saya ingin pemain bangga berseragam Azzurri, karena anda menang bukan hanya karena teknik tapi juga karena perilaku. De Rossi? Saya tidak percaya ia kehilangan karakternya. Tidak ada seorang pun yang komplain, tidak juga Rossi, hanya beberapa pelatih saja,” ungkap Prandelli dilansir Goal. “Kami beruntung memiliki banyak pemain yang masih berusia 20 tahunan. Itu membuat kami lebih mudah menjalani kompetisi,” ia menambahkan. Italia, yang merupakan finalis Piala Eropa 2012, dan semifinalis Piala Konfederasi 2014, akan bersaing dengan tim-tim kuat, seperti tuan rumah Brasil dan juara bertahan Spanyol. Sebagai permulaan, Prandelli menargetkan Italia lolos fase grup.
Prandelli Bersikukuh Pertahankan Kode Etik Tak Panggil Pemain Bengal
BolaSkor - Minggu, 06 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 15 September 2026
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Selasa, 25 Agustus 2026
Berakhir Terlalu Cepat, Paolo Maldini Dipercaya Bisa Merevolusi Sepak Bola Italia
Jumat, 21 Agustus 2026
Ronaldinho Kembali dari Pensiun, Gabung Klub Serie C
Selasa, 18 Agustus 2026
Alasan Juventus Lebih Memilih Vicario ketimbang Dibu Martinez
Minggu, 09 Agustus 2026
Paolo Maldini Bongkar Konflik di Balik Pengunduran Diri dari FIGC
Sabtu, 01 Agustus 2026
7 Kutipan Terbaik untuk Menggambarkan Legenda AC Milan, Franco Baresi
Kamis, 30 Juli 2026
Dapat Persetujuan Gianluigi Donnarumma, Kesempatan Kedua Roberto Mancini di Timnas Italia
Selasa, 28 Juli 2026
Roberto Mancini Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri Jadi Direktur Teknik
Selasa, 28 Juli 2026
Terima Tawaran FIGC, Roberto Mancini Kembali Tukangi Timnas Italia
Senin, 27 Juli 2026
Andrea Pirlo Buka Suara setelah Dicoret dari Bursa Pelatih Timnas Italia
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026