BolaSkor.com – Presiden FIGC (Federasi Sepak Bola Italia), Giovanni Malago, mengungkapkan kabar penting terkait penunjukan Roberto Mancini sebagai pelatih baru timnas Italia.
Kapten tim Azzurri, Gianluigi Donnarumma, dikabarkan telah memberikan lampu hijau dan persetujuan penuh atas kembalinya sang juru taktik.
Penunjukan Mancini terjadi di tengah dinamika internal federasi yang cukup bergejolak belakangan ini.
Baca Juga:
Roberto Mancini Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri Jadi Direktur Teknik
FIGC secara resmi memperkenalkan Mancini sebagai pelatih kepala, didampingi Claudio Ranieri yang mengisi jabatan Direktur Teknik.
Meskipun sempat muncul kekhawatiran terkait kepindahan kontroversial Mancini ke Arab Saudi pada 2023 lalu, dukungan dari skuad ternyata tetap mengalir deras.
Dukungan Donnarumma dan Pengakuan Giovanni Malago
Gianluigi Donnarumma (Football-Italia)
Giovanni Malago membeberkan bahwa dirinya menerima pesan singkat langsung dari sang kapten timnas, Gianluigi Donnarumma, tak lama setelah pengumuman keputusan tersebut.
Tadi malam, Gigio Donnarumma mengirimkan saya pesan singkat yang berbunyi, 'Presiden, terima kasih, ini adalah persis apa yang saya dan skuad inginkan',
ungkap Malago menirukan pesan dari Donnarumma dikutip dari Football-Italia.
Baca juga:
Federico Barba Gabung Klub Serie B Italia Palermo Usai Tinggalkan Persib
Malago juga menambahkan bahwa mantan Presiden FIGC, Gabriele Gravina, turut mendukung penuh langkah yang diambilnya.
"Setelah konferensi pers kemarin, Gabriele Gravina menelepon saya dan mengatakan 'kerja bagus, ini persis apa yang akan saya lakukan, memilih Mancini dan Ranieri'," ia melanjutkan.
Kesempatan Kedua dan Visi Besar Mancini untuk Italia
Roberto Mancini (Foto: @brfootball)
Kembali menangani timnas Italia menjadi momen emosional bagi Roberto Mancini untuk memperbaiki hubungan dan melanjutkan masa bakti yang sempat terputus.
Mancini secara terbuka mengakui kesalahan komunikasi di masa lalu dan menyebut kesempatan ini sebagai kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan.
"Apa yang terjadi tiga tahun lalu adalah kurangnya komunikasi antara Presiden Gabriele Gravina dan saya sendiri, karena jika kami berbicara tatap muka, semuanya akan berjalan berbeda," aku Mancini.
Pelatih yang membawa Italia menjuarai Euro 2020 tersebut mengibaratkan kepergiannya seperti kehilangan sosok tercinta dalam hidupnya.
Baca Juga:
Terima Tawaran FIGC, Roberto Mancini Kembali Tukangi Timnas Italia
"Saya minta maaf atas semua yang terjadi selama tiga tahun terakhir, tetapi takdir dan Malago telah memberi saya kesempatan untuk mencoba lagi. Saya akan berusaha membawa tim nasional kembali ke tempat yang seharusnya," tegas Mancini.
Mancini juga menegaskan komitmennya untuk membangun skuad berkarakter dan kembali menampilkan permainan menghibur.
Saya ingin menurunkan tim yang mampu melakukan apa yang kami lakukan pada tahun 2021. Skuadnya ada di sana, bakatnya ada dan masih muda juga, jadi memainkan sepak bola yang bagus dan positif adalah tujuan kami,
ujar sang pelatih optimistis.
"Saya akan berusaha membuat tim ini bermain sangat baik sehingga mereka jatuh cinta kembali dan mungkin bisa memaafkan saya atas apa yang telah terjadi," tutup Mancini.

