BolaSkor.com – Timnas Turki mengawali kiprah mereka di UEFA Nations League dengan kekalahan tipis 0-1 dari Prancis.
Meski demikian, pelatih Turki, Vincenzo Montella, tetap membusungkan dada dan optimistis menyongsong laga berikutnya melawan negara kelahirannya, Italia.
Bertanding di Turka Arac Muayene Kocaeli Stadyumu, gol tunggal Kylian Mbappe pada menit ke-54 memberi kemenangan bagi Zinedine Zidane di laga pertamanya menukangi Prancis.
Baca Juga:
Italia Tumbang: Comeback Mancini Berakhir Pahit, Gli Azzurri Disiuli Fans
Turki juga harus bermain dengan sepuluh pemain, setelah kiper Ugurcan Cakir dikartu merah pada akhir laga akibat handball di luar kotak penalti.
Walau menelan kekalahan, Montella mengaku sangat puas dengan permainan anak asuhnya yang sanggup meladeni skuad bintang Prancis.
Turki bahkan mencatatkan nilai expected goals (xG) sebesar 1,21 dari 12 percobaan, sedikit unggul dari Prancis yang mengemas xG 1,17 dari jumlah tembakan yang sama.
Misi Mengakhiri Rekor Buruk Kontra Italia
"Sekarang kami akan segera mengumpulkan energi dan fokus pada laga melawan Italia," tegas Montella dilansir dari Bein Sports.
Kali ini kami akan menang, asalkan kami bermain dengan disiplin dan passion yang sama,
lanjut mantan penyerang timnas Italia tersebut.
Berambisi mengalahkan tanah kelahirannya sendiri tentu bukan tugas mudah bagi Montella, sebab Italia punya rekor mentereng tanpa pernah kalah dalam 14 pertemuan kontra Turki (10 menang, 4 imbang).
Baca Juga:
Belgia Akhiri Kutukan Berusia 54 Tahun atas Italia, Era Mark van Bommel Baru Dimulai
Bentrokan terakhir kedua negara berakhir imbang tanpa gol pada laga persahabatan Juni 2024 lalu.
Di sisi lain, Italia menatap laga ini setelah takluk 0-2 dari Belgia di Stadio Olimpico pada laga pembuka periode kedua Roberto Mancini.
Saya berharap tim dapat memberikan penampilan yang bagus melawan Turki, meningkatkan pressing dan agresivitas,
harap Mancini.
"Dalam beberapa hari ini kami tidak punya waktu menyiapkan hal baru. Di atas segalanya, kami butuh waktu untuk bekerja, saling mengenal, dan membangun tim kompetitif," urainya.