BolaSkor.com – Kepulangan Roberto Mancini ke kursi kepelatihan timnas Italia ditandai dengan cerita kelam, usai Gli Azzurri dipaksa menyerah 0-2 dari Belgia pada laga UEFA Nations League di Stadio Olimpico, Sabtu (26/09) dini hari WIB.
Belgia berhasil mencuri kemenangan berharga di markas Italia lewat gol pembuka dari Mika Godts, yang kemudian disempurnakan oleh skema serangan balik cepat Dodi Lukebakio.
Hasil mengecewakan ini memicu kemarahan publik tuan rumah, di mana para suporter yang memadati Stadio Olimpico melontarkan siulan ejekan dengan nyaring.
Baca Juga:
Hasil UEFA Nations League: Italia Dipermalukan di Kandang, Prancis Menang Tipis
Menanggapi kekalahan tersebut, Roberto Mancini mengakui bahwa performa anak asuhnya pada 45 menit pertama memang tampil sangat buruk dan berada jauh di bawah harapan.
"Belgia bermain lebih baik di babak pertama, kami mengambil inisiatif di babak kedua dan bisa saja menyamakan kedudukan, tetapi kami kebobolan lewat serangan balik karena kesalahan kami sendiri," papar Mancini dikutip dari Football-Italia.
Ketika kami kalah, tidak ada orang yang senang. Saat Anda kalah, Anda bisa saja mendapat siulan ejekan.
Minta Fans dan Media Bersabar
Italia vs Belgia (Foto: Football-Italia)
Nada kekecewaan fans juga ditanggapi oleh bek kanan senior Italia, Giovanni Di Lorenzo, yang menilai reaksi keras dari tribu merupakan konsekuensi wajar yang harus diterima oleh para pemain.
"Tentu tidak menyenangkan meninggalkan lapangan diiringi siulan ejekan, tetapi kami harus menerimanya," imbuh Di Lorenzo.
"Tim sudah mencoba memberikan yang terbaik, sangat disayangkan karena kami ingin memulai babak grup dengan baik dan kami tahu harus berkembang."
Baca Juga:
Pemain Napoli tersebut menambahkan bahwa skuad Italia saat ini sedang berada dalam masa transisi, terutamanya dengan kehadiran banyak wajah baru yang masih membutuhkan waktu serta proses untuk beradaptasi.
"Ini bukan performa yang buruk, terkadang kami memegang kendali dan kemudian dinamika laga berubah dengan cepat," tegas Di Lorenzo.
Ini adalah era baru, wajah-wajah baru, dan mereka bisa melakukan kesalahan pada laga-laga awal mereka. Jika kita langsung mulai menghancurkan Nazionale lagi saat ini, itu tidak akan membantu.
Berikutnya, Italia akan menghadapi Turki arahan Vincenzo Montella di Bursa Buyuksehir Stadyumu, Selasa (29/09) pukul 01.45 dini hari WIB.