BolaSkor.com – Dunia sepak bola berduka setelah legenda AC Milan dan timnas Italia, Franco Baresi, meninggal dunia pada usia 66 tahun.
Bek legendaris, yang diakui secara luas sebagai salah satu bek tengah terbaik sepanjang masa tersebut, menghabiskan seluruh 20 tahun karier profesionalnya hanya untuk seragam Rossoneri.
Selama membela AC Milan, Baresi mengoleskan tinta emas dengan merengkuh enam gelar Serie A, tiga trofi Liga Champions, serta menjadi pilar penting saat Italia menjuarai Piala Dunia 1982.
Baca Juga:
Tiket AC Milan vs Chelsea di GBK Sudah Ludes 50 Persen, Tak Jadi Rangkaian Piala Presiden 2026
Seskab Teddy yang Minta AC Milan vs Chelsea Jadi Rangkaian Piala Presiden 2026
Termasuk Enzo Fernandez, Chelsea dan AC Milan Dipastikan Bawa Pemain Terbaik ke Indonesia
Penghormatan dan pujian pun mengalir deras dari para pelatih, rekan setim, hingga lawan yang menyaksikan langsung kehebatannya di lapangan. Berikut adalah tujuh kutipan terbaik mengenai sosok Franco Baresi.
1. Arrigo Sacchi
Mantan pelatih legendaris AC Milan, Arrigo Sacchi, mengenang Baresi sebagai sosok pemimpin luar biasa yang selalu memberikan segalanya di atas lapangan demi kepentingan tim.
"Saya beruntung menemukan pertahanan yang sudah sangat kuat, dengan beberapa pemain kunci."
"Franco adalah teladan bagi semua orang, pria serius yang memberikan segalanya. Pemain hebat adalah mereka yang bermain bersama dan untuk tim, seperti yang dia lakukan."
"Jika saya ingat dengan benar, dia bahkan bermain di laga derby dengan tangan patah," kenang Sacchi.
2. Ruud Gullit
Rekan setim Baresi di era keemasan Milan, Ruud Gullit, memuji kecerdasan taktis serta ketangguhan Baresi yang selalu mampu membaca pergerakan penyerang lawan sebelum mereka mengeksekusinya.
"Pemimpin di lini belakang, sangat kuat dan cepat, dengan pemahaman permainan yang luar biasa. Sebagai bek, dia bisa melakukan segalanya."
"Sering kali, dia sudah tahu apa yang akan dilakukan penyerang sebelum mereka menyadarinya sendiri! Bagaimana Anda bisa melewati seseorang seperti itu?"
"Baresi memiliki kualitas saat menguasai bola, dan seperti semua bek tengah hebat Italia, dia tangguh dan tidak akan berhenti sebelum memenangkan bola," tutur Gullit.
3. Marcel Desailly
Marcel Desailly memilih Baresi ke dalam skuad impian sepanjang masanya, sembari menegaskan bahwa tidak ada satu pun penyerang di planet ini yang sanggup mengejutkan sang legenda.
"Kata-kata apa lagi yang ada untuk menggambarkan pria ini? Cukup simpel, bek terbaik dalam tiga dekade terakhir, dan libero hebat terakhir."
"Dia selalu seperti tahu lebih awal ke mana bola akan mengarah dan tidak ada penyerang tengah di planet ini yang sanggup mengejutkannya."
"Dia juga memiliki teknik yang sangat bagus saat menguasai bola, dan ketika menyerang, dia selalu berbahaya. Seorang ikon sejati," puji Desailly.
4. Paolo Maldini
Paolo Maldini, yang bertanding bersama Baresi lebih dari 450 kali untuk klub dan negara, memberikan penghormatan emosional melalui unggahan di media sosial Instagram.
"Halo Franco. Hari ini saya merasakan hal yang sama seperti saat Anda, karena alasan apapun, tidak bisa turun ke lapangan bersama kami."
"Bagaimana kami bisa melanjutkan tanpa Anda, Kapten? Anda mengajari saya untuk bertarung hingga hembusan napas terakhir, arti dari ikatan sejati dengan seragam yang Anda kenakan, dan nilai dari seorang pemimpin sejati."
"Anda mengajari saya semua ini melalui teladan Anda, setiap hari. Sedikit kata, tetapi tindakan yang tak terhitung jumlahnya. Anda melindungi saya saat saya masih anak-anak, membimbing saya saat muda, dan menginspirasi saya saat dewasa."
"Anda adalah pesepak bola terhebat yang pernah saya dapatkan kehormatan untuk bermain bersama," tulis Maldini penuh haru.
5. Marco van Basten
Penyerang legendaris asal Belanda, Marco van Basten, menyematkan julukan istimewa bagi Baresi dengan perbandingan kepada legenda Belanda, Johan Cruyff.
"Johan Cruyff-nya para bek. Dia memimpin lini belakang Rossoneri dengan cara yang hebat dan elegan."
"Dia tenang dan pemalu, tetapi di lapangan dia adalah seorang prajurit dan pemenang. Dia lincah dan cepat di ruang sempit, kejam jika diperlukan."
"Kelaparannya untuk menang dan pencarian akan kemenangan sangat unik. Dia juga sangat berbakat dengan bola, nilai tambah yang sangat terampil dan intuitif," ungkap Van Basten.
6. Tony Adams
Mantan kapten Arsenal dan timnas Inggris, Tony Adams, kagum pada kemampuan Baresi membaca permainan hingga sanggup mendikte jalannya pertandingan meski tanpa keunggulan fisik yang mencolok.
"Baresi tidak sekuat fisik yang Anda bayangkan dari seorang bek tengah - ia umumnya bermain sebagai sweeper - tetapi dia sangat bagus sehingga Anda hanya menyaksikan dia mendikte tempo permainan."
"Dia membaca permainan lebih baik daripada bek mana pun yang pernah saya lihat, dan saya pikir itulah yang membuatnya menonjol sebagai salah satu bek tengah terbaik sepanjang masa," papar Adams.
7. Laurent Blanc
Mantan bek Prancis, Laurent Blanc, menegaskan betapa besar rasa hormat yang didapatkan Baresi dari kawan maupun lawan saat menggalang pertahanan kokoh AC Milan.
"Dalam tim AC Milan yang hebat di akhir dekade '80-an dan awal '90-an, dia adalah bosnya. Setiap orang yang bermain bersama atau melawannya tahu bahwa dialah bosnya."
"Semua orang menghormatinya. Dia adalah pemain yang sangat cerdas, dan selalu tenang. Saya menyukai kemampuan untuk terlihat sangat santai itu."
"Tidak ada yang pernah mengganggu Baresi; dia akan menangani masalah tanpa keributan sama sekali," pungkas Blanc.

