BolaSkor.com - Chelsea dan AC Milan akan beradu di Indonesia pada Agustus mendatang sebagai rangkaian dari tur pramusim jelang bergulirnya musim baru.
Duel dua tim ternama itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 8 Agustus 2026.
Salah satu pertanyaan yang muncul ialah apakah Chelsea dan AC Milan akan hadir dengan kekuatan penuh dan membawa pemain-pemain bintangnya atau tidak.
Baca Juga:
Daftar Pemain AC Milan Hadapi Chelsea di GBK, Ada Luka Modric
Daftar Pemain Chelsea yang Akan Menghadapi AC Milan pada Tur Pramusim di Indonesia
Hasil Laga Uji Coba: Pesta 10 Gol di Accor Stadium, Chelsea Menang 4-2 atas Western Sydney Wanderers
Arif Putra Wicaksono selaku CEO Ninesport sebagai promotor dari acara tersebut memastikan bahwa kedua tim akan membawa pemain terbaik yang bisa dibawa.
"Kalau soal pemain terbaik, dari awal memang komitmen kami dari Ninesport selalu memasukkan dalam kontrak adalah Best Player Available untuk hadir dimainkan karena itu bisnis kita," ungkap Arif dalam konferensi pers yang dihadiri BolaSkor.com, Selasa (28/7).
"Jadi yang kita jual adalah produk atau bintang-bintangnya, kita selalu pastikan itu terjadi," tegasnya.
Enzo Fernandez Kemungkinan Hadir

Enzo Fernandez (X/Blue_Footy)
Arif juga mengungkapkan bahwa bintang Chelsea yang melangkah hingga final Piala Dunia 2026 bersama Argentina, Enzo Fernandez, akan turut hadir di Indonesia.
Keberhasilan Enzo melangkah hingga partai puncak sejatinya membuatnya berhak mendapatkan waktu istirahat lebih panjang sebelum kembali bergabung ke klubnya.
Arif mengatakan bahwa dalam peraturan FIFA, Enzo diizinkan untuk baru bergabung ke klub pada tanggal 9 Agustus mendatang. Artinya, sebenarnya dia berhak untuk tidak ikut ke Indonesia.
Akan tetapi, kemarin ada pembicaraan dengan manajemen Chelsea, karena kedua klub juga pelatihnya baru, apalagi Enzo statusnya kapten, ada kemungkinan dia datang,
ungkap Arif.
"Tetapi, untuk bermain atau tidak kami belum tahu dan kemungkinan itu juga baru sebatas kemungkinan karena dia harus membicarakan masa depannya, proyeksi pelatih baru seperti apa, kapten seperti apa."
"Jadi, kemunginan itu masih ada, tetapi yang kami tahu dari sebatas aturan FIFA, itu liburnya minimal 21 hari," pungkas Arif.
Penulis: Gazza Roosaryatama