BolaSkor.com – Chelsea harus menelan pil pahit usai dibantai Brentford dengan skor telak 0-3 di Gtech Community Stadium, Sabtu (19/09) dini hari WIB, yang menjadi kekalahan kedua mereka di kompetisi Premier League musim ini.
Padahal, skuad asuhan Xabi Alonso sempat tampil mendominasi di babak pertama, sebelum Brentford bangkit memecah kebuntuan lewat gol Jaidon Anthony dan menambah dua gol di penghujung laga dari Igor Thiago dan Fabio Carvalho.
Baca Juga:
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Usai laga, Alonso tidak sanggup menyembunyikan rasa kecewanya terhadap penurunan konsistensi dan performa The Blues.
Saya kecewa pada akhirnya dengan babak kedua dan hasilnya. Ini tidak cukup untuk bersaing di Premier League, tidak mampu bertarung selama 90 menit. Itulah mengapa hari ini kami dihukum,
tegas Alonso dikutip dari laman resmi Chelsea.
Tak Mau Mencari-cari Alasan
Xabi Alonso (Foto: Laman Resmi Chelsea)
Pelatih asal Spanyol tersebut menyoroti ketidakkonsistenan anak asuhnya yang hanya mampu tampil impresif setengah babak.
"Saat ini, kami tidak cukup konsisten untuk bersaing di sepanjang pertandingan – 45 menit tidaklah cukup, Anda harus memainkan seluruh laga dengan mengetahui setiap detail itu penting dan setiap aksi bisa menjadi penentu," lanjutnya.
Baca Juga:
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Chelsea sejatinya tampil tanpa sang kapten Reece James serta Joao Pedro yang absen akibat cedera, namun Alonso secara tegas enggan menjadikan hal tersebut sebagai dalih kekalahan timnya.
"Ini bukan tentang berbicara atau mencari-cari alasan. Kami perlu saling menatap dan tahu bahwa kami harus bekerja serta berkembang."
"Masih ada jalan panjang yang harus ditempuh, tetapi kami harus memeriksa banyak hal," tutur mantan pelatih Bayer Leverkusen tersebut.
Kehilangan Kontrol Pertandingan
Brentford vs Chelsea (Foto: Laman Resmi Chelsea)
Kapten Chelsea pada laga tersebut, Levi Colwill, turut memberikan pandangannya usai timnya kerap kalah duel bola mati dan terkena serangan balik.
"Babak kedua kami tidak cukup baik. Banyak hal yang harus kami benahi selama jeda internasional," ucap Colwill.
"Mungkin di beberapa kesempatan kami diintimidasi (pada situasi bola mati) dan kami harus meningkatkan hal itu."
"Kami tidak bisa hanya mengandalkan tiga pemain depan untuk menyelamatkan kami - kami semua harus saling membantu," tegasnya.
Baca Juga:
Menanggapi Colwill, Alonso sepakat bahwa timnya sempat kehilangan bentuk permainan dan kendali di lapangan.
"Ini bukan hanya bola mati, tetapi dalam duel, bertahan, dalam membangun serangan, dan ketika kami kebobolan lebih dulu, kami masih berada di dalam permainan, namun ketika Anda kehilangan bentuk permainan, Anda berada di luar kendali," ungkap Alonso.
Ia menutup dengan menegaskan bahwa proses pembentukan mental bertarung penuh membutuhkan waktu.
"Jadi untuk dapat memahami permainan, mengetahui apa yang diperlukan untuk bersaing hingga akhir, adalah sebuah proses. Butuh waktu bagi mereka untuk merasakannya."
"Dan saat ini kami belum merasakannya secara penuh untuk bersaing sepanjang laga," pungkasnya.