BolaSkor.com - Perjalanan Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik Timnas Italia berakhir hanya dalam waktu 16 hari. Padahal, sang legenda disebut-sebut bisa membuat revolusi di Italia.
Keyakinan itu dituturkan oleh mantan pesepakbola asal Italia, Alessandro Florenzi. Dia menyayangkan polemik yang terjadi beberapa waktu lalu yang akhirnya membuat Maldini langsung mundur dari jabatannya dalam waktu singkat.
Baca Juga:
Paolo Maldini Pilih Mundur dari Federasi Sepak Bola Italia, Penggantinya Legenda Juventus
Padahal, menurutnya legenda klub AC Milan itu digadang-gadang bisa membawa sepak bola Italia ke arah yang lebih baik lagi ke depannya.
"Paolo (Maldini) perlu melakukan semuanya dengan caranya sendiri," ucap Florenzi dilansir dari Football Italia.
"Jika dia diberikan tanggung jawab, dia akan melakukannya secara100 persen."
Dia berbicara soal (Johan) Cruyff dan bagaimana dirinya mengubah sepak bola Spanyol. Maldini ingin melakukan hal yang sama di Itali dan menurut saya, dia mampu melakukannya,
tegasnya.
Polemik Maldini dan FIGC

Paolo Maldini (Twitter)
Permasalahan Maldini dan federasi sepak bola Italia (FIGC) yang akhirnya membuat dirinya mengundurkan diri berawal dari penunjukkan pelatih kepala Timnas Italia yang baru.
Sebagai direktur teknik, Maldini merekomendasikan dan bersikeras agar Andrea Pirlo bisa menjadi nahkoda anyar Gli Azzuri, menggantikan posisi yang ditinggalkan Gennaro Gattuso.
Baca Juga:
Paolo Maldini Bongkar Konflik di Balik Pengunduran Diri dari FIGC
Namun, FIGC akhirnya memutuskan untuk menolak pilihan dari Maldini yang akhirnya membuat sang legenda mundur dari jabatannya.
"De Rossi dan Grosso adalah nama lain yang dipertimbangkan, dengan CV yang mirip dengan Pirlo," kata Florenzi.
Semua pilihan pasti akan mendapatkan kritikan, tetapi mungkin mereka sudah melihat jauh ke depan. Jika anda menunjuk Maldini, seharusnya anda menutup mata dan percaya kepadanya,
lanjutnya.
Tetap Percaya Claudio Ranieri

Claudio Ranieri (football-italia)
Posisi direktur teknik yang ditinggalkan Maldini pun kini diisi oleh Claudio Ranieri. Florenzi tetap menyambut hangat kehadiran pria berusia 74 tahun itu.
Baca Juga:
Roberto Mancini Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri Jadi Direktur Teknik
"Itu adalah pilihan yang tepat. Dia melakukan hal luar biasa di CONI (Komite Olimpiade Italia). Dia menginginkan yang terbaik untuk Italia," ucap Florenzi.
Dia berharap ke depannya Ranieri tidak hanya fokus ke Timnas Italia senior, tetapi juga membangun dari level bawah.
"Saya berharap Ranieri bisa membangun ulang keseluruhan sepak bola usia muda Italia," tuturnya.
Dia punya pengalaman dan jika dia sudah mengerti di bagian mana dirinya bisa mengambil eputusan, maka dia bisa merevolusi situasi ini,
pungkas Florenzi.