5 Fakta El Gran Derbi, Betis Coba Hentikan Tren Apik Sevilla

Pada pekan ke-17 LaLiga, El Gran Derbi akan dihelat Sabtu (2/1) malam WIB di Stadion Benito Villamarin, markas Real Betis.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 31 Desember 2020
5 Fakta El Gran Derbi, Betis Coba Hentikan Tren Apik Sevilla
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Rivalitas di LaLiga tidak hanya terjadi antara Barcelona dengan Real Madrid atau yang dikenal dengan El Clasico. Masih ada persaingan lain yang tidak kalah panas, salah satunya duel klub asal Andalusia, Real Betis dan Sevilla. Saking besarnya, Derby Kota Sevilla mendapat sebutan El Gran Derbi alias Derby Besar.

Pada pekan ke-17 LaLiga, El Gran Derbi akan dihelat Sabtu (2/1) malam WIB di Stadion Benito Villamarin, markas Betis. Pertarungan dua klub Seville ini selalu ditunggu karena dikatakan mampu memecah kota, bahkan keluarga.

Di kancah LaLiga, El Gran Derbi sudah 50 kali terjadi. Yang menarik, sepanjang sejarah tercatat hanya sembilan pemain yang pernah memperkuat Betis dan Sevilla.

Baca juga:

Sejarah Rivalitas Manchester United Vs Leeds United

Takumi Minamino dan 6 Pemain dari Jepang yang Mencetak Gol di Premier League

Karut-marut Arsenal di Era Kepemimpinan Si Gubernur, Mikel Arteta

El Gran Derbi merupakan laga yang sangat penting bagi Kota Sevilla karena kota ini akan terbelah menjadi dua pada saat laga berlangsung. Tidak seperti kota lainnya di Spanyol maupun Eropa, kedua klub asal kota ini memiliki jumlah penggemar yang hampir berimbang.

Kedua klub telah berdiri lebih dari satu abad, yang membuat derby ini menjadi salah satu persaingan terlama dalam dunia sepak bola. Derby resmi pertama terjadi pada 1915, dengan kemenangan 1-0 di pihak Betis berkat gol yang digawangkan oleh Alberto Henke.

Derby tersebut sudah dianggap sebagai laga bergengsi, bahkan klub yang memenangkan pertandingan berparade di pusat kota dengan memamerkan pialanya.

Secara tidak resmi, kedua klub ini telah berselisih jauh sebelum derby resmi. Kemenangan pertama Betis atas Sevilla terjadi pada Hari Valentine tahun 1909. Meskipun hari itu terkenal sebagai hari penuh cinta, tidak pernah ada cinta di antara kedua klub sejak saat itu.

Berikut 5 fakta menarik yang perlu diketahui dari laga El Gran Derbi, Real Betis versus Sevilla.

1. Punya Sejarah Panjang

Secara resmi derby pertama terjadi pada 1915, tidak lama setelah Betis didirikan. Kala itu Betis meraih kemenangan tipis 1-0. Namun jika melihat lebih jauh, sejatinya persaingan kedua kubu sudah terjadi jauh ke belakang, dalam sebuah laga tidak resmi pada Hari Valentine 1909.


2. Sama-sama Pernah Berjaya

Tidak banyak klub yang mampu menjadi juara di kompetisi liga Spanyol. Betis dan Sevilla adalah dua dari sembilan klub yang bisa melakukannya. Real Betis menjadi juara pada musim 1934-35, sedangkan Sevilla satu dekade kemudian.


3. Jose Antonio Reyes Tersubur Abad ke-21

Memasuki abad ke-21, Jose Antonio Reyes merupakan pemain yang paling sering mencetak gol dalam derby ini dengan lima gol. Disusul oleh Frederic Kanoute dan Kevin Gameiro dengan empat gol.


4. Derby di Kompetisi Antarklub Eropa

El Gran Derbi juga pernah terjadi di ajang Eropa, tepatnya di babak 16 besar Liga Europa musim 2013-14. Setelah saling mengalahkan 2-0, duel harus ditentukan lewat adu penalti yang dimenangkan Sevilla. Kala itu Sevilla sendiri keluar menjadi juara.


5. Skor 22-0

Pada 1918 sebuah kejadian unik terjadi dalam El Gran Derbi. Saat itu Sevilla berhasil menang dengan skor spektakuler 22-0. Penyebab skor besar ini sendiri hingga kini masih menjadi perdebatan. Akan tetapi kala itu Betis sengaja menurunkan tim muda mereka sebagai bentuk protes karena dua pemain mereka dilarang tampil karena masih terikat wajib militer.

LaLiga Trivia Sepak Bola Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dengan spesialis sepak bola dunia. Pengalaman lebih dari sepuluh tahun di berbagai media di Indonesia. Saat ini menulis untuk BolaSkor.com.
Posts

11.021

Berita Terkait

Sosok
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Piala Dunia
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Bek Spanyol Aymeric Laporte mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Uruguay saat kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menilai timnya justru berada dalam posisi yang kurang menguntungkan meski sudah memastikan diri sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Piala Dunia
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Park Ji-sung melontarkan kritik terhadap penampilan timnas Korea Selatan setelah kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Sosok
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Di balik kemenangan 3-0 Meksiko atas Republik Ceko pada laga terakhir Grup A di Stadion Azteca, Kamis (25/6), terselip sebuah momen spesial yang penuh emosi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Piala Dunia
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Vinicius Junior kembali menunjukkan kelasnya saat membawa Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan Maroko melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak lepas dari penampilan gemilang Ismael Saibari.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Berikut prediksi Jepang vs Swedia di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Prediksi
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Berikut prediksi Tunisia vs Belanda di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Spanyol
Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, El Clasico Saat Ini Tidak Terlalu Diminati
Jose Mourinho menilai El Clasico kehilangan daya tarik global setelah era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo berakhir di Barcelona dan Real Madrid.
Arief Hadi - Kamis, 25 Juni 2026
Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, El Clasico Saat Ini Tidak Terlalu Diminati
Bagikan