BolaSkor.com - Keberhasilan Maroko melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak lepas dari penampilan gemilang Ismael Saibari.
Penyerang berusia 25 tahun itu kembali mencatatkan namanya di papan skor saat The Atlas Lions mengalahkan Haiti 4-2 pada laga terakhir Grup C di Atlanta Stadium, Kamis (25/6) WIB.
Saibari mencetak gol kedua Maroko pada masa injury time babak pertama, yang membuat kedudukan menjadi 2-2. Gol tersebut menjadi titik balik Maroko yang akhirnya memastikan kemenangan lewat dua gol tambahan di babak kedua.
Baca Juga:
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026: Brasil dan Maroko Lolos 32 Besar, Skotlandia dalam Bahaya
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Berkat kemenangan ini, Maroko menutup fase grup dengan koleksi tujuh poin, hasil dari sekali imbang melawan Brasil serta dua kemenangan atas Skotlandia dan Haiti.
Tim asuhan Mohamed Ouahbi memastikan diri lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup C, di bawah Brasil yang keluar sebagai juara grup.
Rekor Bersejarah Ismael Saibari

Gol ke gawang Haiti tidak hanya membantu Maroko mengamankan kemenangan, tetapi juga mengantarkan Saibari menorehkan sejarah baru.
Penyerang PSV Eindhoven itu menjadi pemain Afrika pertama yang mencetak gol dalam tiga pertandingan pertama di satu edisi Piala Dunia.
Perjalanan Saibari di Piala Dunia 2026 sejauh ini memang sangat impresif.
Ia membuka turnamen dengan mencetak gol ke gawang Brasil pada laga pertama Grup C. Dalam pertandingan itu, Saibari menunjukkan ketenangannya saat menusuk ke jantung pertahanan lawan sebelum menaklukkan Alisson Becker.
Ketajamannya berlanjut pada pertandingan kedua melawan Skotlandia. Saat itu, Saibari hanya membutuhkan waktu 72 detik untuk membobol gawang lawan.
Sepanjang sejarah, belum pernah ada pemain Maroko yang mampu mencetak gol dalam tiga pertandingan Piala Dunia secara beruntun.
Dengan koleksi tiga gol di Piala Dunia 2026, Saibari juga berhasil menyamai rekor Youssef En-Nesyri sebagai pemain Maroko dengan jumlah gol terbanyak di Piala Dunia.
Di level Afrika, torehan tersebut membuat Saibari sejajar dengan legenda Ghana, Asamoah Gyan, yang juga pernah mencetak tiga gol dalam satu edisi Piala Dunia pada 2010.
Bedanya, Saibari mencatatkan seluruh golnya secara beruntun dalam tiga pertandingan pertama fase grup.