Piala Dunia 2026

Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?

Dalam sejarah Piala Dunia, mencetak gol paling banyak tidak selalu berarti membawa pulang trofi.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Peraih Sepatu Emas Piala Dunia 2022, Kylian Mbappe (fifa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Piala Dunia 2026 sudah dimulai. Berbagai fakta menarik dari sejarah Piala Dunia kembali menjadi sorotan.

Salah satunya adalah sebuah paradoks yang cukup mengejutkan; menjadi pencetak gol terbanyak ternyata tidak selalu berujung pada gelar juara.

Sepak bola memang identik dengan gol. Namun dalam sejarah Piala Dunia, mencetak gol paling banyak tidak selalu berarti membawa pulang trofi.

Baca Juga:

5 Rekor yang Tidak Bisa Dipecahkan di Piala Dunia 2026

5 Legenda Sepak Bola yang Tidak Pernah Tampil di Piala Dunia

7 Pasang Kakak Beradik Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Empat Bela Tim Berbeda

Bahkan, dalam banyak kasus, para pencetak gol terbanyak justru harus puas melihat tim lain yang mengangkat piala.

Fakta itu terlihat jelas dari daftar peraih Sepatu Emas, penghargaan yang diberikan kepada pemain dengan jumlah gol terbanyak di setiap edisi Piala Dunia.

Sejak turnamen pertama digelar, hanya dua pemain yang berhasil meraih Sepatu Emas sekaligus membawa negaranya menjadi juara dunia, Mario Kempes bersama Argentina pada 1978 dan Ronaldo bersama Brasil pada 2002.

Ada satu pengecualian unik pada Piala Dunia 1962 ketika enam pemain berbagi status sebagai pencetak gol terbanyak. Dari enam nama tersebut, dua di antaranya berasal dari tim juara, Brasil.

Namun secara umum, kisah sukses seperti itu sangat jarang terjadi.

Tim Pencetak Gol Terbanyak Tak Jadi Juara

Sebaliknya, lebih banyak peraih Sepatu Emas yang berakhir sebagai runner-up atau bahkan finis di posisi ketiga.

Tercatat enam pencetak gol terbanyak harus puas menjadi finalis yang kalah, mulai dari Guillermo Stabile bersama Argentina pada 1930 hingga Kylian Mbappe yang gagal membawa Prancis juara pada 2022.

Selain itu, sembilan peraih Sepatu Emas berasal dari tim yang mengakhiri turnamen di peringkat ketiga.

Karena itu, bagi sebagian pemain, Sepatu Emas terkadang terasa lebih seperti hadiah penghibur daripada penghargaan utama yang mereka dambakan.

Kisah Mbappe pada Piala Dunia 2022 menjadi contoh paling jelas. Meski mencetak hat-trick di final dan meraih Sepatu Emas, dia tetap harus menyaksikan Argentina menjadi juara setelah kalah melalui adu penalti.

Fenomena serupa juga terlihat pada level tim. Dari 22 edisi Piala Dunia yang telah digelar, hanya sembilan kali tim dengan jumlah gol terbanyak berhasil sekaligus menjadi juara dunia.

Salah satunya terjadi pada 1978 ketika Argentina dan Belanda sama-sama mengoleksi 15 gol sepanjang turnamen.

Sekilas, statistik ini memang terasa aneh. Bagaimanapun juga, mencetak gol merupakan bagian terpenting dalam sepak bola.

Namun, kemenangan di turnamen besar ternyata ditentukan oleh jauh lebih banyak faktor daripada sekadar produktivitas lini depan.

Pada akhirnya, sejarah Piala Dunia menunjukkan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh ketajaman lini serang. Penampilan gemilang tim, organisasi pertahanan yang solid, efektivitas taktik, hingga keberuntungan sering kali menjadi pembeda.

Mencetak banyak gol tentu sangat membantu. Namun untuk menjadi juara dunia, sebuah tim membutuhkan lebih dari sekadar produktivitas di depan gawang.

Daftar Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia

  • 1930: Guillermo Stabile (Argentina)
  • 1934: Oldrich Nejedly (Cekoslowakia)
  • 1938: Leonidas (Brasil)
  • 1950: Ademir de Menezes (Brasil)
  • 1954: Sandor Kocsis (Hungaria)
  • 1958: Just Fontaine (Prancis)
  • 1962: Florian Albert (Hungaria), Garrincha, Vava (Brasil), Valentin Ivanov (Uni Soviet), Drazen Jerkovic (Yugoslavia), Leonel Sanchez (Chile)
  • 1966: Eusebio (Portugal)
  • 1970: Gerd Muller (Jerman Barat)
  • 1974: Grzegorz Lato (Polandia)
  • 1978: Mario Kempes (Argentina) - Juara
  • 1982: Paolo Rossi (Italia)
  • 1986: Gary Lineker (Inggris)
  • 1990: Toto Schillaci (Italia)
  • 1994: Oleg Salenko (Rusia) & Hristo Stoichkov (Bulgaria)
  • 1998: Davor Suker (Kroasia)
  • 2002: Ronaldo (Brasil) - Juara
  • 2006: Miroslav Klose (Jerman)
  • 2010: Thomas Muller (Jerman), Wesley Sneijder (Belanda), David Villa (Spanyol)
  • 2014: James Rodriguez (Kolombia)
  • 2018: Harry Kane (Inggris)
  • 2022: Kylian Mbappe (Prancis)
Piala Dunia Piala Dunia 2026 Feature Piala Dunia Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Aremania Utas Boikot Laga Persija Jakarta vs Arema FC di Bekasi
Aremania Utas memboikot laga Persija vs Arema FC di pekan keenam Super League 2026/2027 karena mekanisme pembelian tiket rumit dan harga mahal.
Rizqi Ariandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Aremania Utas Boikot Laga Persija Jakarta vs Arema FC di Bekasi
Liga Indonesia
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persija Jakarta vs Arema FC, Cek di Sini
Persija Jakarta vs Arema FC, pekan keenam Super League 2026/2027, di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Rabu (21/10), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar.
Rizqi Ariandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persija Jakarta vs Arema FC, Cek di Sini
Liga Indonesia
Tatap Laga Lawan Arema FC, Shin Tae-yong Terinspirasi Kemenangan atas Persib dan Borneo FC
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, terkejut dengan rekor buruk Macan Kemayoran saat menjamu Arema FC. Ia bertekad memecahkan rekor tersebut pada pekan keenam Super League 2026/2027, Rabu (21/10).
Rizqi Ariandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Tatap Laga Lawan Arema FC, Shin Tae-yong Terinspirasi Kemenangan atas Persib dan Borneo FC
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Como vs Man United dan Bayern vs Arsenal Disiarkan TV
Jadwal Liga Champions malam ini, 21-22 Oktober 2026, menghadirkan Como vs Manchester United dan Bayern Munchen vs Arsenal. Cek jam tayang, daftar pertandingan, dan informasi siaran langsungnya di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Como vs Man United dan Bayern vs Arsenal Disiarkan TV
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Bali United vs Garudayaksa FC: Ujian Konsistensi
Bali United vs Garudayaksa FC, pekan keenam Super League 2026/2027, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Rabu (21/10), pukul 15.30 WIB, Live Indosiar.
Rizqi Ariandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Bali United vs Garudayaksa FC: Ujian Konsistensi
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Inter Milan vs Como, Cek Live di Sini!
Inter Milan vs Shakhtar Donetsk tayang di mana? Nerazzurri mengincar kebangkitan setelah kalah dalam dua laga awal Liga Champions 2026/2027. Cek jadwal, prediksi susunan pemain, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Inter Milan vs Como, Cek Live di Sini!
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Kecewa Persija Tidak Bisa Jamu Arema di Jakarta
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyayangkan Macan Kemayoran harus berlaga di Stadion Patriot Bekasi saat menjamu Arema FC pada pekan keenam Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Shin Tae-yong Kecewa Persija Tidak Bisa Jamu Arema di Jakarta
Liga Champions
Superkomputer Prediksi Skor Bayern Munchen vs Arsenal: The Gunners Tersandung
Superkomputer Opta lebih menjagokan Bayern Munchen ketimbang Arsenal pada matchday 3 Liga Champions 2026/2027. Simak persentase kemenangan, prediksi skor, dan peluang The Gunners!
Johan Kristiandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Superkomputer Prediksi Skor Bayern Munchen vs Arsenal: The Gunners Tersandung
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persija Jakarta vs Arema FC: Mampu Bangkit, Macan Kemayoran?
Persija Jakarta vs Arema FC, pekan 6 Super League 2026/2027, di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Rabu (21/10), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar dan Vidio
Rizqi Ariandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persija Jakarta vs Arema FC: Mampu Bangkit, Macan Kemayoran?
Liga Champions
Prediksi Skor Como vs Manchester United Versi Superkomputer: Setan Merah Bukan Unggulan
Superkomputer Opta memprediksi Como lebih berpeluang menang atas Manchester United di Liga Champions 2026/2027. Simak persentase kemenangan, prediksi skor, dan peluang Setan Merah!
Johan Kristiandi - Rabu, 21 Oktober 2026
Prediksi Skor Como vs Manchester United Versi Superkomputer: Setan Merah Bukan Unggulan
Bagikan