Piala Dunia

5 Legenda Sepak Bola yang Tidak Pernah Tampil di Piala Dunia

Sejarah mencatat bahwa tidak semua pemain hebat memiliki kesempatan untuk tampil di Piala Dunia.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Jumat, 12 Juni 2026
5 Legenda Sepak Bola yang Tidak Pernah Tampil di Piala Dunia
5 legenda yang tak pernah tampil di Piala Dunia (bein)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bermain di Piala Dunia merupakan impian terbesar bagi setiap pesepak bola. Turnamen empat tahunan ini bukan hanya ajang paling bergengsi, tetapi juga panggung yang sering dianggap sebagai puncak karier pemain.

Bagi pemain, kesempatan bermain di Piala Dunia menjadi pencapaian yang melengkapi perjalanan mereka di dunia sepak bola. Namun, sejarah mencatat bahwa tidak semua pemain hebat memiliki kesempatan tersebut.

Baca Juga:

7 Pasang Kakak Beradik Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Empat Bela Tim Berbeda

5 Pemain Berstatus Bintang yang Baru Akan Jalani Debut di Piala Dunia

6 Rekor yang Bisa Dipecahkan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026

Beberapa legenda yang dikenal sebagai pemain terbaik di generasinya justru tidak pernah merasakan atmosfer Piala Dunia. Alasannya beragam, mulai dari tim nasional yang gagal lolos, cedera, keputusan pelatih, hingga situasi lain yang berada di luar kendali mereka.

Meski demikian, ketidakhadiran di Piala Dunia tidak mengurangi kebesaran nama mereka. Berikut lima legenda sepak bola yang membuktikan bahwa kualitas individu luar biasa tidak selalu menjamin tampil di panggung terbesar dunia.

1. Alfredo Di Stefano

Nama Alfredo Di Stefano hampir selalu masuk dalam perdebatan mengenai pemain terbaik sepanjang masa. Penyerang kelahiran Argentina yang kemudian membela Spanyol itu menjadi sosok sentral dalam era kejayaan Real Madrid pada dekade 1950-an.

Di Stefano membantu Los Blancos meraih lima gelar Piala Eropa secara beruntun antara 1956 hingga 1960, sebuah pencapaian yang hingga kini masih sangat sulit ditandingi. Ia juga memenangkan Ballon d'Or pada 1957 dan 1959.

Namun, di balik karier klub yang luar biasa, Di Stefano tidak pernah tampil di Piala Dunia. Spanyol gagal lolos ke edisi 1958, sementara cedera membuatnya batal tampil pada Piala Dunia 1962 di Cile.

Akibatnya, salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola tidak pernah mendapatkan kesempatan tampil di panggung paling prestisius.

Sepanjang kariernya, Di Stefano mengoleksi lima gelar Piala Eropa, delapan trofi LaLiga, dan dua Ballon d'Or.

2. George Weah

George Weah adalah salah satu ikon terbesar yang pernah dimiliki sepak bola Afrika. Hingga saat ini, ia masih menjadi satu-satunya pemain asal Afrika yang berhasil meraih Ballon d'Or.

Penghargaan itu diraihnya pada 1995 setelah tampil gemilang bersama Paris Saint-Germain dan AC Milan. Pada tahun yang sama, Weah juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia.

Meski sukses besar di level klub, Weah tidak pernah tampil di Piala Dunia. Sebagai pemain Liberia, ia menghadapi tantangan besar karena negaranya tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk menembus putaran final selama masa kariernya.

Padahal, secara individu, Weah dikenal sebagai salah satu penyerang terbaik yang pernah lahir dari benua Afrika.

Dalam kariernya, Weah memenangkan Ballon d'Or, penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA, serta dua gelar Serie A bersama AC Milan.

3. George Best

George Best sering dianggap sebagai salah satu pemain paling berbakat yang pernah lahir di Britania Raya. Dengan teknik luar biasa, kecepatan, dan kreativitas tinggi, ia menjadi ikon Manchester United pada era 1960-an.

Puncak karier Best terjadi pada 1968 ketika ia membantu Manchester United menjuarai Piala Eropa dan meraih Ballon d'Or pada tahun yang sama.

Meski begitu, Best tidak pernah bermain di Piala Dunia. Saat dirinya berada dalam performa terbaik, Irlandia Utara gagal lolos ke putaran final.

Ketika negaranya berhasil tampil di Piala Dunia 1982 dan 1986, Best sudah melewati masa keemasannya dan tidak lagi menjadi bagian dari tim nasional.

Sepanjang kariernya, ia memenangkan satu Piala Eropa, satu Ballon d'Or, dan dua gelar Liga Inggris.

4. Eric Cantona

Eric Cantona merupakan salah satu sosok paling berpengaruh dalam kebangkitan Manchester United di era Premier League. Kepemimpinan, kreativitas, dan ketajamannya di depan gawang membuatnya menjadi figur penting dalam tim asuhan Sir Alex Ferguson.

Namun, perjalanan Cantona bersama timnas Prancis tidak berjalan semulus karier klubnya. Les Bleus gagal lolos ke Piala Dunia 1990 dan 1994, saat Cantona sedang berada di puncak performa.

Ketika Prancis akhirnya menjadi tuan rumah sekaligus juara Piala Dunia 1998, Cantona sudah lebih dulu memutuskan pensiun dari sepak bola profesional.

Ia menutup karier dengan empat gelar Premier League dan dua Piala FA bersama Manchester United.

5. Ryan Giggs

Ryan Giggs merupakan salah satu pemain paling sukses dalam sejarah Manchester United. Selama lebih dari dua dekade mengenakan seragam Setan Merah, ia mengoleksi berbagai gelar bergengsi dan menjadi simbol konsistensi di level tertinggi.

Giggs memenangkan 13 gelar Premier League, dua trofi Liga Champions, serta empat Piala FA bersama Manchester United.

Namun, kesuksesan luar biasa itu tidak pernah berlanjut di level tim nasional. Bersama Wales, Giggs tidak pernah berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia.

Ironisnya, Wales baru kembali tampil di ajang tersebut pada Piala Dunia 2022, delapan tahun setelah Giggs memutuskan pensiun sebagai pemain profesional.

Kisah Giggs menjadi salah satu contoh paling jelas bahwa bahkan pemain dengan karier klub yang luar biasa sekalipun belum tentu mendapatkan kesempatan bermain di Piala Dunia.

Piala Dunia Piala Dunia 2026 Feature Piala Dunia Trivia Piala Dunia Trivia Sepak Bola Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persik Kediri vs PSS Sleman: Pertahankan Momentum
Prediksi Persik Kediri vs PSS Sleman di BRI Super League 2026/2027. Simak prediksi skor, jadwal, head to head, perkiraan susunan pemain, dan link streaming Persik vs PSS di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persik Kediri vs PSS Sleman: Pertahankan Momentum
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming PSM vs Persebaya: Bajul Ijo Mencari Konsistensi
Prediksi PSM Makassar vs Persebaya Surabaya di Super League 2026/2027. Simak jadwal, prediksi skor, head to head, perkiraan susunan pemain, dan link streaming PSM vs Persebaya di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming PSM vs Persebaya: Bajul Ijo Mencari Konsistensi
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Ajax Amsterdam vs Atalanta: Ujian Berat untuk La Dea
Prediksi Ajax Amsterdam vs Atalanta di Conference League 2026/2027. Simak jadwal, prediksi skor, head to head, perkiraan susunan pemain, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Ajax Amsterdam vs Atalanta: Ujian Berat untuk La Dea
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Sesumbar Alexander Jeremejeff Makin Gacor Usai Jadi Top Skorer Sementara
Alexander Jeremejeff mencetak brace saat Persija Jakarta menang 5-1 atas Arema FC. Striker Swedia itu kini memimpin daftar top skorer sementara Super League 2026/2027 dengan enam gol.
Rizqi Ariandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Shin Tae-yong Sesumbar Alexander Jeremejeff Makin Gacor Usai Jadi Top Skorer Sementara
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Madura United vs Persib Bandung: Ujian di Tengah Jadwal Padat
Madura United vs Persib Bandung, pekan keenam Super League 2026/2027, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (22/10), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Madura United vs Persib Bandung: Ujian di Tengah Jadwal Padat
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Juventus vs Rennes: Misi Bianconeri Tetap di Puncak Klasemen
Prediksi Juventus vs Rennes di Liga Europa 2026/2027. Bianconeri mengincar kemenangan ketiga beruntun! Simak jadwal, prediksi skor, susunan pemain, dan link streaming di sini.
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Juventus vs Rennes: Misi Bianconeri Tetap di Puncak Klasemen
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Minta The Jakmania Introspeksi Usai Dihukum Larangan Away 6 Laga
Shin Tae-yong meminta The Jakmania introspeksi setelah Komdis PSSI menjatuhkan sanksi larangan away enam pertandingan kepada suporter Persija Jakarta.
Rizqi Ariandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Shin Tae-yong Minta The Jakmania Introspeksi Usai Dihukum Larangan Away 6 Laga
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Bournemouth vs AC Milan: Rossoneri Rawan Terpeleset
Prediksi Bournemouth vs AC Milan di Liga Europa 2026/2027. Simak jadwal, perkiraan pemain, kondisi tim, prediksi skor, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Bournemouth vs AC Milan: Rossoneri Rawan Terpeleset
Liga Champions
Manchester United Jadi Bulan-bulanan Como, Michael Carrick Cuma Bisa Minta Maaf
Manchester United dipermalukan Como 1-4 di Liga Champions 2026/2027. Michael Carrick minta maaf, Setan Merah tanpa kemenangan dalam 7 laga!
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Manchester United Jadi Bulan-bulanan Como, Michael Carrick Cuma Bisa Minta Maaf
Klasemen
Klasemen Liga Champions Terbaru Usai Real Madrid vs RB Leipzig: Los Blancos Sempurna
Klasemen Liga Champions 2026/2027 terbaru usai Real Madrid hajar RB Leipzig 4-1. Los Blancos raih 9 poin, siapa pemuncak klasemen?
Johan Kristiandi - Kamis, 22 Oktober 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru Usai Real Madrid vs RB Leipzig: Los Blancos Sempurna
Bagikan