Piala Dunia 2026

Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool

Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Perjalanan striker Irak Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia 2026 bukanlah kisah yang biasa. Dari seorang bayi yang harus meninggalkan Irak, hingga tumbuh di lingkungan keras Toxteth, Liverpool, penyerang berusia 24 tahun itu menempa mentalnya melalui berbagai cobaan hidup.

Kini, Al-Hamadi berharap bisa membawa Irak memperpanjang langkah di Piala Dunia 2026 saat menghadapi Senegal pada laga terakhir Grup I, Sabtu (27/6) dini hari WIB. Ketangguhan di lapangan tidak lepas dari pengalaman hidup yang membentuknya sejak kecil.

Al-Hamadi mencatat sejarah sebagai pemain Irak pertama yang tampil di Premier League ketika membela Ipswich Town pada Agustus 2024. Pada laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Prancis, ia hampir mencetak gol saat Irak kalah 0-3.

Baca Juga:

Profil Victor Munoz, Eks Real Madrid Jebolan La Masia yang Jadi Rekrutan Pertama Andoni Iraola di Liverpool

Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao

Profil Julian Quinones, Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026

Rasa sakit akibat benturan yang ia alami dalam pertandingan itu nyaris tidak berarti jika dibandingkan dengan perjuangan yang telah dilaluinya sepanjang hidup.

"Saya telah melewati banyak kesulitan," ujar Al-Hamadi kepada The Guardian pada 2023.

Perjuangan Keluarga

Kisah hidup Al-Hamadi tidak bisa dipisahkan dari perjuangan ayahnya, Ibrahim Al-Hamadi. Karena aktif mengikuti aksi damai menentang rezim Saddam Hussein, sang ayah ditangkap, dipenjara, dan mengalami penyiksaan.

Saat itu, Ali baru berusia satu tahun. Demi menyelamatkan keluarga, ibunya, Asseel, membawanya mengungsi ke Yordania ketika Perang Teluk kedua berkecamuk pada 2003.

"Ayah saya adalah seorang aktivis yang ikut dalam demonstrasi damai melawan kediktatoran di negara kami," kenang Al-Hamadi.

"Suatu hari dia bersama rekan-rekannya ditangkap dan dipenjara. Dari dalam penjara mereka menulis surat kepada Kedutaan Inggris yang menjelaskan situasi mereka. Setelah dibebaskan, akhirnya kami bisa pindah ke Inggris."

Sepak Bola Jadi Jalan Keluar

Meski telah meninggalkan konflik di Irak, kehidupan baru di Toxteth, Liverpool, juga penuh tantangan. Kawasan itu dikenal sebagai lingkungan yang keras.

"Beberapa hari kami benar-benar tidak punya makanan. Tapi ayah selalu berusaha membawa pulang apa pun yang bisa ia dapatkan untuk kami," kenangnya.

"Hidup memang sulit, tetapi saya tetap memiliki banyak kenangan indah karena orang tua saya selalu berusaha memberikan yang terbaik."

Di tengah kerasnya kehidupan Toxteth, sepak bola menjadi penyelamatnya. Ia menghabiskan waktu bermain di jalanan.

Saya sering bermain di jalan. Sepak bola selalu menjadi pelarian dari semua yang terjadi di lingkungan sekitar,

kenang dia.

Kini, Al-Hamadi berharap bisa mencetak gol saat menghadapi Senegal untuk menjaga peluang Irak lolos ke babak berikutnya.

Apa pun hasil laga, Al-Hamadi mengaku selalu mengingat perjalanan hidup keluarganya sebagai sumber kekuatan.

"Saya merasa pengalaman itu menjadi bagian istimewa dalam diri saya. Semua pengorbanan keluarga membuat saya memiliki semangat lebih besar dan cara pandang yang berbeda dalam menjalani hidup."

Profil Timnas Irak Piala Dunia Piala Dunia 2026 Feature Piala Dunia Ali Al-Hamadi Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lainnya
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Indonesia mengirim 103 atlet dari 12 cabang olahraga ke Asian Para Games 2026 di Nagoya. Adaptasi lingkungan menjadi fokus sebelum bertanding.
Arief Hadi - Rabu, 14 Oktober 2026
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Klasemen
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 Usai Persib Menang
Persib Bandung kokoh di puncak klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 setelah menang 1-0 atas The Cong Viettel.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 Usai Persib Menang
Timnas
Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Emil Audero Bermimpi ke Piala Dunia dengan Indonesia
Emil Audero bermimpi membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup. Ia juga berharap Indonesia mampu menyaingi tim Eropa.
Arief Hadi - Rabu, 14 Oktober 2026
Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Emil Audero Bermimpi ke Piala Dunia dengan Indonesia
Liga Indonesia
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Mantan Ketum The Jakmania memastikan video suporter Persija membawa stik baseball bukan di Batang. Ia meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Timnas
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
PSSI membuka opsi mencari lawan alternatif untuk Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 jika situasi keamanan di Timur Tengah tidak kondusif.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027 live Kamis, 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek link streaming, prediksi skor, starting XI, dan rekor head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
AS Roma vs Real Madrid live di SCTV dan Vidio pada 15 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Cek jadwal, prediksi susunan pemain, dan link streaming Liga Champions di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Link streaming Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027 malam ini pukul 23.45 WIB. Cek jadwal pertandingan, prediksi starting XI, head to head, dan cara menonton di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027, Kamis 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Bagikan