BolaSkor.com - Pelatih anyar Real Madrid, Jose Mourinho, memberikan pandangan jujurnya mengenai penurunan daya tarik duel akbar bertajuk El Clasico antara Barcelona vs Real Madrid saat ini.
Ia menilai tensi pertandingan sarat gengsi tersebut sudah tidak semegah dan sefenomenal di masa lalu.
Juru taktik berusia 63 tahun yang baru saja menandatangani kontrak berdurasi dua tahun tersebut mengenang kembali era keemasan LaLiga.
Baca Juga:
Marc Cucurella Blak-blakan Mengajak Enzo Fernandez Gabung Real Madrid
Wagub Jabar Bocorkan Persib Rekrut Eks Real Madrid dan Ajax Amsterdam
Tidak Benci Barcelona, Jose Mourinho Ungkap Alasan Kembali Latih Real Madrid
Mourinho menyayangkan bahwa El Clasico di era sekarang telah kehilangan daya tarik magisnya bagi pencinta sepak bola.
Tanpa Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. (FIFA)
"Orang-orang tidak melihat Clasico seperti cara orang melihatnya dahulu. Dunia berhenti. Itu bukan hanya Madrid dan Barcelona, atau Spanyol. Itu adalah dunia. Orang-orang menantikan pertandingan-pertandingan itu," kenang Mourinho dikutip dari ESPN.
Menurutnya, ketiadaan dua sosok ikonik yang sempat mendominasi jagat sepak bola selama belasan tahun menjadi penyebab utama merosotnya animo publik.
Tentu saja, Cristiano dan Messi, mereka adalah ikon. Mereka adalah dua pemain terbaik di dunia. Real Madrid adalah klub terbaik di dunia. Barcelona adalah salah satu klub terbaik di dunia setelah Real Madrid,
tambahnya.
Pendekatan Lebih Tenang dan Misi Membantu Mbappe

Kylian Mbappe (uefa.com)
Kembali ke Santiago Bernabeu setelah 13 tahun sejak kepergiannya pada 2013 silam, Mourinho kini datang dengan pembawaan yang jauh lebih tenang. Ia menegaskan komitmennya untuk mengutamakan kebersamaan di dalam tim.
"Apa yang ingin saya lakukan adalah membantu para pemain menjadi lebih baik, membantu tim menjadi lebih baik, membantu klub menjadi lebih baik."
"Saya di sana untuk membantu semua pemain - bukan untuk mengkritik, bukan untuk berbicara, tetapi untuk mendengarkan," tegasnya.
Pendekatan bijak ini juga akan ia terapkan untuk meredam berbagai kritik tajam yang belakangan ini kerap menerpa bintang utama Los Blancos, Kylian Mbappe. Mourinho enggan ikut-ikutan menyudutkan sang pemain di depan media.
Mantan pelatih Chelsea itu justru menegaskan kesiapannya untuk mengasah talenta penyerang timnas Prancis tersebut agar semakin mengerikan di atas lapangan.
"Satu-satunya hal yang dapat saya katakan tentangnya adalah dia pemain yang fenomenal, dan saya akan mencoba membantunya menjadi lebih baik lagi," pungkas Mourinho.