BolaSkor.com – Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) menegaskan tidak akan memberikan tekanan kepada Lionel Messi untuk bertanding pada Copa America 2028 mendatang.
Pihak federasi membebaskan kapten berusia 39 tahun tersebut untuk menentukan sendiri kelanjutan kariernya bersama timnas Argentina.
Langkah ini diambil setelah Messi menampilkan performa luar biasa di Piala Dunia 2026 lewat torehan delapan gol dan empat assists, yang berhasil membawa skuad La Albiceleste melangkah hingga ke final.
Ini sepenuhnya merupakan keputusan pribadinya. Saya menikmati saat melihatnya bertanding di lapangan; dia adalah pembawa panji untuk Piala Dunia ini, sama seperti di setiap kompetisi yang dimainkannya,
kata Presiden AFA, Claudio Tapia, kepada TyC Sports.
"Kita harus bangga padanya. Semoga dia terus menikmati bermain sepak bola, dan semoga kita bisa menikmati melihatnya beraksi, serta semoga dia membuat keputusan yang dirasanya paling tepat," lanjut Tapia.
Baca Juga:
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain hingga Federasi Argentina Terancam Sanksi Berat
Juventus Panaskan Rumor Transfer Kiper Timnas Argentina, Emiliano Martinez
Tapia mengingatkan bahwa sejak 2022 silam, Messi selalu mengambil keputusan dari satu laga ke laga lainnya hingga terbukti masih sanggup menampilkan performa terbaiknya di panggung internasional.
Pernyataan mengenai masa depan Messi ini mengemuka di tengah suasana duka yang menyelimuti keluarganya, menyusul berpulangnya sang ayah sekaligus agennya, Jorge Messi, pada usia 68 tahun di Rosario.
Daftar Isi
Kepastian Masa Depan Lionel Scaloni
Daftar Isi
Lionel Scaloni (Foto: The Straits Times)
Selain membahas status Messi, Tapia juga menyoroti masa depan pelatih Lionel Scaloni yang kontraknya akan berakhir pada akhir tahun ini usai membawa Argentina menjadi runner-up Piala Dunia.
Rencana A saya, rencana B saya, dan rencana C saya adalah Scaloni. Saya ingin dia bertahan; kita semua ingin dia bertahan,
tegas Tapia.
"Saya harus menghormati keputusannya; biarkan dia memikirkannya dan membuat keputusan apa pun yang menurutnya benar."
Baca Juga:
"Saya tidak bisa mengikatnya jika dia merasa tidak lagi memiliki dorongan yang diperlukan atau tidak melihat jalan menuju kesuksesan lebih lanjut," imbuhnya.
Tapia menutup keterangannya dengan memberikan sanjungan tinggi bagi skuad Argentina saat ini, yang dinilainya sebagai timnas terbaik sepanjang masa karena berhasil menghadirkan kebahagiaan serta menyatukan seluruh rakyat Argentina.