BolaSkor.com – Winger Barcelona, Anthony Gordon, angkat bicara mengenai gaya bermain timnas Inggris pasca gagal ke final Piala Dunia 2026.
Pemain berusia 25 tahun itu menegaskan, bahwa skuad The Three Lions harus berhenti memaksakan diri untuk meniru penguasaan bola dan dominasi teknik yang menjadi ciri khas Spanyol, yang notabene juara Piala Dunia 2026.
Baca Juga:
5 Pemain Tinggalkan Skuad Inggris, Termasuk Duo Manchester United
Gordon melontarkan pembelaan terbuka kepada pelatih Thomas Tuchel, yang sempat dihujani kritik tajam akibat menyebut kontrol permainan secara dominan tidak ada dalam DNA sepak bola Inggris.
Berbekal pengalamannya merumput di LaLiga usai diboyong dari Newcastle United, Gordon menilai pandangan Tuchel sangat akurat mengenai perbedaan mendasar dari kedua negara tersebut.
Inggris Tak Bisa Meniru Spanyol

Anthony Gordon (theguardian)
Menurut Gordon, ketidakmampuan Inggris mengendalikan tempo permainan bukanlah masalah sesaat, melainkan isu budaya sepak bola yang sudah berlangsung sangat lama.
"Saya pikir secara budaya ini bukan hanya turnamen atau pertandingan itu di mana kami tidak bisa mengontrol permainan," terang Gordon dikutip dari Goal.
Inggris sebagai sebuah negara, kami tidak memiliki kekuatan seperti Spanyol, di mana kami mengontrol permainan seperti yang mereka lakukan.
Gordon meyakini, bahwa kemampuan menjaga penguasaan bola seperti yang ditunjukkan para pemain Spanyol merupakan hal alami yang sangat sulit diajarkan.
Baca Juga:
Parah, Mantan Pemain Timnas Inggris Tergilas Mesin Pemadat Rumput
"Itu tidak ada dalam diri kami, saya tidak yakin itu adalah sesuatu yang bisa diajarkan."
Saya pikir bermain di Spanyol, saya bisa berbicara dari sudut pandang yang teredukasi, dan cara mereka menguasai bola itu berbeda. Saya tidak yakin kita pernah bisa mendapatkan itu,
tambah Gordon.
Ketimbang memaksakan gaya yang bertolak belakang, Gordon mendesak Inggris untuk memaksimalkan keunggulan fisik yang menjadi kekuatan utama mereka.
"Saya merasa seperti kami mencoba meniru Spanyol. Mengapa mencoba dan membuat para pemain sama dengan pemain Spanyol?"
"Karena pemain Spanyol kekurangan hal-hal yang kami miliki, dan sebaliknya. Saya pikir kita perlu berhenti melihat ke tempat lain sebagai sebuah negara, dan bangga dengan siapa diri kita," tegasnya.