3 Kandidat Pengganti Roberto Mancini di Timnas Italia

Roberto Mancini mundur sebagai pelatih timnas Italia.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 15 Agustus 2023
3 Kandidat Pengganti Roberto Mancini di Timnas Italia
Roberto Mancini (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - 10 bulan menjelang Piala Eropa 2024 yang akan dihelat di Jerman, juara bertahan Piala Eropa, timnas Italia justru ditinggal oleh pelatih mereka. Ya, Roberto Mancini (58 tahun) memutuskan mundur sebagai pelatih Gli Azzurri.

Keputusan mundur Mancini merupakan keputusan personal dan itu dituturkan olehnya di media sosial.

"Mengundurkan diri sebagai CT Nazionale adalah keputusan pribadi saya. Saya ingin berterima kasih kepada Gabriele Gravina (Presiden FIGC) atas kepercayaan yang dia tunjukkan kepada saya, serta semua anggota FIGC," ucap Mancini baru-baru ini.

"Saya salut dan berterima kasih kepada semua pemain saya serta para penggemar, yang telah mendukung saya selama lima tahun terakhir. Saya akan selalu menyimpan kemenangan luar biasa Piala Eropa 2020 di dekat hati saya. Itu suatu kehormatan."

Baca Juga:

Mundur sebagai Pelatih Italia 10 Bulan Jelang Piala Eropa 2024, Roberto Mancini Angkat Bicara

30 Detik yang Menggambarkan Kemarahan Inter kepada Lukaku

Pensiun Jadi Pemain, Gianluigi Buffon Ambil Bagian di Timnas Italia

Mantan pelatih Manchester City dan Inter Milan itu menangani Italia sejak 2018. Dalam kurun waktu lima tahun, legenda Sampdoria itu membawa Italia memenangi Piala Eropa 2020 kala bermain melawan Inggris di final yang dihelat di Wembley.

Menarik untuk dinanti siapa pelatih yang akan menggantikan Mancini di timnas Italia. Dikutip dari Football-Italia, ada tiga nama kandidat pengganti Mancini yang berpotensi dilirik FIGC, Federasi Sepak Bola Italia, siapa saja?

1. Antonio Conte

Tidak sedang melatih klub setelah meninggalkan Tottenham Hotspur pada Maret lalu. Antonio Conte juga punya pengalaman melatih Italia selama dua tahun (2014-2016), membawa Italia ke perempat final Piala Eropa.

Dengan pengalamannya tersebut, plus kesuksesan kala melatih klub seperti Juventus, Inter Milan, dan Chelsea, nama Conte layak jadi kandidat pelatih Italia.

Conte acapkali menggunakan formasi tiga bek dan mengedepankan permainan yang efisien, etos kerja dari tim, hingga permainan yang mengandalkan serangan balik.

2. Luciano Spalletti

Meninggalkan Napoli usai membawa klub memenangi Scudetto setelah 33 tahun lamanya. Dikonfirmasi Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, dan juga sang pelatih, ia mengundurkan diri sebagai pelatih karena ingin rehat.

Tak ayal itu bisa menyulitkan FIGC untuk meyakinkannya melatih Italia. Akan tapi tidak ada yang tidak mungkin. Spalletti punya tipikal pelatih modern dengan permainan yang ofensif dan pergerakan dinamis dari para pemain.

Soal pengalaman melatih tidak perlu lagi dipertanyakan. Spalletti sudah 'kenyang' melatih di level klub dari Empoli pada 1993, Udinese, AS Roma, Zenit Saint Petersburg, Inter Milan, hingga Napoli. Tinggal melatih timnas belum dilakukan Spalletti.

3. Massimiliano Allegri

Dibandingkan dua nama di atas, Massimiliano Allegri tidak menganggur karena ia melatih Juventus di periode kedua. Allegri, 56 tahun, mencoba membangkitkan Il Bianconeri karena periode keduanya bertolak belakang dari pencapaian besarnya di periode satu (2014-2019).

Kendati demikian kans hengkang Allegri juga terbuka, sebab ia tidak terlalu disukai fans dengan pendekatan sepak bola yang pragmatis. Allegri juga menjadi kandidat pelatih Italia.

Trivia Sepak Bola Roberto Mancini Timnas Italia Massimiliano Allegri Luciano Spalletti Antonio Conte

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Italia
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Juventus tanpa pemain outfield berpaspor Italia untuk pertama kalinya. Kondisi Bianconeri menjadi cerminan masalah sepak bola Italia.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Ragam
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
AS Roma memuncaki klasemen Serie A 2026/2027 dengan rekor sempurna. Simak 5 alasan Giallorossi melaju kencang bersama Gasperini dan Donyell Malen.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Italia
Resmi, Skuad Juventus Melawan Sassuolo yang Diperkuat Jay Idzes
Juventus merilis skuad untuk menghadapi Sassuolo yang diperkuat Jay Idzes. Sembilan pemain absen, termasuk Kenan Yildiz dan Locatelli.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Resmi, Skuad Juventus Melawan Sassuolo yang Diperkuat Jay Idzes
Ragam
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Simak tujuh momen ikonik Derby Manchester, dari gol salto Wayne Rooney hingga selebrasi legendaris Mario Balotelli.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Inggris
Gelar Juara Premier League Chelsea Musim 2016-2017 Seharusnya Dicabut, Diberikan kepada Tottenham Hotspur
Mauricio Pochettino menilai gelar Premier League 2016-2017 milik Chelsea seharusnya dicabut dan diberikan kepada Tottenham Hotspur.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Gelar Juara Premier League Chelsea Musim 2016-2017 Seharusnya Dicabut, Diberikan kepada Tottenham Hotspur
Liga Champions
Cara Arsenal Membongkar Pertahanan Gerendel Napoli-nya Allegri
Arsenal menang 1-0 atas Napoli. Simak cara Mikel Arteta membongkar pertahanan rapat Massimiliano Allegri lewat Odegaard dan serangan dari kanan.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Cara Arsenal Membongkar Pertahanan Gerendel Napoli-nya Allegri
Ragam
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Pedri, David Raya, Raphinha, Bukayo Saka, dan Bradley Barcola mengejutkan karena tidak masuk nominasi Ballon d'Or 2026.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Ragam
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Sabah FK menjadi lawan Manchester United di Liga Champions. Simak sejarah klub, Valdas Dambrauskas, jersey pink, dan perjalanan mereka ke fase liga.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Italia
Napoli Jamu Arsenal, Max Allegri Tuturkan Kekuatan Utama The Gunners
Napoli menjamu Arsenal di Liga Champions. Max Allegri menilai pertahanan dan kerja sama tim menjadi kekuatan terbesar The Gunners.
Arief Hadi - Rabu, 09 September 2026
Napoli Jamu Arsenal, Max Allegri Tuturkan Kekuatan Utama The Gunners
Bagikan