BolaSkor.com – Arsenal sukses memetik kemenangan tipis 1-0 atas Napoli pada laga fase liga Liga Champions yang berlangsung di Stadio Diego Armando Maradona, Kamis (10/09) dini hari WIB.
Pertahanan gerendel rapat khas Massimiliano Allegri sempat membuat tim tamu frustrasi, sebelum akhirnya runtuh lewat gol tunggal Martin Odegaard pada menit ke-75.
Baca Juga:
Hasil Liga Champions: Liverpool Bungkam Atletico Madrid, Arsenal Menang di Markas Napoli
Skuad asuhan Mikel Arteta tampil sangat mendominasi dengan melepaskan total 26 tembakan, mengkreasi enam peluang emas, dan mengemas nilai expected goals (gol yang diharapkan terjadi) (xG) melebihi 4,0.
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor sempurna The Gunners di awal musim 2026-2027 dengan mengemas lima kemenangan beruntun di seluruh kompetisi.
Magis Martin Odegaard
Kapten tim, Martin Odegaard, menjadi bintang lapangan lewat penampilan kelas dunia yang mengatur ritme permainan sekaligus memecah kebuntuan Arsenal.
Gelandang asal Norwegia tersebut membukukan statistik fantastis berupa 120 sentuhan, menyelesaikan 91 dari 105 umpan, serta menciptakan enam peluang sepanjang laga.
Baca Juga:
Prediksi Superkomputer: Arsenal Favorit Juara Liga Champions 2026-2027
Odegaard juga memimpin pertandingan dengan melepas 27 umpan pemecah garis pertahanan — 26 di antaranya lahir di area sepertiga akhir — serta lima kali menembus lini belakang lawan.
Setelah peluang emas Bukayo Saka berbobot 0,70 xG dan sepakan Christos Tzolis gagal membuahkan hasil, Odegaard mengambil alih keputusan lewat tembakan terukur dari luar kotak penalti.
Hujan Serangan dari Berbagai Sisi
Berbeda dengan musim-musim sebelumnya yang terlalu bergantung pada situasi bola mati, Arsenal kini tampil jauh lebih cair melalui skema permainan terbuka maupun serangan balik.
Meriam London secara konsisten mengeksploitasi sisi kanan lapangan untuk membongkar formasi 5-4-1 milik Napoli yang diterapkan Allegri.
Dominasi Arsenal kian terlihat di sepuluh menit pertama babak kedua, di mana mereka menguasai penguasaan bola hingga mencapai angka 83 persen.
Skema gol kemenangan pun lahir dari kombinasi di sisi kanan, di mana winger kiri Christos Tzolis bergerak melintas untuk menyodorkan umpan matang kepada Odegaard.
Baca Juga:
Chelsea Masih Berada di Bawah Bayang-bayang Arsenal, Tak Pernah Menang Sejak 2021
Meskipun Noni Madueke dan Tzolis sempat melewatkan peluang dalam situasi serangan balik di menit-menit akhir, variasi serangan Arsenal terbukti kian mematikan.
Hasil manis di Naples ini menegaskan evolusi Arsenal sebagai tim yang kian matang dan sulit dihentikan saat berhadapan dengan tim bertipikal bertahan rapat.
Sementara bagi Napoli, Allegri melihat sisi positif meski sebelumnya juga kalah melawan Como dan Inter Milan.
“Hal pertama yang perlu kami lakukan adalah menjaga keseimbangan tersebut serta menganalisis apa yang sudah benar dan apa yang salah," tutur Allegri.
"Merasa terpuruk saat ini tidak akan membantu."
"Ketiga kekalahan itu sangat berbeda; cara kita kebobolan lima gol saat melawan Como dan Inter sungguh tidak masuk akal, namun malam ini, Arsenal membutuhkan momen kualitas yang luar biasa untuk bisa mencetak gol ke gawang kami," urainya.