Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions

Sabah FK menjadi lawan Manchester United di Liga Champions. Simak sejarah klub, Valdas Dambrauskas, jersey pink, dan perjalanan mereka ke fase liga.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Sabah FK (Foto: TNSFC)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Undian fase liga Liga Champions 2026-2027 menyajikan perjumpaan menarik ketika raksasa Inggris, Manchester United, dijadwalkan bersua dengan tim pendatang baru asal Azerbaijan, Sabah FK.

Nama Sabah FK mungkin terdengar asing bagi sebagian besar penikmat sepak bola dunia.

Baca Juga:

Hasil Liga Champions: Barcelona Mengamuk, Bantai Feyenoord di Camp Nou

Namun, keberhasilan mereka menembus panggung tertinggi kompetisi Eropa menjadi kisah fenomenal tersendiri.

Dilansir dari ESPN, berikut sederet hal menarik yang menjadi profil Sabah FK:

Klub yang Belum Genap Berusia 10 Tahun

Sabah FK (Foto: SofaScore)

Sabah FK didirikan pada 8 September 2017 di kota Masazir, Azerbaijan.

Klub berjuluk The Owls ini baru merayakan ulang tahun kesembilan mereka saat berlaga di babak utama Liga Champions.

Baca Juga:

Bidik Target Hat-trick Titel Liga Champions, Misi Mustahil untuk PSG?

Musim lalu menjadi momen bersejarah, ketika Sabah sukses mengamankan gelar Azerbaijan Premier League sekaligus mengawinkannya dengan trofi Piala Azerbaijan.

Keberhasilan tersebut sekaligus menghentikan dominasi mutlak Qarabag, yang sebelumnya menguasai 11 dari 12 gelar juara liga domestik secara beruntun.

Merangkak Naik Lewat Jalur Kualifikasi Kilat

Perjalanan Sabah menembus kasta tertinggi tergolong sangat unik. Pada musim 2017-2018, mereka sejatinya mengakhiri musim kasta kedua di posisi kelima.

Namun, empat tim di atas mereka gagal memenuhi lisensi klub untuk promosi, sehingga slot tersebut diserahkan kepada Sabah yang langsung tampil melesat sejak saat itu.

Baca Juga:

Sederet Rekor yang Dapat Terukir di Liga Champions Pekan Ini

Kegigihan klub ini juga terlihat saat melakoni laga play-off di Rumania melawan Hapoel Be'er Sheva, di mana skuad disambut oleh satu-satunya suporter ultra yang datang langsung dari Baku untuk memberi dukungan hingga menang agregat 6-4.

Pelatih dengan Kisah yang Menarik

Valdas Dambrauskas (Foto: SofaScore)

Juru taktik di balik kesuksesan Sabah adalah Valdas Dambrauskas, pelatih asal Lituania berusia 49 tahun yang menjadi pelatih pertama dari negaranya di babak utama Liga Champions.

Dambrauskas yang pensiun sebagai pemain di usia 23 tahun sempat mengikuti kuis televisi "Who Wants to Be a Millionaire" versi Lituania pada 2002 dan memenangi hadiah 4.000 litas.

Baca Juga:

Momen Bersejarah di Liga Champions: Manajemen Como Rela Berikan Kursi ke Fans Senior

Uang modal kuis tersebut digunakannya untuk pindah ke London, bekerja mengantar koran dan menjaga anak, sembari mengambil lisensi kepelatihan hingga akhirnya ditunjuk menangani Sabah pada 2025.

Identitas Jersey Pink yang Terinspirasi Danau Masazir

Sabah mencatatkan rekor sebagai klub pertama dengan warna dominan merah muda (pink) pada jersey utama yang berhasil melangkah ke babak utama Liga Champions.

Julukan mereka, Qara-cehrayilar (Hitam-Merah Muda), terefleksikan dalam logo dan seragam bertanding yang memadukan warna hitam dengan sentuhan merah muda.

Pemilihan warna pink ini merujuk pada identitas kota asal mereka, Masazir, yang terkenal dengan keindahan Danau Masazir berair merah muda.

Menembus Empat Babak Kualifikasi sebagai Tim Non-Unggulan

Langkah Sabah menuju babak utama diwarnai perjuangan ekstra keras. Skuad asuhan Dambrauskas selalu berstatus non-unggulan di setiap fase kualifikasi.

Mereka berturut-turut menyingkirkan juara Wales The New Saints, KuPS dari Finlandia, AGF Aarhus dari Denmark, hingga Hapoel Be'er Sheva lewat gol penentu di menit ke-94 sebelum mengunci kemenangan di babak perpanjangan waktu.

Catatan melewati empat putaran kualifikasi ini terbilang sangat langka, dan hanya bisa disamai oleh sedikit klub semenjana dalam sejarah kompetisi tertinggi Benua Biru tersebut.

Champions Liga Champions Sabah FK Manchester United Azerbaijan Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Statistik Inter Milan di Liga Champions Meresahkan, Cristian Chivu Pasang Badan
Inter Milan kalah 3-4 dari Club Brugge dan mencatat tujuh kekalahan dalam delapan laga Liga Champions. Cristian Chivu mengakui situasinya meresahkan.
Arief Hadi - Rabu, 14 Oktober 2026
Statistik Inter Milan di Liga Champions Meresahkan, Cristian Chivu Pasang Badan
Timnas
Bukan Hanya Calvin Verdonk, Ini Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Tampil di Liga Champions
Calvin Verdonk menjadi pemain berpaspor Indonesia pertama yang bermai di Liga Champions. Namun, selain dia ada pemain lain yang sudah terlebih dahulu debut.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 14 Oktober 2026
Bukan Hanya Calvin Verdonk, Ini Pemain Timnas Indonesia yang Pernah Tampil di Liga Champions
Liga Champions
Tak Cetak Gol ke Gawang Galatasaray, Lamine Yamal Tetap Dipuji Setinggi Langit Oleh Hansi Flick
Lamine Yamal tak ikut berpesta gol saat Barcelona menang 4-1 atas Galatasaray di Liga Champions. Sang pelatih, Hansi Flick, tetap puas.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 14 Oktober 2026
Tak Cetak Gol ke Gawang Galatasaray, Lamine Yamal Tetap Dipuji Setinggi Langit Oleh Hansi Flick
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Manchester City vs PSG, Live di Sini!
Simak cara menonton dan link streaming Manchester City vs PSG di Etihad Stadium, Kamis (15/10) pukul 02.00 WIB. Lengkap dengan head to head dan susunan pemain.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Manchester City vs PSG, Live di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Manchester City vs PSG: Misi Les Parisiens Hentikan Laju The Citizens
Berikut prediksi skor dan link streaming Manchester City vs PSG di Liga Champions 2026 yang digelar di Etihad Stadium, Kamis (15/10) pukul 02.00 WIB.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Manchester City vs PSG: Misi Les Parisiens Hentikan Laju The Citizens
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027 live Kamis, 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek link streaming, prediksi skor, starting XI, dan rekor head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
AS Roma vs Real Madrid live di SCTV dan Vidio pada 15 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Cek jadwal, prediksi susunan pemain, dan link streaming Liga Champions di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Link streaming Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027 malam ini pukul 23.45 WIB. Cek jadwal pertandingan, prediksi starting XI, head to head, dan cara menonton di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027, Kamis 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Prediksi Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, jadwal, dan link live streaming.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Bagikan