"Saya ingin mengalami lagi kesenangan yang diberikan oleh sepakbola. Setelah apa yang saya alami semasa bermain, saya jelas ingin kembali terlibat setiap hari dan merasakan tekanan itu. Dan saya tidak menyesali keputusan saya untuk pensiun secepat itu." ujar sosok yang akrab disebut Zizou itu. Memang, sosok kelahiran 23 Juni 1972 itu tergolong sebagai salah satu pemain dengan gelar terlengkap di muka bumi ini, baik di level klub, tim nasional, maupun individu. Meraih gelar juara liga domestik, Liga Champions dan piala domestik di level klub bersama Bordeaux, Juventus, dan Real Madrid, serta meraih gelar juara Piala Dunia dan Piala Eropa bersama tim nasional Prancis, serta menjadi pemain terbaik dunia FIFA membuat Zizou pantas disebut sebagai salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepakbola. Pasca pensiun di tahun 2006, Zizou sempat rehat hingga tahun 2009, dimana ia ditunjuk menjadi penasihat khusus presiden Real Madrid, Florentino Perez. Bulan November tahun 2010, Zizou terlibat langsung dalam tim kepelatihan Real Madrid yang waktu itu diarsiteki oleh Jose Mourinho. Musim ini, Zizou resmi menjadi asisten dari pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti. Menjadi asisten pelatih pun menimbulkan keinginan dalam diri Zidane untuk menjadi pelatih kepala atau manajer dari sebuah klub suatu saat nanti. Bahkan, Zidane mengaku sudah mempunyai konsep yang akan diterapkan jika menjadi manajer atau pelatih kepala. "Saya ingin berguna bagi Real Madrid, tetapi saya juga ingin melatih tim saya sendiri. Saya akan menjadi pelatih yang ambisius. Tim saya akan seimbang dengan kecenderungan untuk bermain menyerang. Cara inilah yang saya inginkan untuk ditampilkan oleh tim saya." tandas Zizou seperti dilansir oleh Football-Espana.
Zidane: Saya Akan Jadi Pelatih Ambisius!
BolaSkor - Senin, 27 Januari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 15 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Elche vs Real Madrid: Momentum untuk Terus Menempel Ketat Barcelona
Senin, 14 September 2026
Satu Tantangan Jose Mourinho untuk Vinicius Junior
Senin, 14 September 2026
Rating Jay Idzes saat Sassuolo Menang 3-2 atas Juventus di Serie A
Senin, 14 September 2026
Klasemen Serie A Terbaru: Juventus Merosot, AC Milan Peringkat Kelima
Senin, 14 September 2026
Hasil Sassuolo vs Juventus: Gol di Masa Injury Time Bikin Bianconeri Tumbang
Minggu, 13 September 2026
Resmi, Skuad Juventus Melawan Sassuolo yang Diperkuat Jay Idzes
Minggu, 13 September 2026
Pemain Real Madrid Senilai 140 Juta Euro Menjadi Sorotan, Tanpa Gol dan Assist Sejauh ini
Minggu, 13 September 2026
Catat, Cara Menonton serta Link Live Streaming Sassuolo vs Juventus: Aksi Jay Idzes Menghadapi Muani dan Woltemade
Minggu, 13 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Sassuolo vs Juventus: Menanti Aksi Jay Idzes dkk
Minggu, 13 September 2026
Hasil Pertandingan: Arsenal Menang Tipis, Real Madrid Mengamuk
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026