BolaSkor.com – Badai cedera tengah menghantam barisan penyerang timnas Belanda pada jeda internasional kali ini.
Sejumlah nama utama seperti Donyell Malen, Brian Brobbey, hingga Cody Gakpo terpaksa absen akibat masalah cedera masing-masing.
Baca Juga:
Hasil UNL: Portugal Menang Lagi, Belanda Unggul Tipis, Jerman Ditahan Yunani
Di tengah situasi pelit yang membuat pusing pelatih Xavi, muncul satu nama yang menjadi tumpuan baru di lini depan Oranje.
Sosok tersebut adalah Mexx Meerdink, penyerang muda milik AZ Alkmaar. Namanya cukup asing di kalangan fans, tetapi Meerdink menjanjikan untuk mengisi pos striker 'nomor 9' Belanda di masa depan.
Putra Martijn Meerdink dan Debut Berkesan
Pemanggilan Meerdink ke timnas senior sebenarnya bukanlah cerita baru. Penyerang berusia 23 tahun ini sejatinya pernah dipanggil pada Oktober 2025, namun batal tampil akibat cedera saat latihan.
Momen tragis tersebut sempat mengulang memori sang ayah, Martijn Meerdink, yang 20 tahun lalu juga mengalami nasib serupa.
Bedanya, sang ayah tercatat hanya mengemas satu penampilan bersama timnas, sementara Mexx kini sudah melampaui capaian sang ayah.
Baca Juga:
Prediksi Skor dan Link Streaming Belanda vs Serbia: Peluang Oranje Naik ke Puncak Klasemen
Kesempatan emas akhirnya didapat Meerdink ketika menggantikan Brobbey pada babak pertama kontra Jerman.
Ia kemudian tampil memukau pada debut penuhya, saat Belanda menang 2-1 atas Serbia di Beograd lewat torehan dua gol.
Kini, penyerang AZ Alkmaar tersebut menjelma menjadi pencetak gol terbanyak Belanda di ajang UEFA Nations League, membuktikan kapasitasnya sebagai nomor 9 yang selama ini dinantikan.
Profil Striker Modern yang Menghidupkan Serangan
Hal mendasar yang membuat Meerdink begitu berharga bagi skema 4-2-3-1 racikan Xavi adalah fleksibilitas pergerakannya.
Ia bukan tipe penyerang tengah konvensional yang hanya berdiri menunggu bola di dalam kotak penalti.
Meerdink rajin bergerak melebar untuk membuka ruang kosong bagi rekan-rekannya.
Pergerakannya memanjakan para penyerang sayap seperti Ruben van Bommel dan Crysencio Summerville untuk melakukan tusukan ke area berbahaya.
Baca Juga:
Virgil van Dijk Dituding Pengaruhi Taktik Belanda di Piala Dunia 2026, Apa Benar?
Tak hanya itu, ruang yang dibuka Meerdink juga memberi kesempatan bagi gelandang serang nomor 10 seperti Guus Til atau Tijjani Reijnders untuk merangsek masuk mencetak gol.
Catatan statistik mencatat Meerdink kreasi 2,2 peluang per 90 menit serta membukukan 19,3 umpan per 90 menit bersama timnas.
Angka tersebut jauh lebih dinamis dibandingkan karakter penyerang murni seperti Brian Brobbey.
Jawaban Sempurna untuk Dominasi Penguasaan Bola
Gaya bermain Meerdink sangat cocok dengan filosofi penguasaan bola yang diusung Xavi.
Dalam tiga laga UEFA Nations League, Belanda mencatatkan rata-rata penguasaan bola mencapai 63,2 persen, unggul jauh atas Yunani maupun Serbia.
Dalam skema dominan seperti ini, tim membutuhkan penyerang yang cerdik memancing bek keluar dari posisinya. Meerdink mampu menjalankan peran tersebut dengan sangat baik.
Baca Juga:
Tempat Nobar Gratis Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand
Selain lihai bergerak tanpa bola, Meerdink juga dibekali ketahanan fisik yang tangguh dalam duel.
Di ajang Eredivisie ia mencatatkan 2,1 pelanggaran per 90 menit, sementara di timnas ia dilanggar lawan rata-rata 1,8 kali per 90 menit.
Awalnya hanya menjadi pilihan kejutan di skuad Oranje, Meerdink kini berhasil memaksimalkan kesempatan untuk menyegel posisi utama.