BolaSkor.com – Reuni bersejarah akan tersaji saat Prancis berhadapan dengan Italia dalam lanjutan UEFA Nations League di Stade de France, Sabtu (03/10) dini hari WIB.
Laga ini menjadi panggung emosional bagi pelatih Les Bleus, Zinedine Zidane, yang kembali bertemu dengan Gli Azzurri.
Pertemuan ini membangkitkan kembali memori kelam dua dekade lalu di final Piala Dunia 2006.
Baca Juga:
Prediksi dan Link Streaming Prancis vs Italia: Ujian Berat untuk Gli Azzurri
Kala itu, perjalanan karier Zidane sebagai pemain harus berakhir tragis setelah menerima kartu merah akibat menanduk dada bek Italia, Marco Materazzi.
Momen perselisihan tersebut hingga kini masih menjadi salah satu insiden paling ikonik dalam sejarah sepak bola dunia.
Zidane Tidak Bangga, tetapi Tidak Menyesalinya
Zidane mengakui bahwa rekaman aksi tandukannya itu terus bermunculan dan sulit untuk dilupakan begitu saja oleh publik.
"Gambar-gambar itu selalu mengingatkan saya pada momen tersebut, rekaman itu diputar berulang kali," ujar Zidane seperti dilansir dari ESPN.
"Namun beruntung, bukan hanya itu yang pernah saya lakukan dan ada momen (gambar) lain yang lebih indah."
Meski begitu, Zidane menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menyesali insiden yang menghebohkan dunia tersebut.
Baca Juga:
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Legenda Real Madrid itu menganggap hal tersebut sebagai bagian dari dinamika yang tak terpisahkan dari perjalanan kariernya.
Itu bukan sebuah penyesalan. Itu adalah bagian dari karier saya. Saya tidak bangga dengan apa yang terjadi, tetapi Anda tidak bisa selalu melakukan hal-hal baik,
tutur Zidane
"Kita semua berada dalam perjalanan hidup, di mana (terkadang) Anda melakukan hal-hal yang bukan yang terbaik. Namun sekarang, ini tentang apa yang akan terjadi selanjutnya."
Menatap Masa Depan Bersama Les Bleus
Pelatih Prancis, Zinedine Zidane (Foto: @equipedefrance)
Legenda sepak bola Prancis itu mengaku sempat mengira momen buruk pada 2006 akan menjadi ingatan terakhir publik tentang dirinya bersama timnas.
Pasalnya, kala itu ia belum pernah membayangkan akan kembali mengenakan seragam timnas dalam peran yang berbeda.
"Ya, karena saat itu saya tidak tahu akan menjadi pelatih. Jadi bagi saya itu adalah akhir, dan saya bisa katakan saat itu situasi terasa sangat sulit," kenang Zidane.
Baca Juga:
Skuad Pertama Prancis Era Zinedine Zidane, Panggil Lima Nama Baru
"Saya siap kembali dan melatih timnas Prancis, saya ingin memberikan semua yang saya miliki."
Kini, Zidane bertekad mengukir hasil manis pada laga kandang pertamanya sebagai juru taktik Prancis, usai meraih dua kemenangan tandang atas Turki dan Belgia.
"Ini adalah momen yang sangat emosional. Kami siap untuk pertandingan ketiga ini, kami telah bersiap dengan baik, tidak ada masalah khusus. Kami akan mencoba menang di hadapan para pendukung kami," urai Zidane.