Dua Musim Beruntun Nirgelar, Real Madrid Kehilangan Sosok Toni Kroos?

Real Madrid melewati dua musim tanpa trofi setelah Toni Kroos pensiun. Davide Ancelotti menilai sosok gelandang seperti Kroos tak akan pernah tergantikan.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Dua Musim Beruntun Nirgelar, Real Madrid Kehilangan Sosok Toni Kroos?
Toni Kroos (Foto: Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Real Madrid terus berjuang keluar dari tren negatif usai melewati dua musim beruntun tanpa meraih satu pun trofi, menatap positif era Jose Mourinho.

Kehampaan gelar yang dialami Los Blancos disinyalir tak lepas dari dampak besar pensiunnya sang jenderal lapangan tengah, Toni Kroos.

Kroos, yang mengabdi selama 10 musim di Santiago Bernabeu, sukses mempersembahkan 22 trofi, termasuk empat gelar LaLiga dan lima Liga Champions.

Baca Juga:

Real Madrid Sudah Lakukan Pemeriksaan, Kapan Kylian Mbappe Bisa Kembali Tampil?

Kroos mencatatkan 465 penampilan, 28 gol, serta 93 assists saat membentuk trio lini tengah legendaris bersama Luka Modric dan Casemiro.

Setelah gagal mengamankan gelar di bawah arahan Carlo Ancelotti, Xabi Alonso, hingga Alvaro Arbeloa, kini Jose Mourinho dipercaya menahkodai tim.

Dampak Besar Kehilangan Sosok Toni Kroos

Toni
Toni Kroos (x/realmadrid)

Mantan asisten pelatih Madrid yang kini menangani Lille, Davide Ancelotti, menilai keterpurukan Real Madrid memang tak terelakkan usai ditinggal Kroos.

"Saya tidak ingin semua yang saya katakan tentang Madrid ditafsirkan sebagai kritik, tetapi ketika Modric atau Kroos ada di sana, setiap pergerakan ke ruang kosong selalu diikuti dengan umpan bola yang tepat tiba di sana," kata Davide Ancelotti kepada AS.

"Saya tidak mengatakan bahwa para pesepak bola yang mereka miliki sekarang tidak memiliki kemampuan itu."

"Yang saya katakan adalah, untuk bermain secara vertikal, Anda membutuhkan seseorang yang tahu cara mengirimkan bola," lanjut pelatih asal Italia tersebut.

Baca Juga:

Satu Pesan Jose Mourinho untuk Skuad Real Madrid: Jangan Khianati Saya

Davide menekankan bahwa taktik permainan vertikal membutuhkan pengumpan jempolan, bukan hanya sekadar mengandalkan kecepatan.

"Bermain vertikal tidak berarti memiliki delapan pemain yang berlari. Itu juga berarti memiliki seseorang yang mampu meluncurkan umpan kepada mereka. Ini adalah gaya bermain," jelasnya.

Toni
Toni Kroos (Getty Images)

Davide juga menambahkan bahwa sosok Kroos tidak akan pernah bisa digantikan oleh pemain mana pun di dunia.

Anda kehilangan sesuatu yang tidak akan pernah bisa didapatkan kembali. Dia adalah pemain terbaik di dunia pada posisinya.

"Anda tidak bisa mengatakan, 'Saya butuh Kroos lainnya,' karena memang tidak ada yang seperti dia," tegas Davide.

"Dia adalah pemilik pertandingan yang mengendalikan tempo sesuai ritme yang diinginkan."

Tak terhindarkan lagi, bagi cara bermain Real Madrid, kehilangan Toni sangatlah sulit. Tiba-tiba, mereka kehilangan begitu banyak hal,

pungkas Davide.
Kroos Toni Kroos LaLiga Madrid Real Madrid

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Dua Musim Beruntun Nirgelar, Real Madrid Kehilangan Sosok Toni Kroos?
Real Madrid melewati dua musim tanpa trofi setelah Toni Kroos pensiun. Davide Ancelotti menilai sosok gelandang seperti Kroos tak akan pernah tergantikan.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Dua Musim Beruntun Nirgelar, Real Madrid Kehilangan Sosok Toni Kroos?
Spanyol
Kekhawatiran Barcelona Jadi Kenyataan, Raphinha Cedera kala Membela Timnas Brasil
Raphinha mengalami edema otot di paha kanan saat membela Brasil. Ia dipulangkan ke Barcelona untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Kekhawatiran Barcelona Jadi Kenyataan, Raphinha Cedera kala Membela Timnas Brasil
Spanyol
Real Madrid Sudah Lakukan Pemeriksaan, Kapan Kylian Mbappe Bisa Kembali Tampil?
Kylian Mbappe mengalami cedera lutut saat membela Prancis. Simak diagnosis, perkiraan waktu pemulihan, dan peluang tampil bersama Real Madrid.
Johan Kristiandi - Minggu, 27 September 2026
Real Madrid Sudah Lakukan Pemeriksaan, Kapan Kylian Mbappe Bisa Kembali Tampil?
Spanyol
Satu Pesan Jose Mourinho untuk Skuad Real Madrid: Jangan Khianati Saya
Jose Mourinho kembali melatih Real Madrid setelah 13 tahun. The Special One memberi pesan tegas kepada skuad: jangan khianati saya.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
Satu Pesan Jose Mourinho untuk Skuad Real Madrid: Jangan Khianati Saya
Spanyol
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Carlo Ancelotti mengkritik minimnya menit bermain Endrick di Real Madrid. Roma dan AC Milan dikabarkan siap meminjam sang penyerang pada Januari.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Spanyol
Dilepas Real Madrid, Kapten Timnas Austria Merapat ke Udinese
David Alaba segera merapat ke Udinese dengan status bebas transfer setelah dilepas Real Madrid. Kesepakatan verbal sudah tercapai.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Dilepas Real Madrid, Kapten Timnas Austria Merapat ke Udinese
Spanyol
Bukan Hanya Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappe Ingin Makan Malam dengan Sosok Ini
Kylian Mbappe mengungkap sosok yang ingin diajak makan malam. Selain Cristiano Ronaldo, ada legenda basket Michael Jordan hingga nama terkenal lainnya.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Bukan Hanya Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappe Ingin Makan Malam dengan Sosok Ini
Spanyol
Silat Lidah Madrid dan LaLiga Semakin Meruncing, Sebut Ada Teori Konspirasi Mengatur Barcelona Juara
Konflik Real Madrid dan LaLiga semakin panas. Javier Tebas menyinggung narasi konspirasi, Madrid pun membalas dengan pernyataan keras.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Silat Lidah Madrid dan LaLiga Semakin Meruncing, Sebut Ada Teori Konspirasi Mengatur Barcelona Juara
Inggris
Kylian Mbappe Blak-blakan Mengaku Hampir Pindah ke Liverpool
Kylian Mbappe mengungkap dirinya hampir bergabung dengan Liverpool. Sang ibu bahkan mendorongnya ke Anfield sebelum akhirnya memilih PSG.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Kylian Mbappe Blak-blakan Mengaku Hampir Pindah ke Liverpool
Spanyol
Di Bawah Betis Ada Madrid
Real Madrid terlempar dari tiga besar klasemen LaLiga dan kini berada di bawah Real Betis. Simak klasemen terbaru, posisi Barcelona, Atlético Madrid, dan Madrid.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Di Bawah Betis Ada Madrid
Bagikan