Korsel meraih hasil buruk di Piala Dunia 2014. Tim besutan Hong Myung-bo itu menduduki posisi buncit Grup H, setelah kalah dari Aljazair dan Belgia, serta bermain imbang melawan Rusia. Tim berjuluk Taegeuk Warriors itu untuk kali pertama sejak 1998 gagal meraih kemenangan di Piala Dunia. Hasil buruk Korsel membuat kecewa para suporter. Seperti dilansir Sky News, skuat Korsel mendapat sambutan kurang bersahabatan saat tiba di Seoul. Ketika berbaris di depan puluhan awak media di Bandara Incheon, salah satu suporter melempar permen ke arah skuat timnas Korea Selatan. Melempar permen ke seseorang adalah bentuk hinaan di Korsel. Di Negeri Ginseng, ungkapan "makan permen" sama saja dengan "pergi kamu". Son Heung-min dan kawan-kawan hanya bisa terdiam dan tertunduk malu ketika seorang suporter melempar permen. "Tekanan ternyata lebih besar daripada yang kami kira, untuk pemain muda di pentas besar seperti Piala Dunia," ujar kapten timnas Korsel, Koo Ja-cheol. Sementara itu, pelatih Korsel Hong Myung-bo mengaku belum bisa memutuskan masa depannya. "Sekarang bukan waktu yang tepat untuk membicarakan hal itu. Saya akan mengambil keputusan yang terbaik bersama federasi," ucap pelatih 45 tahun tersebut.
Tiba di Seoul, Timnas Korsel Disambit Permen
BolaSkor - Selasa, 01 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 06 Oktober 2026
Prediksi Korea Selatan vs Uzbekistan: Ujian Berat untuk Macan Asia
Jumat, 02 Oktober 2026
Hasil Laga Sengit Korsel vs Venezuela di Ulsan
Jumat, 02 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Korea Selatan vs Venezuela, Live di Sini!
Senin, 28 September 2026
Jangan Lewatkan, Jadwal Laga Jepang vs Venezuela dan Korsel vs Uruguay pada Senin (28/09)
Kamis, 24 September 2026
Hasil Laga Persahabatan: Jepang dan Korsel Pesta Gol, Tim-tim Amerika Selatan Dibantai
Rabu, 23 September 2026
Prediksi Skor dan Susunan Pemain Korsel vs Ekuador: Ujian Pelatih Interim Taegeuk Warriors
Rabu, 23 September 2026
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Rabu, 02 September 2026
11 Momen Paling Berkesan Lionel Messi di Timnas Argentina
Senin, 24 Agustus 2026
Pemilihan Presiden FIFA 2027: Ceferin Enggan Maju, Manuver Infantino Berlanjut ke Negara Kecil
Selasa, 18 Agustus 2026
Kritik Gianni Infantino, COO FIFA Mengundurkan Diri
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026