Dalam sebuah pidato di pertemuan Oxford Union Society (Perhimpunan Debat Universitas Oxford), Jumat (25/10) waktu setempat, Blatter memuji kemampuan Lionel Messi. Presiden berusia 77 tahun itu dan kemudian menjadikan rambut Ronaldo sebagai bahan ejekan. Hal itu langsung membuat berang kubu Real Madrid dan Timnas Portugal. Sehari kemudian, Los Blancos langsung mengirim surat teguran kepada Blatter. Sementara legenda Portugal, Paulo Futre, menyebut pernyataan Blatter itu sangat menyakiti warga Portugal. Blatter pun menyadari bahwa tindakannya itu sangat berlebihan. Presiden berusia 77 tahun itu kemudian mengirimkan surat yang berisi permintaan maafnya kepada Federasi Sepak bola Portugal (FPF) dan Real Madrid. "Kami berbicara di telepon dan semuanya telah jelas. Hal ini tak lagi jadi masalah bagi kami maupun sepak bola," ungkap Blatter dalam acara malam anugerah Ballon d'Or, Selasa (14/1) dini hari WIB, seperti dilansir Sky Sports. Ronaldo sendiri akhirnya tampil sebagai pemenang gelar Ballon d'Or 2013. CR7 mendulang 27,99 persen suara dengan jumlah 1.365 poin, unggul dari Messi di tempat kedua dengan 24,72 persen (1.205 poin) dan Franck Ribery dengan 23,36 persen (1.127 poin).
Presiden FIFA: Saya Sudah Baikan dengan Ronaldo
BolaSkor - Selasa, 14 Januari 2014
- #Bing
- #Portugal
- #Yahoo
- #Lionel Messi
- #Sepp Blatter
- #Cristiano Ronaldo
- #Real Madrid
- #Balon D'or
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 21 Juli 2026
Sederet Rekor Baru yang Terukir Pasca Berakhirnya Piala Dunia 2026
Selasa, 21 Juli 2026
Pesan dari Lionel Messi dan Enzo Fernandez Usai Kekalahan Argentina di Final Piala Dunia 2026
Selasa, 21 Juli 2026
Pelatih Baru Timnas Portugal Beberkan Rencana Masa Depan, Buka Pintu untuk Cristiano Ronaldo
Selasa, 21 Juli 2026
Ranking FIFA Setelah Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Puncak, Bagaimana Timnas Indonesia?
Selasa, 21 Juli 2026
Kutukan Timnas Inggris di Piala Dunia Berlanjut, Argentina Jadi Korban Terbaru
Senin, 20 Juli 2026
Tangis dan Akhir Era, Berikut Sederet Statistik Lionel Messi Sejak Piala Dunia 2006 hingga 2026
Senin, 20 Juli 2026
Pesan Tersirat di Balik Momen Pelukan Lamine Yamal kepada Lionel Messi
Senin, 20 Juli 2026
Argentina Urung Pertahankan Titel Piala Dunia, Lionel Messi Pensiun?
Minggu, 19 Juli 2026
Seberapa Tajam Lionel Messi Melawan Spanyol? Berikut Statistiknya
PILIHAN EDITOR
Rabu, 22 Juli 2026
Spanyol, Arti Kemenangan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
Selasa, 21 Juli 2026
Sederet Rekor Baru yang Terukir Pasca Berakhirnya Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026
Profil Kevin Keegan, Satu-satunya Pemain Inggris yang Meraih Dua Ballon d'Or
Senin, 20 Juli 2026
Tangis dan Akhir Era, Berikut Sederet Statistik Lionel Messi Sejak Piala Dunia 2006 hingga 2026
Senin, 20 Juli 2026
Pau Cubarsi: Tiga Tahun Lalu Main di JIS, Kini Juara Piala Dunia 2026
Senin, 20 Juli 2026
Luis de la Fuente, Arsitek di Balik Generasi Emas Baru Spanyol
Minggu, 19 Juli 2026
3 Skenario yang Dapat Menjadi Kunci atau Pembeda Laga Final Piala Dunia 2026
Minggu, 19 Juli 2026
Ketika 2 Juara Euro Mempertegas Dominasi dengan Titel Piala Dunia
Minggu, 19 Juli 2026
Evolusi Permainan Timnas Spanyol dari 2010 hingga 2026: Penguasaan Bola, Tiki-Taka, Transisi, dan Pertahanan Kuat
Sabtu, 18 Juli 2026