Gagal Hukum Manchester City, UEFA Akan Ubah Sistem FFP

UEFA berencana untuk mengubah sistem Financial Fair Play (FFP) setelah upaya mereka melarang Manchester City tampil di kompetisi Eropa dibatalkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2020
Gagal Hukum Manchester City, UEFA Akan Ubah Sistem FFP
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - UEFA berencana untuk mengubah sistem Financial Fair Play (FFP) setelah upaya mereka melarang Manchester City tampil di kompetisi Eropa dibatalkan oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Peraturan FFP bertujuan untuk menghentikan klub mengalami kerugian besar karena berlebihan dalam belanja pemain. Tetapi setelah 11 tahun, UEFA mulai mempertimbangkan perubahan sistem sebelum CAS mendukung banding City.

City menjatuhkan sanksi karena UEFA menilai City melakukan pelanggaran serius terhadap aturan FFP terkait laporan finansial yang diberikan kepada badan pengurus antara 2012 sampai 2016.

Baca Juga:

Bebas dari Hukuman UEFA, Manchester City Urung Absen di Dua Kompetisi Eropa

Pencabutan Regulasi FFP dan Perubahan Besar Harga Pemain karena Virus Corona

Eks Manajer Legendaris Arsenal Bahas FFP dan Pembatasan Gaji Pemain di Eropa

Namun, CAS memutuskan bahwa tuduhan itu tidak terbukti atau melewati batas waktu, karena aturan UEFA sendiri menetapkan undang-undang bahwa penuntutan berlaku selama lima tahun.

Beberapa kasus mungkin juga telah tercakup dalam sebuah perjanjian penyelesaian UEFA dan City setelah penyelidikan sebelumnya berakhir pada 2014.

Sudah pasti pencabutan hukuman City tersebut dianggap sebagai sebuah kekalahan Badan Pengawas Keuangan Klub (CFCB) UEFA.

Meski mempertimbangkan untuk mengubah sistem FFP, UEFA tetap membela sistem yang diperkenalkan oleh mantan presiden badan eksekutif Eropa Michel Platini pada 2009.

"Selama beberapa tahun terakhir, Financial Fair Play telah memainkan peran penting dalam melindungi klub dan membantu mereka stabil secara finansial dan UEFA dan ECA (Asosiasi Klub Eropa) tetap berkomitmen pada prinsip-prinsipnya," demikian pernyataan UEFA dilansir Reuters.

Namun, pada kongres di Amsterdam pada Maret, presiden UEFA Aleksander Ceferin mengatakan bahwa sistem itu kemungkinan akan diubah.

"Masih terlalu dini untuk mengatakan bagaimana bentuknya di masa depan, tetapi kami telah memikirkannya dan mungkin harus beradaptasi," kata Ceferin.

UEFA

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Jadwal Liga Champions dan Carabao Cup Bentrok, UEFA Kena Semprot
EFL layangkan protes keras usai jadwal Liga Champions bentrok dengan Carabao Cup. Penjadwalan Liverpool vs Atletico buat laga domestik berantakan.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 01 September 2026
Jadwal Liga Champions dan Carabao Cup Bentrok, UEFA Kena Semprot
Liga Dunia
Pemilihan Presiden FIFA 2027: Ceferin Enggan Maju, Manuver Infantino Berlanjut ke Negara Kecil
Aleksander Ceferin memastikan tidak maju dalam pemilihan Presiden FIFA 2027. Gianni Infantino tetap ingin bertarung dan berpotensi menghadapi penantang.
Arief Hadi - Senin, 24 Agustus 2026
Pemilihan Presiden FIFA 2027: Ceferin Enggan Maju, Manuver Infantino Berlanjut ke Negara Kecil
Liga Europa
Omar Artan Torehkan Sejarah, Jadi Wasit Non-Eropa Pertama Pimpin Piala Super Eropa
Wasit asal Somalia, Omar Artan, mencatat sejarah baru di sepak bola Eropa.
Yusuf Abdillah - Rabu, 12 Agustus 2026
Omar Artan Torehkan Sejarah, Jadi Wasit Non-Eropa Pertama Pimpin Piala Super Eropa
Spanyol
Kepala Wasit UEFA Sentil Penggunaan VAR: Ini Sepak Bola, Bukan PlayStation
Roberto Rosetti mengkritik penggunaan VAR yang terlalu mikroskopis. Kepala wasit UEFA itu menegaskan, “Ini sepak bola, bukan PlayStation.”
Arief Hadi - Selasa, 11 Agustus 2026
Kepala Wasit UEFA Sentil Penggunaan VAR: Ini Sepak Bola, Bukan PlayStation
Piala Dunia
AFC, UEFA, dan Concacaf Bersatu Tekan FIFA
AFC, UEFA, dan Concacaf menilai kontroversi FFE bukan hanya soal komunikasi yang buruk, tetapi juga menunjukkan adanya kegagalan dalam proses pengambilan keputusan.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
AFC, UEFA, dan Concacaf Bersatu Tekan FIFA
Piala Dunia
UEFA Belum Cabut Ancaman Boikot Kompetisi FIFA, Abaikan Permintaan Maaf Infantino
UEFA menegaskan ancaman memboikot kompetisi-kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, masih tetap terbuka.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
UEFA Belum Cabut Ancaman Boikot Kompetisi FIFA, Abaikan Permintaan Maaf Infantino
Piala Dunia
FIFA Ngotot Jual Piala Dunia, UEFA Tegaskan Ogah Main di Seluruh Kompetisi
UEFA secara resmi menolak rencana FIFA menjual sebagian saham Piala Dunia kepada investor. Bahkan, federasi sepak bola Eropa itu mengancam memboikot seluruh kompetisi FIFA jika proposal tetap dijalankan.
Johan Kristiandi - Jumat, 31 Juli 2026
FIFA Ngotot Jual Piala Dunia, UEFA Tegaskan Ogah Main di Seluruh Kompetisi
Piala Dunia
Erick Thohir Dukung FIFA Jual Sebagian Saham Piala Dunia, PSSI Berpeluang Dapat Lebih dari Rp360 Miliar
Erick Thohir mendukung rencana FIFA menjual sebagian saham hak komersial Piala Dunia. Jika disetujui, PSSI berpeluang menerima pendanaan hingga 20 juta dolar AS untuk melanjutkan transformasi sepak bola Indonesia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 31 Juli 2026
Erick Thohir Dukung FIFA Jual Sebagian Saham Piala Dunia, PSSI Berpeluang Dapat Lebih dari Rp360 Miliar
Piala Dunia
Perseteruan FIFA vs UEFA Berlanjut ke Jilid 2
Perseteruan FIFA dan UEFA kembali memanas setelah muncul rencana penjualan saham Piala Dunia senilai US$20 miliar. UEFA menilai langkah tersebut berpotensi mengancam tata kelola sepak bola dunia.
Johan Kristiandi - Rabu, 29 Juli 2026
Perseteruan FIFA vs UEFA Berlanjut ke Jilid 2
Ragam
6 Hal yang Menjadi Tren di Piala Dunia 2026
Simak enam tren paling menarik di Piala Dunia 2026, mulai dari penalti yang melempem hingga dominasi tim-tim Eropa berdasarkan data statistik.
Arief Hadi - Jumat, 10 Juli 2026
6 Hal yang Menjadi Tren di Piala Dunia 2026
Bagikan