BolaSkor.com - UEFA mendapatkan protes keras dari English Football League (EFL) dikarenakan jadwal antara Liga Champions dan Carabao Cup yang bentrok.
EFL yang merupakan badan pengelola tiga tingkat kompetisi sepak bola profesional di bawah Premier League serta piala domestik menyalahkan UEFA atas kegagalan mengakomodir kalender domestik dengan baik.
UEFA menjadwalkan Liverpool untuk melakoni laga kandang kontra Atletico Madrid pada 9 September mendatang. Penjadwalan itu menimbulkan masalah baru di Inggris.
Baca Juga:
Pasalnya, pada tanggal tersebut sudah terlebih dahulu dijadwalkan laga ronde ketiga Carabao Cup antara Everton melawan Wolverhampton Wanderers di Hill Dickinson Stadium.
Hal itu membuat laga tidak bisa digelar karena adanya peraturan lokal yang melarang dua klub Merseyside bertanding di kandang pada malam yang sama.
Daftar Isi
EFL Atur Ulang Jadwal
Daftar Isi

Liverpool (Twitter Liverpool)
EFL pun terpaksa mengatur ulang jadwal pertandingan Carabao Cup dikarenakan UEFA enggan menggeser jadwal pertandingan Liga Champions mereka.
Alhasil, pertandingan antara Everton vs Wolves diundur hingga 16 September 2026. Namun, laga Carabao Cup yang mempertemukan Liverpool dan Tottenham di Anfield juga akan digeser ke 15 September.
Baca Juga:
Arsenal Diprediksi Pertahankan Titel Premier League, tapi Diharapkan juga Bermain Lebih Menghibur
Tak hanya itu, perubahan jadwal tersebut juga mengacaukan jadwal Wolves di Championship. EFL mengambil langkah untuk mengundur jadwal Wolves vs Portsmouth yang rencananya digelar pada 16 September, jadi dundur ke 20 Oktober.
EFL dan UEFA Saling Tunjuk

EFL mengaku sudah memberikan jadwal kompetisi domestik mereka terlebih dahulu kepada UEFA.
Bahkan, mereka mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta agar adanya perubahan jadwal pertandingan Liga Champions antara Liverpool vs Atletico Madrid.
Baca Juga:
Tegas, Presiden Como Tidak Takut Dihukum UEFA karena Financial Fair Play
Namun, EFL mengungkapkan bahwa UEFA tak ingin mengubah jadwal yang sudah diatur sebelumnya.
Hal ini membuat keengganan UEFA untuk bekerja sama terasa makin menjengkelkan, terutama bagi para pendukung dari kelima klub yang terdampak,
tutur EFL dikutip dari Goal.
"Kami memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," lanjut keterangannya.
Sementara itu, UEFA mengaku sudah melakukan komunikasi sebelum mengatur jadwal pertandingan Liga Champions. Mereka justru menyalahkan EFL yang tidak memberikan catatan terlebih dahulu.
"UEFA secara rutin menerima permintaan penjadwalan dari berbagai asosiasi, liga, dan klub, serta senantiasa berupaya mengakomodasi permintaan yang wajar sebisa mungkin," tulis keterangan UEFA kepada Daily Mail.
Dalam kasus ini, tidak ada masalah yang disampaikan kepada UEFA selama proses penyusunan jadwal dan potensi bentrokan jadwal baru diketahui setelah daftar pertandingan dipublikasi,
tutup keterangannya.
Buat meta title (45-65 karakter), meta description (85-160 karakter), dan meta tags dari tulisan ini