Batistuta adalah salah satu penyerang menakutkan saat masih aktif sebagai pemain sepak bola. Ketika bermain bersama Fiorentina di era 90-an, ia mencetak 168 gol dari 269 laga. Di tahun 2000, Batigol pindah ke AS Roma dan membantu klub tersebut meraih Scudetto di tahun 2001 dengan mengemas 30 gol dari 63 laga. Setelah pensiun, pria berusia 45 tahun itu mengaku memiliki masalah dengan rasa sakit di kakinya. Akibat rasa sakit yang luar biasa, Batistuta pernah meminta seorang dokter mengamputasi kedua kakinya, meski permintaan tersebut akhirnya ditolak. "Saat pensiun, saya hampir tidak bisa berjalan. Bahkan saya buang air kecil di kasur meskipun jarak kamar mandi hanya beberapa meter saja. Jika saya memaksakan diri berdiri dan jalan ke kamar mandi, sakit di engkel akan membunuh saya," kenang Batistuta, dilansir Metro. "Saya pergi menemui dokter Avanzi (spesialis tulang) dan memintanya mengamputasi kedua kaki saya. Ia menatap saya dan mengatakan saya sudah gila. Saya tak tahan lagi dengan sakitnya," ia melanjutkan. Kini rasa sakit di kaki Batistuta sudah berkurang sejak dokter memasukkan sekrup ke dalam kakinya dan bisa berjalan tanpa lagi merasakan sakit. "Saya memilih kaki kanan, karena dokter tak bisa melakukannya di kedua kaki. Saya tak peduli. Permasalahannya adalah saya tak memiliki tulang rawan dan tendon untuk menopang berat badan saya yang mencapai 86 kg. Itu penyebab rasa sakit yang luar biasa. Kondisi saya lebih baik dibandingkan tiga tahun lalu," ia mengakhiri. JANGAN LEWATKAN:
Wow, Batistuta Nyaris Amputasi Kakinya
BolaSkor - Senin, 01 September 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
4 Tim dengan Pertahanan Terbaik di Fase Grup Piala Dunia 2026
Selasa, 23 Juni 2026
Tutorial Cara Menghentikan Lionel Messi yang Sudah Mencetak 5 Gol di Piala Dunia 2026
Selasa, 23 Juni 2026
Klasemen Sementara Grup I-J Piala Dunia 2026: Prancis dan Argentina Tak Terbendung
Selasa, 23 Juni 2026
Miroslav Klose Senang Status Top Skorer Sepanjang Masa Piala Dunia Disalip Messi
Senin, 22 Juni 2026
Jeda Minum di Piala Dunia 2026 Dinilai Menguntungkan Tim Lemah
Sabtu, 20 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Erick Thohir Jagokan Argentina dan Prancis, Jepang Bisa Buat Kejutan
Rabu, 17 Juni 2026
Tidak Ada Kata-kata yang Tepat untuk Menggambarkan Kehebatan Lionel Messi
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026