Jeda Minum di Piala Dunia 2026 Dinilai Menguntungkan Tim Lemah

Lionel Scaloni mengkritik aturan jeda minum di Piala Dunia 2026. Menurutnya, hydration break memecah ritme pertandingan dan bisa menguntungkan tim lemah.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 22 Juni 2026
Jeda Minum di Piala Dunia 2026 Dinilai Menguntungkan Tim Lemah
Timnas Argentina (Foto: Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Aturan baru jeda minum atau hydration break di Piala Dunia 2026 kembali mendapat sorotan tajam. Kali ini, evaluasi kritis datang langsung dari pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni.

Sang juru taktik merasa kebijakan jeda tersebut sangat berdampak pada intensitas pertandingan di atas lapangan. Scaloni menilai ritme permainan menjadi sangat terpecah karena laga terus-menerus dihentikan oleh wasit.

"Tidak ada pertandingan yang mudah, terutama di babak penyisihan grup," ujar Scaloni kepada awak media dikutip dari ESPN.

Baca Juga:

Di Tengah Kesulitan, Iran Bermain Baik di Piala Dunia 2026

Prediksi dan Statistik Prancis vs Irak: Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

Tijjani Reijnders Bukan Satu-satunya Pemain Keturunan Indonesia di Piala Dunia 2026

"Secara historis, tetapi sekarang juga dengan format 48 tim, babak penyisihan grup selalu sulit."

Sekarang dengan kondisi panas dan jeda minum. Permainan dihentikan terus-menerus, mungkin itu memberikan bantuan kepada tim yang lebih lemah karena mereka memiliki waktu untuk memperbaiki segalanya,

keluhnya.

Ia menilai jeda tersebut memberikan ruang yang cukup menguntungkan bagi lawan.

"Mereka punya waktu untuk menyesuaikan diri. Pada akhirnya, itu dilakukan untuk memiliki lebih banyak waktu, tetapi itu memecah permainan."

Konsep Empat Babak yang Memecah Fokus

Jeda
Jeda minum timnas Inggris (Foto: Reuters)

Jeda minum dilakukan dua kali di babak pertama dan kedua, membuat dalam 90 menit pertandingan laga terpecah menjadi empat kuarter.

"Ini menjadi empat kuarter lalu di paruh waktu kami hanya memiliki tiga menit untuk berbicara dengan pemain di antara mereka masuk dan kembali (ke lapangan). Tapi itu sudah terjadi," sambungnya pasrah.

"Konsep 'empat periode' itu nyata. Antara waktu pemain tiba dan pergi, kami hanya memiliki waktu tiga setengah menit di babak pertama untuk berbicara dengan mereka," tambah Scaloni menyoroti minimnya waktu jeda.

"Itulah cara kerjanya, dan di sinilah kita. Rencana apa pun yang ada di pikiran saya dapat berubah berdasarkan apa yang terjadi selama 22 atau 23 menit itu."

"Kami memiliki pemain penyerang di lapangan, ditambah opsi cadangan kami. Kami mencari solusi, sama seperti saat jeda normal," urainya.

Scaloni kemudian mengklarifikasi pernyataannya soal keuntungan bagi tim lemah.

"Mungkin saya menyesatkan saat menyebutkan itu menguntungkan tim yang lebih lemah, itu juga membantu sisi penyerang melakukan koreksi," imbuhnya mengklarifikasi.

"Terasa aneh beradaptasi dengan ini. Pada akhirnya, ini akan menjadi norma, sama seperti peningkatan lainnya."

"Untuk saat ini, rasanya tidak biasa karena alirannya sangat terpecah. Kami mencoba menganalisis dan melakukan penyesuaian," jelas sang pelatih.

Pelatih peraih gelar juara dunia 2022 ini tetap merasa optimis terkait regulasi tersebut ke depannya.

"Pertandingan berlangsung dengan cara berbeda, bahkan di dalam babak pertama itu saja. Saya yakin ini akan membaik," pungkasnya.

Piala Dunia 2026 Argentina Timnas Argentina Lionel Scaloni Lionel Scaloni
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.331

Berita Terkait

Piala Dunia
Jeda Minum di Piala Dunia 2026 Dinilai Menguntungkan Tim Lemah
Lionel Scaloni mengkritik aturan jeda minum di Piala Dunia 2026. Menurutnya, hydration break memecah ritme pertandingan dan bisa menguntungkan tim lemah.
Arief Hadi - Senin, 22 Juni 2026
Jeda Minum di Piala Dunia 2026 Dinilai Menguntungkan Tim Lemah
Piala Dunia
Skuad Portugal Tak Memiliki Kewajiban Mengoper Bola kepada Cristiano Ronaldo
Francisco Conceicao membantah Portugal wajib mengoper bola kepada Cristiano Ronaldo. Ia menegaskan Selecao das Quinas tetap bermain kolektif.
Arief Hadi - Senin, 22 Juni 2026
Skuad Portugal Tak Memiliki Kewajiban Mengoper Bola kepada Cristiano Ronaldo
Piala Dunia
Di Tengah Kesulitan, Iran Bermain Baik di Piala Dunia 2026
Iran tampil impresif di Piala Dunia 2026 meski diterpa masalah visa, perjalanan panjang, dan konflik. Team Melli belum terkalahkan usai menahan Belgia.
Arief Hadi - Senin, 22 Juni 2026
Di Tengah Kesulitan, Iran Bermain Baik di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prediksi dan Statistik Prancis vs Irak: Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026. Les Bleus memburu tiket 32 besar, sementara Irak wajib menang demi menjaga peluang lolos.
Arief Hadi - Senin, 22 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Prancis vs Irak: Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Yordania vs Aljazair: Misi Menjaga Asa ke Fase Gugur
Prediksi Yordania vs Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026 lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan susunan pemain.
BolaSkor - Senin, 22 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Yordania vs Aljazair: Misi Menjaga Asa ke Fase Gugur
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Skor Argentina vs Austria: La Albiceleste Sulit Dihentikan
Argentina dijagokan mengalahkan Austria pada laga Grup J Piala Dunia 2026. Superkomputer Opta memberikan peluang kemenangan yang jauh lebih besar untuk Lionel Messi dan kawan-kawan. Benarkah La Albiceleste akan melaju mulus?
Johan Kristiandi - Senin, 22 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Argentina vs Austria: La Albiceleste Sulit Dihentikan
Piala Dunia
Tijjani Reijnders Bukan Satu-satunya Pemain Keturunan Indonesia di Piala Dunia 2026
Indonesia mengirimkan dua 'perwakilan' di Piala Dunia 2026. Selain Tijjani Reijnders, ada satu pemain Timnas Curacao yang punya darah Indonesia.
Rizqi Ariandi - Senin, 22 Juni 2026
Tijjani Reijnders Bukan Satu-satunya Pemain Keturunan Indonesia di Piala Dunia 2026
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Cape Verde Bikin Kejutan Lagi, Mesir Melesat ke Puncak Klasemen
Cape Verde kembali membuat kejutan di Piala Dunia 2026 usai menahan Uruguay 2-2. Sementara itu, Mesir menang 3-1 atas Selandia Baru dan melesat ke puncak klasemen Grup G. Simak hasil lengkap dan klasemen terbarunya di sini.
Johan Kristiandi - Senin, 22 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Cape Verde Bikin Kejutan Lagi, Mesir Melesat ke Puncak Klasemen
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Selasa (23/6): Argentina dan Prancis Beraksi
Jadwal lengkap Piala Dunia 2026 hari Selasa (23/6) menampilkan Argentina vs Austria dan Prancis vs Irak. Simak jam tayang, link live streaming, dan prediksi duel seru di Grup J dan Grup I.
Johan Kristiandi - Senin, 22 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Selasa (23/6): Argentina dan Prancis Beraksi
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Cedera Hamstring, Raphinha Masih Dipertahankan Brasil
Timnas Brasil kehilangan Raphinha di sisa laga fase grup karena cedera hamstring. Namun, Raphinha belum dicoret dari skuad dan menjalani pemulihan di AS.
Rizqi Ariandi - Senin, 22 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Cedera Hamstring, Raphinha Masih Dipertahankan Brasil
Bagikan