BolaSkor.com – Perselisihan antara Presiden LaLiga, Javier Tebas, dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali memanas pasca berakhirnya gelaran Piala Dunia 2026. Tebas secara terbuka mengecam cara Infantino merespons para pengkritik turnamen tersebut.
Reaksi keras Tebas muncul setelah Infantino mengunggah pesan 15 slide di akun Instagram pribadinya yang menyerang para kritikus.
Dalam unggahannya, Infantino meminta para penentangnya untuk "meluangkan waktu sejenak untuk merenung, bermeditasi, berdoa."
Baca Juga:
Jawaban atas Teori Konspirasi Argentina Jadi Tumbal Mafia di Final Piala Dunia 2026
150 Kg Tomat, Hadiah yang Diterima Dua Pemain Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
FIFA Investigasi Insiden Final Piala Dunia 2026, Roberto Ayala Minta Maaf kepada Dani Olmo
Infantino secara spesifik menyasar jurnalis yang mempertanyakan kepemimpinannya dan penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Ia mengklaim turnamen di Amerika Utara itu telah menghadirkan keamanan 100 persen serta kegembiraan penuh bagi seluruh pencinta sepak bola.
"Mereka di balik pena dan kertas mereka, di balik layar mereka yang menyebarkan kebencian dan rumor palsu, sibuk menanam benih kebencian," tulis Infantino dalam unggahannya membela kinerja FIFA.
Kritik Pedas Tebas dan Tuntutan Transparansi FIFA

Presiden FIFA, Gianni Infantino (bbc)
Menanggapi pernyataan tersebut, Javier Tebas langsung melayangkan kritik pedas melalui akun X pribadinya.
Pria asal Spanyol itu secara terang-terangan menilai sikap yang ditunjukkan orang nomor satu di FIFA tersebut sangat tidak pantas.
"Hari ini, Gianni Infantino mengunggah pesan yang menyedihkan di akun Instagram pribadinya dan di akun @FIFAcom," tutur Tebas.
"Tidak ada yang membantah bahwa sepak bola adalah tentang kegembiraan dan persatuan."
"Namun transparansi, tata kelola yang baik, dan akuntabilitas bukanlah sumber kebencian; itu adalah kewajiban. Lembaga yang kuat tidak mendiskreditkan mereka yang mengajukan pertanyaan; mereka menjawabnya."
Tebas juga mencium adanya kejanggalan di balik sikap defensif Infantino yang melontarkan serangan balik kepada para pihak, yang menyuarakan kritik terhadap organisasi yang dipimpinnya.

Presiden LaLiga, Javier Tebas (Foto: Getty Images)
"Dan sebuah pemikiran untuk Anda, Gianni: ketika seorang pemimpin mengabdikan seluruh unggahan untuk mendiskreditkan mereka yang menjalankan pengawasan sah, seseorang tidak bisa tidak bertanya-tanya."
"Mengapa sekarang, dari semua waktu yang ada? Apakah ada alasan untuk nada defensif seperti itu? Apakah ada sesuatu yang terjadi yang tidak kita ketahui?" tambah Tebas.
Kecaman ini menyusul pernyataan Tebas pekan lalu yang meminta Infantino mundur dari jabatannya.
"Menurut pendapat saya, ya (Infantino harus mengundurkan diri), saya pikir (waktunya sudah habis)."
"Namun dia mendapat dukungan dari sistem, dari federasi, tidak banyak lagi yang bisa ditambahkan, bukan?" kata Tebas sebelumnya.
"Tidak ada kandidat oposisi, tidak ada yang ingin maju hanya untuk kalah. Inilah sistemnya dan ini adalah sistem yang sakit dari akarnya," pungkasnya.

