BolaSkor.com - Tensi antara Real Madrid dan LaLiga semakin panas. Pernyataan presiden LaLiga, Javier Tebas, mendapatkan respons menantang dari Madrid.
Masalah bermula dari protes Real Madrid atas kepemimpinan wasit pada laga melawan Atletico Madrid. Menurut Los Blancos, seharusnya Atletico mendapatkan dua kartu merah.
Baca Juga:
Klasemen LaLiga Terbaru Usai Atletico Madrid Menumbangkan Real Madrid: Los Blancos Merosot
Namun, apa yang terjadi di lapangan justru sebaliknya. Madrid yang menerima satu kartu merah.
Sejak saat itu, gelombang protes dari kubu Real Madrid mulai bermunculan.
Jawaban Javier Tebas atas Tuduhan Madrid
Merespons komplain Real Madrid, Javier Tebas justru menyiramkan bensin ke api yang membara.
Ia menilai Madrid selalu datang dengan narasi usang yang menyebut juara LaLiga sudah ditentukan.
"Narasi konspirasi khas Real Madrid sudah dimulai. Jika bukan soal kasus Negreira, masalahnya ada pada wasit. Jika bukan soal wasit, mereka bilang wasitnya kurang berpengalaman," kata Tebas menurut laporan Fabrizio Romano.
Mengatakan bahwa wasit sengaja mengincar Real Madrid itu sama saja dengan hidup di galaksi lain.
"Itu hanyalah alasan untuk menutupi kekurangan lain yang terlihat jelas di laga-laga awal musim ini."
Baca Juga:
Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid: Dean Huijsen Kartu Merah, Los Blancos Tumbang 2-1
Javier Tebas pun menantang Real Madrid untuk membuktikan apakah LaLiga memang mengatur Barcelona juara pada musim ini.
"Lebih mudah menuding adanya konspirasi daripada menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan.
"Ini baru bulan September, tetapi mereka sudah mengklaim bahwa liga ini telah diatur hasilnya. Alasan yang terus-menerus diulang ini tidak lagi meyakinkan bagi siapa pun yang memiliki akal sehat," papar Tebas.
Respons Keras Real Madrid
Jose Mourinho tunjukkan gambar pelanggaran keras di Derby Madrid (Foto: @TouchlineX)
Tak lama berselang, Madrid langsung memberikan respons. Menurut El Real, apa yang diutarakan Tebas sudah melampaui batas.
Klub kami menganggap tidak dapat ditoleransi tindakan presiden LaLiga yang menggunakan jabatan institusionalnya untuk berulang kali merendahkan dan menyerang Real Madrid dalam setiap pernyataan publiknya,
tulis Real Madrid.
"Sangat memprihatinkan bahwa sosok yang bertanggung jawab mewakili dan melindungi kepentingan seluruh klub LaLiga justru terus-menerus terobsesi dengan Real Madrid, menjadikan klub kami sasaran tetap serangan publiknya."
"Intervensi terbarunya ini sangat serius dan tidak dapat dipahami—tidak pantas bagi seorang administrator yang bertanggung jawab—karena melibatkan komentar terhadap artikel karya jurnalis independen di sebuah media digital. Namun, ia justru bereaksi terhadap klub kami dengan melontarkan kritik terhadap strategi olahraga kami—sebuah tindakan yang sama sekali tidak masuk akal dan tidak bertanggung jawab."
Baca Juga:
Cari Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid? Ini Informasinya!
"Sungguh mengherankan bahwa Presiden LaLiga mencurahkan waktu dan saluran pribadinya untuk mendiskreditkan Real Madrid di depan publik, alih-alih menggunakan jabatannya untuk membangun kepercayaan terhadap institusi yang bertugas menjamin imparsialitas kompetisi. Dengan melakukan hal tersebut, ia terus merusak citra kompetisi kami dan sepak bola Spanyol di mata dunia."
"Mengingat perilaku yang terus-menerus dan tidak pantas ini, kami meyakini bahwa sepak bola profesional di Spanyol sangat membutuhkan sosok pemimpin yang mampu mengelola kompetisi dan memaksimalkan potensinya, sembari tetap menjunjung tinggi kewajiban mendasar untuk bersikap netral," timpal Madrid.
"Dibutuhkan seseorang yang memahami hakikat peran tersebut; Presiden LaLiga bukanlah pemilik kompetisi, melainkan seorang administrator yang melayani klub-klub anggotanya yang telah memercayakan kepemimpinan kepadanya. Kami, pihak klub, membutuhkan sosok yang akan menjalankan misi ini dengan penuh integritas."