BolaSkor.com - Presiden FIFA Gianni Infantino melontarkan pesan tegas kepada para pengkritik kepemimpinannya. Ia meminta mereka untuk berhenti menyebarkan kebencian dan rumor yang tidak berdasar, serta memilih "bermeditasi, berdoa, atau menonton pertandingan sepak bola."
Pesan tersebut disampaikan Infantino melalui unggahan berisi 15 slide di akun Instagram pribadinya, yang ditujukan kepada pihak-pihak yang selama ini terus mengkritik FIFA.
Dalam unggahannya, Infantino menyebut Piala Dunia 2026 sebagai ajang yang memperlihatkan sisi terbaik umat manusia.
Baca Juga:
Donald Trump Dorong Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB
Presiden LaLiga Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA: Kebijakannya Merusak Sepak Bola
Ia menilai turnamen tersebut berhasil menghadirkan kebersamaan, kegembiraan, dan persatuan di tengah jutaan penggemar sepak bola dari berbagai negara.
Ia juga menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen berlangsung aman.
"Piala Dunia 2026 memiliki keamanan 100 persen. Tidak ada insiden, tidak ada kekerasan, hanya kegembiraan, emosi, kebahagiaan, persatuan, dan kebersamaan," ujarnya.
FIFA Masih Selidiki Sejumlah Insiden

Gianni Infantino. (FIFA)
Meski demikian, sejumlah insiden tetap menjadi perhatian FIFA selama turnamen berlangsung.
FIFA saat ini masih menyelidiki keributan yang melibatkan pemain dan staf Argentina dengan pemain Spanyol setelah laga final Piala Dunia 2026.
Selain itu, badan sepak bola dunia tersebut juga mengusut dugaan pelecehan bernuansa rasial terhadap kreator konten IShowSpeed, serta sejumlah insiden lain.
Bela Keputusan Kontroversial Folarin Balogun

Infantino juga menanggapi kritik terhadap kualitas perwasitan dan dugaan campur tangan politik dalam turnamen.
Sorotan utama mengarah pada keputusan FIFA yang mengizinkan penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, tampil di babak 16 besar setelah hukuman larangan satu pertandingan terhadapnya ditangguhkan.
Keputusan itu muncul setelah adanya intervensi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dari total 191 kartu merah yang dikeluarkan sepanjang Piala Dunia 2026, hanya Balogun dan satu pemain lainnya yang tidak menjalani hukuman otomatis.
Meski demikian, Infantino menegaskan keputusan serupa sebenarnya sudah lazim diterapkan di berbagai kompetisi elite dunia.
"Anehnya, negara-negara yang menerapkan praktik ini justru yang mengkritiknya," kata Infantino.
Ajak Kritikus Menebarkan Cinta, Bukan Kebencian
Menutup pesannya, Infantino mengajak para pengkritik FIFA untuk melihat sepak bola dari sisi yang lebih positif.
"Kepada mereka yang menghabiskan waktu dan energi untuk membenci, luangkanlah waktu sejenak untuk merenung, bermeditasi, berdoa, atau menonton pertandingan sepak bola. Lihatlah wajah, mata, dan emosi orang-orang."
"Dunia kita membutuhkan cinta, bukan kebencian; toleransi, bukan perpecahan; perayaan, bukan dukacita."

