BolaSkor.com - Laga pekan ketiga Super League 2026/2027 antara Persija Jakarta dan Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/9), digelar tanpa penonton.
Ketua panpel Persija, Albinus Laurent, membeberkan alasan di balik keputusan tersebut.
Baca Juga:
Persija Bisa Turunkan Skuad Lebih Baik saat Lawan Java United
Menurutnya, laga Persija vs Java United digelar tertutup atau tanpa penonton karena di Gianyar akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades secara serentak pada 20 September
Untuk laga besok (Persija vs Java United) disayangkan tidak boleh ada penonton. Bahkan, undangan tamu compliment juga gak boleh. Dikarenakan ada Pilkades serentak di Gianyar,
kata Albin Laurent kepada awak media di Jakarta.
"Yang boleh hadir di stadion sesuai di regulasi. Pertandingan tetap digelar sesuai jadwal," ujarnya menambahkan.
Patriot dan Pakansari Juga Tidak Bisa Dipakai

Pemain Persija merayakan gol di hadapan puluhan ribu The Jakmania yang memadati SUGBK pada Sabtu (12/9). (BolaSkor/MP/Didik Setiawan)
Albin menjelaskan, panpel Persija sempat mengupayakan pertandingan melawan Java United bisa digelar di sekitar Jakarta setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno maupun Jakarta International Stadium (JIS) tak dapat digunakan.
Dua stadion yang dijadikan opsi adalah Stadion Patriot Candrabhaga (Kota Bekasi) atau Stadion Pakansari (Kabupaten Bogor).
Namun, keinginan Persija untuk menjamu Java United di Patriot atau Pakansari tidak terwujud.
Stadion Patriot akan menggelar dua pertandingan Championship, yakni Adhyaksa Bekasi vs Persikad Depok (18/9) dan Semen Padang vs PSIS Semarang (20/9).
Sementara itu, Stadion Pakansari menjadi lokasi kegiatan lari dan perayaan HUT PMI Kabupaten Bogor.
"Sempat ada opsi bermain di Stadion Sultan Agung. Namun, lampu penerangannya kurang memadai. Akhirnya kami putuskan bermain di Bali. Sempat ada opsi juga di Maguwoharjo, tapi cancel karena ada event motor," tuturnya.