Piala Dunia 2026

Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?

Alih-alih berlari merayakan gol dengan penuh euforia seperti kebanyakan pemain muda, Ayari justru mengangkat kedua tangannya ke atas lalu melakukan sujud syukur.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Yasin Ayari (espn)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bagi banyak pemain muda, mencetak gol pada laga debut di Piala Dunia adalah momen yang hanya bisa diimpikan. Namun bagi Yasin Ayari, mimpi itu menjadi kenyataan saat membela Swedia dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 melawan Tunisia di Monterrey, Senin (15/6) WIB.

Baru tujuh menit pertandingan berjalan, gelandang berusia 22 tahun itu melepaskan tendangan voli keras yang menghujam sudut atas gawang Tunisia dan membawa Swedia unggul. Sebuah awal yang sempurna untuk penampilan pertamanya di panggung sepak bola terbesar dunia.

Namun ada satu hal yang menarik perhatian setelah gol tersebut tercipta. Alih-alih berlari merayakan gol dengan penuh euforia seperti kebanyakan pemain muda, Ayari justru mengangkat kedua tangannya ke atas lalu melakukan sujud syukur di atas lapangan.

Baca Juga:

Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?

Profil Julian Quinones, Pencetak Gol Pertama di Piala Dunia 2026

Gilberto Mora, Pemain Termuda di Piala Dunia 2026 yang Pecahkan Rekor 96 Tahun

Yasin Ayari (fifa)

Keputusan itu bukan tanpa alasan. Di balik seragam kuning-biru yang dikenakan, Ayari memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan Tunisia. Bahkan dia bisa saja membela Tunisia jika mengambil keputusan berbeda beberapa tahun lalu.

Ayari lahir di Swedia dari ayah berkebangsaan Tunisia dan ibu asal Maroko. Dengan latar belakang tersebut, dia memiliki kesempatan untuk mewakili lebih dari satu negara di level internasional.

Namun ketika berusia 18 tahun, Ayari memutuskan untuk membela Swedia, negara tempat dia lahir dan dibesarkan. Keputusan itu mendapat dukungan penuh dari sang ayah, Azzouz Ayari.

“Saya ingin dia bermain untuk Swedia,” ujar Azzouz kepada surat kabar Swedia, Aftonbladet dikutip dari Al Jazeera.

Dia harus merasa bahwa dirinya memberikan sesuatu kembali kepada negara yang telah membesarkannya.

Azzouz, yang bermigrasi ke Swedia dari Tunisia, juga mengungkapkan bahwa putranya sebenarnya pernah mendapat kesempatan untuk bergabung dengan tim nasional Tunisia. Namun bagi mereka, pilihan untuk membela Swedia terasa lebih alami.

Alasan Pilih Swedia

Perjalanan sepak bola Ayari dimulai sejak usia tujuh tahun bersama tim junior di kota kelahirannya, Solna. Bakatnya kemudian membawanya bergabung dengan salah satu klub terbesar di Swedia, AIK, tempat ia melakoni debut profesional pada tahun 2020.

Perkembangannya yang pesat membuat klub Premier League, Brighton & Hove Albion, merekrutnya pada 2023. Pada tahun yang sama, ia juga menjalani debut bersama tim nasional senior Swedia.

Saat menjelaskan alasannya memilih Swedia dibanding Tunisia, Ayari mengatakan bahwa keputusan tersebut terasa sangat wajar karena ia telah mengenakan seragam tim nasional Swedia sejak level usia muda.

Ketika hasil undian Piala Dunia 2026 mempertemukan Swedia dan Tunisia dalam satu grup pada Desember lalu, Ayari menyadari betapa uniknya situasi yang akan ia hadapi.

“Sungguh gila bahwa kami berada satu grup dengan mereka,” katanya saat itu.

Meski memiliki hubungan emosional dengan Tunisia, Ayari tetap tampil profesional di lapangan. Ia menjadi salah satu pemain terbaik dalam kemenangan meyakinkan Swedia atas wakil Afrika Utara tersebut.

Bahkan, penampilannya ditutup dengan cara yang istimewa. Pada menit ke-95, Ayari mencetak gol keduanya dalam pertandingan itu melalui aksi individu yang memukau. Setelah menerima bola di area serang, ia melepaskan penyelesaian akurat ke sudut jauh gawang Tunisia.

Berbeda dengan gol pertamanya, kali ini Ayari merayakannya. Ia menikmati momen tersebut bersama rekan-rekannya dan menerima sambutan meriah dari para pendukung Swedia yang memenuhi stadion.

Bagi Ayari, pertandingan itu menjadi malam yang penuh makna. Ia berhasil mencatatkan debut impian di Piala Dunia bersama negara yang dipilihnya untuk dibela, sambil tetap menunjukkan rasa hormat kepada tanah kelahiran ayahnya yang selalu menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya.

Profil Timnas Swedia Yasin ayari Piala Dunia 2026 Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dengan spesialis sepak bola dunia. Pengalaman lebih dari sepuluh tahun di berbagai media di Indonesia. Saat ini menulis untuk BolaSkor.com.
Posts

10.942

Berita Terkait

Sosok
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Alih-alih berlari merayakan gol dengan penuh euforia seperti kebanyakan pemain muda, Ayari justru mengangkat kedua tangannya ke atas lalu melakukan sujud syukur.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Piala Dunia
Pemain Muda Berbakat di Piala Dunia 2026: Hamza Abdelkarim, Suksesor Mohamed Salah di Timnas Mesir
Hamza Abdelkarim menjadi sorotan jelang Piala Dunia 2026. Wonderkid Barcelona berusia 18 tahun itu disebut sebagai suksesor Mohamed Salah di timnas Mesir.
Arief Hadi - Senin, 15 Juni 2026
Pemain Muda Berbakat di Piala Dunia 2026: Hamza Abdelkarim, Suksesor Mohamed Salah di Timnas Mesir
Piala Dunia
3 Rekor Unik di Balik Pesta Gol Jerman ke Gawang Curacao
Timnas Jerman mencatatkan kemenangan telak 7-1 atas Curacao pada laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026 di Houston Stadium
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
3 Rekor Unik di Balik Pesta Gol Jerman ke Gawang Curacao
Piala Dunia
Spanyol vs Cape Verde, Luis de la Fuente Ungkap Kondisi Lamine Yamal
Luis de la Fuente mengungkap kondisi terbaru Lamine Yamal jelang laga Spanyol vs Cape Verde di Piala Dunia 2026. Apakah sang wonderkid siap bermain?
Arief Hadi - Senin, 15 Juni 2026
Spanyol vs Cape Verde, Luis de la Fuente Ungkap Kondisi Lamine Yamal
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Perubahan Taktik Jepang Kejutkan Belanda
Menurut Ronald Koeman, Belanda seharusnya bisa meraih kemenangan atas Jepang karena mereka lebih menguasai permainan.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Perubahan Taktik Jepang Kejutkan Belanda
Prediksi
Prediksi dan Statistik Iran vs Selandia Baru: Penuh Ambisi di Tengah Gejolak
Prediksi skor, statistik, kabar tim, dan susunan pemain Iran vs Selandia Baru pada laga Grup G Piala Dunia 2026 di Los Angeles.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Iran vs Selandia Baru: Penuh Ambisi di Tengah Gejolak
Prediksi
Prediksi dan Statistik Arab Saudi vs Uruguay: Motivasi dari Tim Asia di Piala Dunia 2026
Prediksi Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026 lengkap dengan statistik, head to head, kabar tim, susunan pemain, dan prediksi skor akhir.
Arief Hadi - Senin, 15 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Arab Saudi vs Uruguay: Motivasi dari Tim Asia di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Satu Hari sebelum Pertandingan, Uruguay Terjebak di Meksiko
Timnas Uruguay dilaporkan terjebak di Cancun, Meksiko, akibat masalah pesawat jelang laga kontra Arab Saudi di Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Satu Hari sebelum Pertandingan, Uruguay Terjebak di Meksiko
Piala Dunia
Aksi Suporter Jepang Kembali Menarik Perhatian Publik di Piala Dunia 2026
Tradisi fans Jepang membersihkan sampah di stadion kembali terlihat pada Piala Dunia 2026. Aksi tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Arief Hadi - Senin, 15 Juni 2026
Aksi Suporter Jepang Kembali Menarik Perhatian Publik di Piala Dunia 2026
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Belgia vs Mesir, Live TVRI Selasa (16/6) Pukul 02.00 WIB
Belgia menghadapi Mesir pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (16/6) pukul 02.00 WIB. Simak jadwal siaran langsung TVRI, link live streaming, prediksi pertandingan, serta duel Kevin De Bruyne melawan Mohamed Salah.
Johan Kristiandi - Senin, 15 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Belgia vs Mesir, Live TVRI Selasa (16/6) Pukul 02.00 WIB
Bagikan