Piala Dunia 2026

Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti

Dalam dua pertandingan di Piala Dunia 2026, Turki melepaskan 65 tembakan tanpa mencetak gol.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Turki tersingkir dari Piala Dunia 2026 (fifa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sepak bola sekali lagi membuktikan bahwa dominasi penguasaan bola dan banyaknya peluang belum tentu berujung kemenangan.

Hal itu terlihat jelas dari perjalanan Turki di Piala Dunia 2026. Meski tampil superior secara statistik, tim asuhan Vincenzo Montella justru harus pulang lebih cepat.

Baru menjalani dua pertandingan di Grup D, skuad asuhan Montella sudah dipastikan tersingkir setelah kalah 0-1 dari Paraguay di San Francisco Bay Area Stadium, Sabtu (20/6) pagi WIB.

Baca Juga:

Hasil Piala Dunia 2026: Paraguay Menang, Turki Dipastikan Angkat Koper

Haiti dan Turki Jadi Dua Tim Pertama yang Gugur dari Piala Dunia 2026

Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?

Hasil itu menjadi kekalahan kedua Turki di fase grup. Sebelumnya, Turki juga takluk 0-2 dari Australia. Hasil ini jauh dari ekspektasi banyak pihak, mengingat Turki datang dengan materi pemain yang dinilai sebagai salah satu generasi terbaik mereka dalam beberapa tahun terakhir.

Nama-nama seperti Arda Guler, Kenan Yildiz, dan Hakan Calhanoglu tampil menjanjikan di babak kualifikasi zona Eropa. Dalam perjalanan menuju putaran final, Turki hanya sekali kalah dari Spanyol, sementara sisanya mereka catatkan dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang.

Langkah mereka di babak play-off juga berjalan mulus. Kemenangan tipis 1-0 atas Rumania dan Kosovo mengantarkan Turki lolos ke Piala Dunia 2026.

Harapan besar mengiringi Turki di Piala Dunia 2026. Namun, apa yang diharapkan ternyata tidak sesuai kenyataan. Turki kesulitan besar memecah kebuntuan saat menghadapi Australia dan Paraguay.

Dominasi Permainan, Hasil Nihil

Secara statistik, Turki tampil dominan pada dua pertandingan tersebut. Mereka lebih banyak menguasai bola dan terus menekan pertahanan lawan.

Saat menghadapi Paraguay, Turki mencatat 78 persen penguasaan bola. Permainan mereka juga sangat rapi, dengan total 638 operan dan akurasi umpan mencapai 90 persen.

Dominasi serupa juga terlihat saat melawan Australia, di mana Turki menguasai 63 persen.

Masalah terbesar Turki ada pada efektivitas serangan. Dalam laga kontra Paraguay, mereka melepaskan 33 tembakan, tetapi hanya enam yang tepat sasaran.

Secara keseluruhan, dalam dua laga di Piala Dunia 2026, Turki mencatat total 65 tembakan tanpa satu pun berbuah gol.

Montella, sebagai pelatih, melihat angka statistik sebagai pembuktian bahwa tim asuhannya tidak beruntung dalam turnamen kali ini.

Pelatih Turki Vincenzo Montella (fifa)

Dalam dua pertandingan, kami melepaskan 65 tembakan. Saya bahkan tidak ingin membahas penguasaan bola. Keberuntungan tidak berpihak kepada kami,

ujar Montella.

Tidak bisa dihindari, minimnya produktivitas lini depan menjadi sorotan utama. Banyak kritik diarahkan kepada para penyerang Turki yang tidak optimal.

Meski begitu, Montella menolak menyalahkan para pemainnya sepenuhnya. Menurutnya, kurangnya pengalaman tampil secara konsisten di turnamen besar ikut memengaruhi mentalitas tim dalam menghadapi tekanan.

Montella menilai Turki masih membutuhkan proses untuk membangun kebiasaan bersaing di level tertinggi.

“Kami perlu membangun kebiasaan bermain di turnamen-turnamen besar. Kami harus secara konsisten lolos ke Piala Dunia. Karena kami belum berpartisipasi secara konsisten, hal itu mungkin secara tidak sadar memengaruhi para pemain kami,” kata Montella.

Feature Piala Dunia Piala Dunia 2026 Timnas turki Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Marc Klok Minta Bobotoh Jadi Contoh Suporter di Indonesia
Marc Klok terpukau dengan atmosfer damai Bobotoh dan suporter Persijap. Kapten Persib itu berharap rivalitas suporter di Indonesia seperti di Jepara.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Marc Klok Minta Bobotoh Jadi Contoh Suporter di Indonesia
Spanyol
Di Bawah Betis Ada Madrid
Real Madrid terlempar dari tiga besar klasemen LaLiga dan kini berada di bawah Real Betis. Simak klasemen terbaru, posisi Barcelona, Atlético Madrid, dan Madrid.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Di Bawah Betis Ada Madrid
Inggris
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Manchester United baru menang sekali dalam tujuh laga. Di tengah tekanan kepada Michael Carrick, nama Antonio Conte mulai dikaitkan sebagai calon pengganti.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Inggris
Daftar Top Skor Premier League 2026/2027: Striker Mahal Liverpool Buntuti Erling Haaland
Daftar top skor Premier League 2026/2027 terbaru usai pekan kelima. Erling Haaland masih di puncak, sementara Alexander Isak terus membuntuti.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Daftar Top Skor Premier League 2026/2027: Striker Mahal Liverpool Buntuti Erling Haaland
Italia
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Suporter Juventus di Curva Sud membelakangi lapangan saat penghormatan untuk legenda Inter, Sandro Mazzola. Juventus langsung buka suara.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
E-sports
Klasemen Terbaru Regular Season MPL ID S18: RRQ Zona Merah, TLID Belum Goyah
Klasemen MPL ID S18 terbaru usai Week 6! TLID masih di puncak meski kalah dari EVOS, sementara RRQ Hoshi terancam gagal ke playoff.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Klasemen Terbaru Regular Season MPL ID S18: RRQ Zona Merah, TLID Belum Goyah
Liga Indonesia
Persib Comeback Lawan Persijap, Usaha Tidak Mengkhianati Hasil
Igor Tolic mengungkapkan perasaannya usai Persib menang comeback 2-1 atas Persijap. Simak ucapan pelatih Maung Bandung setelah laga!
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Persib Comeback Lawan Persijap, Usaha Tidak Mengkhianati Hasil
Jadwal
Cari Link Streaming AC Milan vs Lecce? Ini Informasinya!
Berikut adalah cara menonton, link streaming, dan jadwal siaran langsung AC Milan vs Lecce, Senin (21/9) pukul 01.45 WIB.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Cari Link Streaming AC Milan vs Lecce? Ini Informasinya!
Liga Indonesia
Bukan Minim Peluang, Ini yang Bikin Bernardo Tavares Frustasi Persebaya Gagal Bungkam Garudayaksa
Bernardo Tavares frustrasi setelah Persebaya ditahan Garudayaksa FC 1-1. Bukan karena minim peluang, ini penyebab Bajul Ijo gagal mengamankan tiga poin!
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Bukan Minim Peluang, Ini yang Bikin Bernardo Tavares Frustasi Persebaya Gagal Bungkam Garudayaksa
Spanyol
Klasemen LaLiga Terbaru Usai Atletico Madrid Menumbangkan Real Madrid: Los Blancos Merosot
Klasemen LaLiga 2026/2027 terbaru setelah Atletico Madrid mengalahkan Real Madrid 2-1. Los Blancos merosot ke posisi ketiga, Barcelona masih di puncak.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Klasemen LaLiga Terbaru Usai Atletico Madrid Menumbangkan Real Madrid: Los Blancos Merosot
Bagikan