Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tutorial Cara Menghentikan Lionel Messi yang Sudah Mencetak 5 Gol di Piala Dunia 2026

Martin Keown mengungkap strategi menghentikan Lionel Messi yang sudah mencetak lima gol di Piala Dunia 2026 dengan pengawalan satu lawan satu.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 23 Juni 2026
Tutorial Cara Menghentikan Lionel Messi yang Sudah Mencetak 5 Gol di Piala Dunia 2026
Aksi Lionel Messi saat melawan Austria (Foto: Opta)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bagaimana cara mematikan pergerakan pemain sekelas Lionel Messi di Piala Dunia 2026? Mantan bek Arsenal dan timnas Inggris, Martin Keown, coba memberikan jawaban setelah menyaksikan sang megabintang mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 Argentina atas Austria.

Meskipun usianya akan menginjak 39 tahun dan kini bermain di Major League Soccer bersama Inter Miami, La Pulga tetap menjadi momok menakutkan yang membuat barisan pertahanan lawan frustrasi sepanjang laga.

Messi sudah mencetak lima gol di Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya menorehkan hat-trick gol ke gawang Aljazair.

Baca Juga:

Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Samai Gol Miroslav Klose, Messi Didekati

Miroslav Klose Senang Status Top Skorer Sepanjang Masa Piala Dunia Disalip Messi

Sederet Rekor yang Diukir Lionel Messi usai Argentina Tumbangkan Austria

Kini, legenda Barcelona tersebut juga telah melalui rekor 16 gol Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia.

Taktik Satu Lawan Satu Ekstrem ala Martin Keown

Lionel
Lionel Messi (X/Argentina)

Melihat dominasi tersebut, Keown menyarankan agar tim-tim lawan mulai berani menggunakan strategi penjagaan satu lawan satu secara ekstrem.

"Saya bertanya-tanya sekarang apakah ini saatnya bagi sebuah tim untuk berkata, 'Tahukah Anda? Kami akan mengawalmu, Messi. Kami akan menjagamu. Kami hanya akan mengorbankan satu pemain dan kami tidak akan memberimu waktu dan ruang'. Anda tidak boleh membiarkannya," cetus Keown kepada talkSPORT.

Keown menilai taktik ini sangat masuk akal karena deretan penyerang pendukung Argentina saat ini dinilai kurang agresif untuk menusuk lini pertahanan.

"Mungkin setelah itu segalanya bergantung pada sisa pemain lainnya, dan apakah pemain lainnya cukup bagus? Jika Anda menjaganya sepenuhnya, saya tidak begitu yakin," urainya.

"(Julian) Alvarez masuk adalah berita bagus, tetapi Rodrigo de Paul adalah pemain yang tidak benar-benar menyerang. Para pemain sayap tidak agresif."

"Mereka tidak termotivasi untuk berlari ke arah Anda dengan bola. Messi adalah kuncinya. Jadi mengapa tidak melakukan penjagaan satu lawan satu kepadanya?" jelas Keown.

Mantan bek tangguh tersebut juga menekankan kriteria khusus yang wajib dimiliki oleh pemain yang ditugaskan mengawal Messi.

"Siapa pun yang melakukan tugas itu membutuhkan kecepatan. Mereka membutuhkan kecepatan dan mereka harus sabar. Dengar, menghentikannya akan sangat luar biasa, tetapi saya rasa Anda tidak bisa membiarkannya bermain di antara lini," tambahnya.

"Itulah yang dilakukan Austria. Tidak ada pemain spesifik yang diberi tugas hari ini untuk menjaganya dan saya pikir mungkin, tentu saja saya paham ini adalah kerja keras kolektif yang memenangkan pertandingan, seseorang harus diberi tugas itu karena dia tidak bisa dibiarkan begitu saja mengendalikan permainan," pungkas Keown.

Belajar dari Sokratis di Piala Dunia 2010

Sokratis menghentikan Lionel Messi pada 2010 (Foto: TalkSport)

Strategi pengawalan ekstrem ini sejatinya hampir berhasil dengan sempurna pada Piala Dunia 2010 silam.

Kala itu, pelatih Yunani, Otto Rehhagel, menyiapkan rencana khusus untuk meredam keganasan Messi muda dengan mengutus Sokratis Papastathopoulos yang terus menempelnya ke mana pun ia bergerak.

Taktik penjagaan satu lawan satu Sokratis sukses membuat Messi kesal sepanjang laga, walau Argentina pada akhirnya tetap mampu menyegel kemenangan 2-0 berkat gol telat Martin Demichelis dan Martin Palermo di 15 menit terakhir pertandingan.

Usai pertandingan panas pada 2010 itu, Messi yang tampak tidak senang langsung meluapkan rasa frustrasinya terhadap gaya bermain Yunani.

"Wasit lebih berpihak pada mereka. Mereka bermain kotor dan mereka tidak mengizinkan kami bermain sepak bola seperti yang biasa kami lakukan," keluh Messi kala itu.

Messi juga mengakui betapa sulitnya keluar dari kawalan ketat sepanjang waktu pertandingan.

"Saya tidak khawatir tentang tidak mencetak gol. Tentu saja saya ingin bola masuk. Itu tidak begitu penting."

"Saya mendapati seorang pria menempel pada saya selama 90 menit. Saya mencoba bergerak ke sayap untuk menjauhkannya demi rekan-rekan setim saya," pungkas Messi.

Messi Lionel Messi Piala Dunia 2026 Argentina Timnas Argentina

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Sebelum duel panas Prancis vs Spanyol berlangsung, berikut lima laga ikonik antara Les Bleus dan La Furia Roja di ajang resmi.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Piala Dunia
Dua Wasit Premier League Dipastikan Tidak Akan Pimpin Final Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Dua wasit asal Inggris, Michael Oliver dan Anthony Taylor dipastikan tidak akan memimpin pertandingan final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Dua Wasit Premier League Dipastikan Tidak Akan Pimpin Final Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Ragam
Membedah 4 Skenario Final Piala Dunia 2026: Balas Dendam, Rivalitas, dan Sejarah Baru
Ada empat kemungkinan final Piala Dunia 2026 yang bisa tercipta. Menariknya, masing-masing skenario menyimpan cerita besar yang layak dinantikan.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Membedah 4 Skenario Final Piala Dunia 2026: Balas Dendam, Rivalitas, dan Sejarah Baru
Piala Dunia
Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia Mitchell Baker Dukung Prancis dan Argentina di Piala Dunia 2026
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Mitchell Baker, mengungkap tim favoritnya di Piala Dunia 2026, yakni Argentina dan Prancis. Simak juga makanan favorit serta targetnya membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 13 Juli 2026
Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia Mitchell Baker Dukung Prancis dan Argentina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
5 Duel Kunci Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
Berikut lima duel kunci Prancis melawan Spanyol pada pertandingan semfinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
5 Duel Kunci Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Ivan Barton, Wasit Semifinal Prancis vs Spanyol yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
FIFA resmi menunjuk Ivan Barton sebagai wasit untuk laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Dallas Stadium.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Ivan Barton, Wasit Semifinal Prancis vs Spanyol yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Kylian Mbappe Buru Final Ketiga Beruntun, Lamine Yamal Bertekad Menggagalkan
Semifinal Piala Dunia 2026 akan menghadirkan duel dua bintang besar dari generasi berbeda. Lamine Yamal dan Kylian Mbappe bakal saling berhadapan saat Spanyol menantang Prancis di Dallas Stadium.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Kylian Mbappe Buru Final Ketiga Beruntun, Lamine Yamal Bertekad Menggagalkan
Piala Dunia
Kontroversi Kartu Merah Balogun di Piala Dunia 2026: Ketua Komdis FIFA Ternyata Ambil Keputusan Sendiri
Keputusan penangguhan kartu merah Folaron Balogun diambil oleh Ketua Komite Disiplin FIFA, Mohammad Al-Kamali, tanpa melibatkan 17 anggota lainnya.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
Kontroversi Kartu Merah Balogun di Piala Dunia 2026: Ketua Komdis FIFA Ternyata Ambil Keputusan Sendiri
Piala Dunia
Penantian 20 Tahun Berakhir, Lionel Messi Akhirnya Menghadapi Inggris
Penantian 20 tahun Lionel Messi berakhir. Kapten Argentina akhirnya menghadapi Inggris dalam semifinal Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Senin, 13 Juli 2026
Penantian 20 Tahun Berakhir, Lionel Messi Akhirnya Menghadapi Inggris
Ragam
8 Klub Penyumbang Pemain Terbanyak di Semifinal Piala Dunia 2026, Premier League Mendominasi
Klub mana yang memiliki pemain terbanyak di semifinal Piala Dunia 2026? Berikut daftarnya.
Yusuf Abdillah - Senin, 13 Juli 2026
8 Klub Penyumbang Pemain Terbanyak di Semifinal Piala Dunia 2026, Premier League Mendominasi
Bagikan