Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026

Kisah inspiratif Deniz Undav, dari pekerja pabrik menjadi bintang Jerman di Piala Dunia 2026. Tiga golnya membawa Der Panzer lolos ke fase gugur.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Deniz Undav (Foto: FIFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Nama Deniz Undav kini tengah menjadi buah bibir di gelaran Piala Dunia 2026. Penyerang tajam tersebut sukses menjelma menjadi bintang baru yang paling bersinar di skuad timnas Jerman saat ini.

Rekor fantastis langsung ditorehkannya dengan mencetak sembilan gol dalam 11 laga internasional. Undav bahkan menyamai rekor Miroslav Klose pada 2002 sebagai pemain Jerman yang mampu mencetak gol di dua penampilan awal Piala Dunia.

Striker Stuttgart itu menorehkan rekor tersebut saat Jerman menang 7-1 atas Curacao serta saat mengalahkan Pantai Gading 2-1.

Baca Juga:

Hasil Piala Dunia 2026: Jepang Tempel Ketat Belanda, Tunisia Angkat Koper Usai Kalah 0-4

Daftar 3 Tim yang Memastikan Diri Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Jerman Terbaru

Piala Dunia 2026: Timnas Jerman Akhiri Kutukan Usai Kalahkan Pantai Gading

Melawan Pantai Gading di Toronto Stadium, Minggu (21/06) dini hari WIB pada laga dua grup E Piala Dunia 2026, Jerman menang melalui dua gol Undav yang juga membawa tim lolos ke fase gugur.

Dalam kurun waktu dua laga, Undav (29 tahun) bermain selama 59 menit dengan catatan tiga gol dan dua assists. Kini, namanya dalam radar pantauan pemandu bakat klub-klub top Eropa dan Undav menjadi salah satu bintang yang bersinar di Piala Dunia 2026.

Dari Mesin Pabrik ke Panggung Dunia

Hasil
Hasil Jerman vs Pantai Gading (FotMobl)

Pencapaian elite ini terasa sangat emosional mengingat kerasnya jalan hidup sang penyerang di masa lalu.

Ketika Werder memberi tahu saya pada usia 14 tahun bahwa saya tidak memiliki masa depan bersama mereka karena saya terlalu kecil, itu menghancurkan hati saya,

kenang Undav dilansir dari BBC Sport.

Namun, penolakan itu sama sekali tidak membunuh mimpinya untuk terus bermain sepak bola.

Seraya bekerja di pabrik pada usia 17 tahun, juga menerima pendapatan 120 poundsterling per pekan sebagai pemain semi profesional di divisi empat sepak bola Jerman, Undav terus bekerja keras bermain sepak bola.

"Tetapi saya tidak putus asa."

"Saya meninggalkan rumah keluarga pada usia 17 tahun untuk bergabung dengan Havelse di divisi empat Jerman di mana saya menggabungkan bermain dan berlatih dengan bekerja penuh waktu, delapan jam sehari mengoperasikan mesin laser di pabrik," jelas Undav.

Kehidupan masa remajanya dihabiskan dengan rutinitas yang sangat melelahkan secara fisik maupun mental.

Deniz Undav di Havelse (Foto: Neue Presse)

"Saya bangun sekitar jam 4 pagi, pergi ke pabrik, lalu saya pergi berlatih dan pulang ke rumah sekitar jam 8 malam, sebelum melakukan semuanya lagi keesokan harinya," urai Undav.

Pekerjaan kasar itu terpaksa dilakoninya demi bisa menyambung hidup di tengah minimnya pendapatan.

Saya harus melakukan pekerjaan itu untuk mendapatkan uang agar bisa hidup karena saya tidak bisa bertahan hidup hanya dengan uang dari sepak bola saja,

terang Undav.

Kini, setelah bersinar bersama Stuttgart dan menyabet gelar Pemain Terbaik usai melawan Pantai Gading, kerja kerasnya terbayar lunas.

"Ini perasaan yang hebat," ucap penyerang yang juga pernah membela Brighton dan Union Saint-Gilloise tersebut.

Undav mengaku sangat mensyukuri apresiasi individu tersebut meski kemenangan tim tetap menjadi prioritas utamanya.

"Saya ingin mendapatkannya terakhir kali, namun tidak berhasil. Ini luar biasa, perasaan yang fantastis."

"Bagi saya mendapatkan trofi ini sangat luar biasa, tetapi yang penting adalah kami memenangi pertandingan dan melaju ke babak berikutnya dan melihat apa yang terjadi," tambahnya.

Rebut Posisi Inti Der Panzer

Deniz
Deniz Undav (@VfB)

Performa memukaunya ini membuat pelatih Julian Nagelsmann mempertimbangkan Undav sebagai starter saat melawan Ekuador.

"Ya, tentu saja. Saya sudah katakan sebelumnya bahwa kami bisa banyak berdiskusi tentang pendekatan yang berbeda. Mengapa saya harus merusak alurnya? Dia masuk dua kali dan mencetak gol dua kali," ujar Nagelsmann.

Sang pelatih sangat mengagumi pergerakan tanpa bola dari striker andalannya tersebut saat membongkar pertahanan lawan.

"Saat permainan terbuka, dia hebat dalam bergerak. Saya bisa saja mengatakan pertahankan alur Anda dan lebih baik Anda masuk sebagai penyelesai akhir. Dia benar-benar mencapai titik tertinggi untuk Piala Dunia," puji Nagelsmann.

Meskipun posisi ujung tombak sempat diisi oleh Kai Havertz, Nagelsmann kini memiliki opsi mematikan yang siap dimainkan kapan saja.

"Saya bisa memasukkannya dalam starting line-up. Setiap pemain pasti senang menjadi starter, namun saya rasa ia senang dengan kondisinya saat ini karena ia memainkan peran penting dan kami senang dengan penampilannya," jelas sang juru taktik.

Mentalitas siap tempur Undav kini menjadi senjata rahasia yang paling diandalkan oleh skuad Der Panzer untuk mengejar gelar juara kelima mereka.

Bagi Deniz sudah jelas, ia memberi kami banyak hal di pertandingan terakhir saat ia menjadi pemain pengganti. Deniz tidak perlu dipersiapkan, ia bisa langsung melompat masuk (ke permainan),

pungkas Nagelsmann.
Jerman Timnas Jerman Piala Dunia 2026 Deniz Undav Sosok Julian Nagelsmann

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Sosok
8 Hal yang Perlu Diketahui dari Winger Liverpool Senilai 140 Juta Euro, Bradley Barcola
Bradley Barcola resmi bergabung dengan Liverpool senilai 140 juta euro. Simak 8 fakta menarik winger Prancis tersebut, termasuk nomor 29.
Arief Hadi - Rabu, 02 September 2026
8 Hal yang Perlu Diketahui dari Winger Liverpool Senilai 140 Juta Euro, Bradley Barcola
Sosok
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Lionel Messi resmi pensiun dari timnas Argentina. Meski berakhir pahit di Piala Dunia 2026, warisan La Pulga akan bertahan selamanya.
Arief Hadi - Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Inggris
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Carlos Baleba resmi bergabung dengan Manchester United. Simak kisah perjalanan sang gelandang dari keluarga sepak bola hingga menepati janji kepada ibunya.
Arief Hadi - Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Sosok
7 Hal yang Tidak Banyak Diketahui dari Ayyoub Bouaddi, Rekrutan Baru Man City Senilai Rp1,75 Triliun
Ayyoub Bouaddi resmi bergabung dengan Manchester City. Simak tujuh fakta menarik tentang wonderkid Maroko senilai Rp1,75 triliun tersebut.
Arief Hadi - Rabu, 26 Agustus 2026
7 Hal yang Tidak Banyak Diketahui dari Ayyoub Bouaddi, Rekrutan Baru Man City Senilai Rp1,75 Triliun
Inggris
Direkrut Seharga Rp1,75 Triliun, Ayyoub Bouaddi Teken Kontrak Lima Tahun dengan Manchester City
Manchester City resmi merekrut Ayyoub Bouaddi dari Lille senilai 100 juta euro. Gelandang 18 tahun itu meneken kontrak hingga 2031.
Arief Hadi - Rabu, 26 Agustus 2026
Direkrut Seharga Rp1,75 Triliun, Ayyoub Bouaddi Teken Kontrak Lima Tahun dengan Manchester City
Liga Dunia
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Buntut keributan final Piala Dunia 2026, FIFA menghukum Leandro Paredes 10 laga. AFA juga didenda dan berencana mengajukan banding.
Arief Hadi - Sabtu, 22 Agustus 2026
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Spanyol
Tips Cara Membangun Kekuatan Tubuh dan Otot dari Juara Piala Dunia 2026
Ferran Torres membagikan rutinitas latihan untuk menjaga fisik dan membentuk otot, mulai dari pull-up, push-up, squat hingga crunch.
Arief Hadi - Kamis, 20 Agustus 2026
Tips Cara Membangun Kekuatan Tubuh dan Otot dari Juara Piala Dunia 2026
Jerman
Dua Kali Pingsan di Lapangan, Ada Apa dengan Jamal Musiala?
Jamal Musiala mengungkap kondisi medisnya setelah dua kali pingsan di lapangan dalam empat hari. Simak penjelasan bintang Bayern Munchen tersebut.
Arief Hadi - Rabu, 19 Agustus 2026
Dua Kali Pingsan di Lapangan, Ada Apa dengan Jamal Musiala?
Sosok
10 Fakta Menarik Mengenai Suksesor Sergio Busquets di Barcelona, Rodri
Kenali 10 fakta menarik Rodri, gelandang baru Barcelona dan suksesor Sergio Busquets, mulai dari pendidikan hingga perjalanan kariernya.
Arief Hadi - Rabu, 19 Agustus 2026
10 Fakta Menarik Mengenai Suksesor Sergio Busquets di Barcelona, Rodri
Spanyol
LaLiga 2026-2027 Dimulai, Mengapa Barcelona dan Real Madrid Tak Bermain di Akhir Pekan Ini?
LaLiga 2026-2027 dimulai akhir pekan ini tanpa Barcelona dan Real Madrid. Simak alasan kedua raksasa Spanyol absen di pekan pertama.
Arief Hadi - Sabtu, 15 Agustus 2026
LaLiga 2026-2027 Dimulai, Mengapa Barcelona dan Real Madrid Tak Bermain di Akhir Pekan Ini?
Bagikan