Football

Sport

Feature

Result

Show

Liga Indonesia Indonesia Berita

Tiket AC Milan vs Chelsea di GBK Sudah Ludes 50 Persen, Tak Jadi Rangkaian Piala Presiden 2026

Tengku Sufiyanto - Rabu, 29 Juli 2026

BolaSkor.com - Tiket pertandingan duel klub raksasa AC Milan vs Chelsea di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 8 Agustus 2026 mendatang, sudah ludes sebanyak 50 persen.

Ini berdasarkan laporan dari pihak penyelenggara Ninesport. Pasalnya, Milan vs Chelsea menjadi momentum kembalinya klub raksasa Eropa bermain di Jakarta.

Baca Juga:

Seskab Teddy yang Minta AC Milan vs Chelsea Jadi Rangkaian Piala Presiden 2026

Termasuk Enzo Fernandez, Chelsea dan AC Milan Dipastikan Bawa Pemain Terbaik ke Indonesia

Sejauh ini tiket sudah terjual 50 persen lebih,

kata CEO Ninesport Arief Wicaksono, dalam konferensi pers di Stadion Utama GBK yang dihadiri wartawan termasuk awak BolaSkor.com, Selasa (28/7) kemarin.

“Itu jujur dari pengalaman kami merupakan sebuah rekor juga untuk event yang start-nya lumayan panjang. Biasanya lebih lakunya lebih di akhir-akhir, cuman dari awal kami buka ini antusiasmenya juga amat sangat tinggi," tambahnya.

Nama Besar Pemain Milan dan Chelsea Memengaruhi Penjualan Tiket

Luka
Luka Modric (X/ACMilan)

Menurut Arif, ada beberapa pemain Milan dan Chelsea yang mempunyai nama besar, memberikan pengaruh terhadap penjualan tiket. Ditambah pemain-pemain yang baru pulang dari Piala Dunia 2026 dijamin hadir di GBK.

"Walaupun pada saat awal-awal bisa kita tahu bintang-bintang yang datang itu belum terlalu jelas. Namun sekarang kita sudah tahu ada Ballon d'Or (2018) Luka Modric datang, ada Joao Pedro datang, ada Cole Palmer datang dan banyak pemain-pemain baru juga yang datang," tambahnya.

Milan vs Chelsea Tak Masuk Rangkaian Piala Presiden 2026

Pada akhirnya, laga Milan vs Chelsea tidak masuk ke dalam rangakain Piala Presiden 2026. Laga ini merupakan tur pramusim kedua klub yang menyambangi Jakarta untuk menyapa fans mereka masing-masing.

"Namun atas satu dan lain hal ada mungkin ada ketidaksepakatan antara para pihak, akhirnya kita putuskan untuk berjalan sendiri-sendiri. Mungkin karena juga sudah banyak agendanya dan seterusnya," tambah Arif.

Baca Artikel Asli