BolaSkor.com - The Jakmania menilai insiden penyerangan bus Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18 belum bisa dijadikan dasar untuk menjatuhkan hukuman pengurangan poin kepada Persija Jakarta.
Ketua Umum The Jakmania, Muhammad Aditya Putra, menegaskan bahwa potensi sanksi terhadap Macan Kemayoran harus mengacu pada regulasi yang berlaku. Menurutnya, aturan mengenai pengurangan poin yang belakangan ramai dibicarakan masih dalam tahap penyusunan.
Insiden penyerangan bus Persib U-18 di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah, pada 11 Oktober 2026, menyeret Persija. Sejumlah pihak menyoroti kemungkinan hukuman terhadap klub ibu kota tersebut lantaran pelaku diduga berasal dari kalangan suporternya.
Namun, Aditya mengingatkan bahwa penerapan sanksi tidak bisa dilakukan tanpa mengacu pada ketentuan yang berlaku saat kejadian berlangsung.
Baca Juga:
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Aditya merujuk pernyataan Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI, Umar Husein, mengenai batas kewenangan federasi dalam menjatuhkan sanksi berdasarkan Kode Disiplin PSSI 2025.
Umar sebelumnya menjelaskan bahwa ketentuan terkait tanggung jawab atas tingkah laku buruk penonton tidak bisa diterapkan begitu saja terhadap peristiwa yang terjadi di luar area sebagaimana diatur dalam regulasi.
Dalam Kode Disiplin PSSI 2025 Pasal 70 Poin 3 tentang Tanggung Jawab terhadap Tingkah Laku Buruk Penonton, klub memang memiliki tanggung jawab atas perilaku suporternya.
Namun, Pasal 70 Poin 4 mengatur batasan terkait insiden yang terjadi di luar area stadion. Dalam ketentuan tersebut, pelanggaran berupa tingkah laku buruk penonton di luar perimeter stadion dapat dikenai sanksi terhadap pihak yang bertanggung jawab, termasuk klub, badan, panitia pelaksana, maupun penonton.
Adapun area yang dimaksud dalam regulasi tersebut mencakup wilayah di luar perimeter ring 1 dan/atau ring 2 stadion hingga pagar terluar stadion.
Sementara itu, insiden yang melibatkan bus Persib U-18 maupun The Jakmania Cikampek terjadi ketika kedua pihak berada dalam perjalanan, bukan di kawasan stadion.
Oke, pertama-tama, pengurangan poin kita harus lihat dulu apakah memang aturannya sudah berlaku atau belum,
kata Aditya kepada awak media, termasuk BolaSkor.com di Sekretariat The Jakmania, Jakarta.
"Dan yang kedua, terkait dengan pengurangan poin itu sendiri ya setahu saya kan itu kan masih dalam tahap untuk dibuat regulasinya, bukan regulasi yang sudah berlaku saat ini."
Cuma kalau untuk kejadian seperti ini dan saya juga mengutip dari Ketua Komdis PSSI yang sudah ber-statement kemarin bahwasanya kejadian ini murni adalah hukum pidana,
ujarnya.
The Jakmania Hormati Proses Hukum
Aditya pun menilai insiden penyerangan tersebut perlu ditangani melalui proses hukum pidana. Ia menyatakan menghormati langkah kepolisian dalam mengusut perkara tersebut.
"Dan sekali lagi karena ini adalah hukum pidana, saya sangat menghormati apa yang sedang dilakukan oleh kepolisian," ucapnya.
Permohonan Maaf The Jakmania
Di sisi lain, Aditya menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan akibat insiden tersebut. Ia juga memastikan The Jakmania akan terus mengikuti perkembangan kasus hingga tuntas.
"Saya ingin mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya untuk siapapun yang istilahnya terganggu atau marah dan sebagainya karena ulah dari teman-teman. Dan juga sekali lagi permohonan maaf untuk semua," kata Aditya.
Persija Sedang On Fire

Persija Jakarta memimpin klasemen sementara pada pekan 4 Super League 2026/2027. (Media Persija)
Sementara itu, Persija Jakarta tengah menikmati tren positif pada awal Super League 2026/2027. Macan Kemayoran menyapu bersih kemenangan dalam empat pertandingan pertama dan kini memuncaki klasemen dengan koleksi 12 poin.
Baca Juga:
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
Persija mengawali kiprahnya dengan mengalahkan Borneo FC 1-0, kemudian menundukkan Persib Bandung 2-1. Dua kemenangan berikutnya diraih saat menghadapi Java United dengan skor 1-0 dan PSIM Yogyakarta 4-0.
Selanjutnya, tim asuhan Shin Tae-yong akan bertandang ke Banten International Stadium atau BIS untuk menghadapi Persita Tangerang, Sabtu (17/10).