Atletico Madrid musim lalu melangkah ke partai final Liga Champions usai sebelumnya menumbangkan Chelsea di babak semifinal. Bermain imbang tanpa gol di Vicente Calderon, Atletico menghajar The Blues 3-1 di Stamford Bridge. Padahal, kala itu Chelsea unggul lebih dulu di menit ke-36 melalui aksi Fernando Torres. Namun, Adrian menyamakannya di menit ke-44. Penalti Didego Costa di menit ke-60 membawa Atletico berbalik memimpin 2-1. Gol Arda Turan di menit ke-72 menyempurnakan kemenangan Los Rojiblancos. "Sekarang saya meminta maaf untuk pertandingan yang saya menangkan bersama Atletico di Stamford Bridge," sebutnya seperti dilansir Metro. "Saya sangat ingat atmosfer dan semangat para suporter. Mereka tetap berada di stadion hingga akhir laga mendukung tim mereka." Diego Costa berhasil menjadi sosok antagonis bagi The Blues di laga itu. Namun di musim 2014/2015 ini, penyerang tim nasional Spanyol itu resmi membela Chelsea usai didatangkan dari Atletico seharga 40 juta euro atau setara Rp 625 miliar. Penyerang berusia 25 tahun itu berjasa mempersembahkan gelar Liga Spanyol bagi Atletico di musim 2013/2014. Bahkan di musim yang sama mereka sukses menjadi runner-up Liga Champions. "Saya ingin berkembang, tidak hanya sebagai pemain tapi sebagai individu dan saya percaya ini tempat yang sempurna. Itu alasan saya memilih Chelsea dan mengapa saya ingin mempertahankan jersey ini," ia memungkasi.
Sakiti Chelsea, Diego Costa Minta Maaf
BolaSkor - Rabu, 13 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 15 September 2026
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Minggu, 13 September 2026
Anomali Chelsea, Sistem Baru Masalah yang Sama
Sabtu, 12 September 2026
Hasil Premier League: Kompak, Liverpool dan Chelsea Urung Menang
Sabtu, 12 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Chelsea vs Hull City, Live di SCTV?
Sabtu, 12 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Chelsea vs Hull City: The Blues Rawan Tergelincir
Jumat, 11 September 2026
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Jumat, 11 September 2026
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Jumat, 11 September 2026
Manchester United vs Sabah FK: Malam yang Sempurna untuk Setan Merah
Jumat, 11 September 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru: Manchester United dan Como Menyodok ke Papan Atas
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026