Seperti yang diketahui, para suporter Lazio memang menginginkan jika klub kesayangannya dijual kepada pihak asing agar mampu bersaing dengan klub lain di Serie A dan Eropa. Namun hal tersebut bertentangan dengan pandangan presiden klub Claudio Lotito. Lotito bersikeras tak akan menjual klub ibu kota tersebut dan lebih memilih mewariskannya kepada anakknya. Lotito juga mengklaim sudah melakukan berbagai hal seperti pembangunan kamp latihan hingga pembuatan stasiun radio dan televisi klub. Namun, langkah Lotito tersebut belum cukup untuk memuaskan keinginan para suporter. Dalam laga kontra Atalanta di Stadion Olympico Lazio harus rela bermain tanpa dukungan para suporter fanatiknya. Di salah satu sudut stadion terbentang poster bertuliskan kalimat "O Lui, O Noi". Kalimat tersebut memiliki arti "Dia atau Kami". Dari kalimat dalam poster tersebut jelas terlihat bahwa suporter memberikan kritik keras terhadap Lotito yang tetap bersikeras kepada pendiriannya soal kepemilikan klub. Protes para suporter berbuntut pada hasil negatif yang diterima Lazio dalam laga tersebut. Kisruhnya hubungan antara Lotito dan para suporter membuat pelatih Lazio Eduardo Reja angkat bicara. Menurutya Reja, kedua pihak harus segera mencari solusi tepat guna menyelesaikan permasalahan ini. Jika hal ini terus berkepanjangan maka akan memberikan pengaruh buruk pada penampilan tim. "Kami harus segera menemukan solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan ini. Jika tidak, ini akan menghancurkan tim. Kondisi ini membuat kami kesulitan bermain, dan jika dibiarkan kami tak akan mampu mendapat hasil penting musim ini," ucap Reja dilansir Football Italia.
Protes Keras Suporter Berbuntut Kekalahan Lazio
BolaSkor - Senin, 10 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 15 September 2026
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Selasa, 15 September 2026
Terungkap, Ada Peran Arsenal di Balik Kesuksesan Como
Selasa, 15 September 2026
Klasemen Serie A Terbaru: AS Roma di Puncak, Juventus Tergelincir
Selasa, 15 September 2026
Hasil Serie A 2026/2027: Drama 8 Gol, Inter Milan Lengkapi Comeback Sempurna Atas Udinese
Selasa, 15 September 2026
Link Streaming Inter Milan vs Udinese, Live Sebentar Lagi
Senin, 14 September 2026
Pemain Inter Milan Sindir Taktik Cristian Chivu
Senin, 14 September 2026
Superkomputer Prediksi Laga Inter Milan vs Udinese: John Stones Berpotensi Jadi Starter
Senin, 14 September 2026
Rating Jay Idzes saat Sassuolo Menang 3-2 atas Juventus di Serie A
Senin, 14 September 2026
Cara Menonton Como vs Parma Secara Gratis, Disiarkan ANTV
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026