Strategi cerdas Mancini terlihat kala mengganti gelandang muda asal Bosnia Izet Hajrovic dengan gelandang senior Yekta Kurtulus. Pergantian tersebut terbukti efektif, meski Chelsea mampu mendominasi permainan di babak pertama namun secara keseluruhan Galatasaray mampu meredam peluang-peluang yang didapat The Blues. Motivasi Mancini terlihat jelas di babak kedua, efektifitas serangan Galatasaray meningkat. Bahkan timnya mampu menyamakan kedudukan lewat gol pemain belakang asal Kamerun Aurelien Chedjou. "Hajrovic tidak tampil buruk, tetapi kami memerlukan seorang gelandang dengan karater yang berbeda dalam pertandingan ini. Untuk itu ia digantikan,"ucap pelatih 49 tahun. Mancini cukup puas dengan hasil imbang yang diraih timnya, mantan pelatih Manchester City tersebut juga yakin timnya memiliki peluang untuk medepak Chelsea dari babak 16 besar. Kedua tim akan kembali bertemu pada bulan Maret menadatang. "Pada akhirnya kami meraih hasil yang cukup baik. Kami harus bermain seperti apa yang kami lakukan di babak kedua. Di babak pertama kami memang banyak kehilangan bola, mereka mampu menekan kami sepanjang itu. Hasil ini adalah hasil yang baik, dan kami memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan nanti,"tukas Mancini.
Mancini: Kami Punya Kesempatan Kalahkan Chelsea
BolaSkor - Rabu, 26 Februari 2014
- #Aurelien Chedjou
- #Galatasaray Vs Chelsea
- #Yekta Kurtulus
- #Roberto Mancini
- #Mantan Pelatih Manchester City
- #Pelatih Galatasaray
- #Turk Telekom Arena
- #Izet Hajrovic
- #Gol
- #Babak 16 Beasr Liga Champions
Bagikan
BERITA TERKAIT
Sabtu, 26 September 2026
Italia Tumbang: Comeback Mancini Berakhir Pahit, Gli Azzurri Disiuli Fans
Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Rabu, 23 September 2026
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Selasa, 22 September 2026
Target Trofi pada Periode Dua Roberto Mancini Melatih Timnas Italia
Senin, 24 Agustus 2026
Bukan Mancini, Ternyata Conte yang Diharapkan Jadi Pelatih Timnas Italia
Kamis, 30 Juli 2026
Dapat Persetujuan Gianluigi Donnarumma, Kesempatan Kedua Roberto Mancini di Timnas Italia
Selasa, 28 Juli 2026
Roberto Mancini Latih Timnas Italia, Claudio Ranieri Jadi Direktur Teknik
Selasa, 28 Juli 2026
Terima Tawaran FIGC, Roberto Mancini Kembali Tukangi Timnas Italia
Selasa, 28 Juli 2026
Andrea Pirlo Batal, Roberto Mancini dan Antonio Conte Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru Timnas Italia
Sabtu, 04 April 2026
5 Calon Pelatih Timnas Italia Usai Pengunduran Diri Gennaro Gattuso
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026